Beranda | Hubungi Kami | RSS | Facebook |

Website Ikadi Jawa Timur

Kabar Ikadi

Seminar Guru Ngaji Ikadi

Tepat di tanggal 1 Muharram 1436 Hijriyah, sebanyak 150 guru ngaji se Surabaya mengikuti seminar dengan tema: Peranan Guru Al-Qur’an Dalam Membangun Moral Bangsa. Seminar yang diadakan oleh PW Ikadi Jawa Timur ini bertujuan untuk ikut berperan serta dalam mewujudkan tujuan-tujuan pendidikan nasional. Diantaranya turut mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indoensia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. [...]


Lainnya:

Kajian Al-Qur’an

Keutamaan Salam

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memasuki rumah-rumah yang bukan rumah kalian sebelum kalian meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.” (QS. An-Nur: 27) Allah Ta’ala juga berfirman: “Salam yang ditetapkan dari sisi Allah yang berberkah.” (QS. An-Nur: 61)

Dari Abdullah bin Amr -radhiallahu anhu- dia berkata: Ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Islam apakah yang paling baik?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Kamu memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal”. (HR. Bukhari Muslim) [...]

Lainnya:

Kajian Hadits

Puasa Sunnah

Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda: “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah, kecuali Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh tujuh puluh ribu musim.” (HR. Bukhari dan Muslim). Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- juga bersabda: “Allah Ta’ala telah berfirman: “Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali shaum, sesungguhnya shaum itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan memberi balasannya. Dan shaum itu adalah benteng (dari api neraka), maka apabila suatu hari seorang dari kalian sedang melaksanakan shaum, maka janganlah dia berkata rafats dan bertengkar sambil berteriak. Jika ada orang lain yang menghinanya atau mengajaknya berkelahi maka hendaklah dia mengatakan ‘Aku orang yang sedang shaum’. Dan demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, sungguh bau mulut orang yang sedang shaum lebih harum di sisi Allah Ta’ala dari pada harumnya minyak misik. Dan untuk orang yang shaum akan mendapatkan dua kegembiraan yang dia akan bergembira dengan keduanya: Apabila berbuka dia bergembira dan apabila berjumpa dengan Rabnya dia bergembira disebabkan ibadah shaumnya itu”.(HR. Bukhari dan Muslim) [...]

Lainnya:

Kajian Umum

Berlomba-Lomba Dalam Kebaikan

Di dalam Al-Qur’an, baik atau kebaikan menggunakan kata ihsan, birr, dan ishlah. Kata ihsan (ahsan dan muhsin) bisa dilihat pada firman Allah: “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.” (QS 4: 125)

Bila dikaitkan dengan definisi ihsan dalam hadits kedatangan Jibril kepada Nabi Muhammad SAW, maka ihsan adalah perbuatan baik yang dilakukan oleh seseorang karena merasakan kehadiran Allah dalam dirinya atau dia merasa diawasi oleh Allah SWT yang membuatnya tidak berani menyimpang dari segala ketentuan-Nya. [...]

Lainnya:

Ufuk

Palestina Dan Kita

Masjid Al-Aqsha adalah kiblat pertama Ummat Islam, sekaligus masjid termulia ketiga sesudah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dimana shalat sekali di dalamnya dinilai lebih baik, lebih afdhal dan lebih besar pahalanya daripada 500 kali shalat di masjid lain. Sedangkan Palestina adalah tanah kelahiran para Nabi dan Rasul ‘alaihimussalam.  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): Tidak boleh dilakukan perjalanan (dengan niat dan motivasi ibadah ritual khusus) kecuali ke 3 masjid saja: Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawi di Medinah) dan Masjidil Aqsha (HR. Al-Bukhari dan Muslim). [...]

Lainnya:

Hikmah

Minimal Satu Juz Sehari

Al Qur`an adalah sungguh sebuah kitab yang benar-benar luar biasa. Di dalamnya terdapat lautan hikmah dan pelajaran serta kebaikan untuk seluruh umat manusia tak terkecuali. Jika seseorang sedang melakukan perjalanan jauh, tentu saja ia akan membawa bekal yang cukup untuk perjalanannya. Begitu pula halnya dengan Al Qur`an, Allah menurunkan Al Qur`an sebagai bekal (tazwid) dalam perjalanan hidup manusia. Bekal adalah suatu persiapan, tanpa persiapan maka seseorang tentu akan kesulitan mengharungi perjalanan panjang yang cukup melelahkan ini. [...]

Lainnya:

Kisah

Meneladani Generasi Tabi’in

 Pasca generasi sahabat, datanglah generasi tabi’in. mereka (generasi tabi’in) meniru generasi sebelum mereka dan menjalani hidupnya berdasar sabda Rasulullah Shallallahu Alaihis wa Sallam dan perkataan generasi sahabat. Keteladanan Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam dan para sahabat tersebut seakan telah menjadi pelita yang menyinari jalan kehidupan mereka. Sehingga mereka tidak salah dalam menempuh jalan kehidupannya. Ia juga menjadi panduan abadi yang mengatur semua urusan mereka. Sehingga mereka mendapati hidupnya diliputi kebahagiaan dan keberkahan. [...]

Lainnya:

Taujih

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Bulan Dzulhijjah yang segera tiba dalam beberapa hari lagi, merupakan salah satu bulan teristimewa bukan saja bagi para jamaah haji dan umrah di Tanah Suci. Melainkan juga bagi seluruh kaum muslimin dimanapun berada. Karena sepuluh hari pertama bulan haram (bulan mulia) yang satu ini dan yang sekaligus merupakan bulan pelaksanaan ibadah rukun Islam kelima, adalah merupakan sepuluh hari termulia sepanjang tahun. Dimana kemuliaan, keutamaan dan keistimewaannya bahkan bisa mengungguli kemuliaan, keutamaan dan keistimewaan hari-hari bulan suci Ramadhan yang baru saja meninggalkan kita. Ini tentu saja sebuah rahmat dan karunia spesial dari Allah yang tak terukur nilainya. Dan hanya orang-orang merugi yang terjauhkan dari rahmat Allah sajalah yang menyia-nyiakan dan melewatkan begitu saja momentum luar biasa seperti ini! Semoga kita tidak termasuk di dalamnya! [...]

Lainnya:

Adab

Al-’Iffah (Kehormatan Diri)

 ‘Iffah ialah: menjaga kehormatan, kemuliaan, martabat dan harga diri dari segala sesuatu yang bisa merusaknya, melecehkannya, merendahkannya, menghinakannya, atau menjatuhkannya, baik di mata diri sendiri, dalam pandangan manusia, maupun khususnya dalam timbangan syariah agama.

Bentuk-Bentuk ‘Iffah

Pertama: Meninggalkan, menjauhkan dan menghindarkan diri dari segala yang dilarang dan diharamkan di dalam syariah agama. Karena kaidahnya adalah bahwa, setiap yang dilarang dan diharamkan di dalam syariah Islam adalah kehinaan. Maka melakukan yang diharamkan adalah tindakan menghinakan dan menjatuhkan kehormatan diri, khususnya di mata Allah lalu di mata diri sendiri dan dalam pandangan orang lain. [...]

Lainnya: