Kabar Ikadi

Mudzakarah Dai MUI Jawa Timur

Dalam rangka menyatukan persepsi dan sinergi gerakan dakwah untuk meneguhkan Islam wasathiyah, Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengadakan kegiatan Mudzakarah Dai. Kegiatan yang diadakan rutin setiap bulan ini diikuti oleh Ormas Islam, Lembaga Dakwah dan Juru Dakwah tingkat Jawa Timur. Tempat kegiatan ini biasanya diadakan secara bergilir, dimana Ormas atau Lembaga Dakwah yang mengikuti kegiatan ini akan kebagian menjadi tuan rumah. Dan untuk bulan Maret 2017 ini kegiatan yang mengambil tema Tantangan Dakwah Di Era Fitnah, diadakan di Perserikatan Dakwah Al Haromain Surabaya. […]


Lainnya:

Kajian Al-Qur’an

Keadaan Orang-Orang Berbakti

Screenshot_2017-03-07-12-45-36Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam ‘Illiyyin. Tahukah kamu apakah ‘Illiyyin itu? (yaitu) Kitab yang bertulis,  Yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah).  Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga), Mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.  Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), Laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah. (QS, Al Muthaffifiin: 18-28) […]

Lainnya:

Kajian Hadits

Su’ul Khatima

tahun baruRasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda di hadits yang diriwayatkan Ibnu Mas’ud Radhiyallahu Anhu,: “Seseorang dari kalian mengerjakan amal perbuatan penghuni serga. Ketika jarak antara dia dengan surga tinggal sehasta, tiba-tiba keputusan (takdir) lebih dulu mengenai dirinya. Lalu, ia mengerjakan perbuatan penghuni neraka dan akhirnya ia masuk neraka. Seseorang mengerjakan amal perbuatan penghuni neraka. Ketika jarak antara dia dengan neraka tinggal tersisa sehasta, tiba-tiba keputusan (takdir) lebih dulu mengenai dirinya, lalu ia mengerjakan amalan penghuni surga dan masuk surga.” […]

Lainnya:

Pernak-Pernik

Isra’ Mi’raj Dan Solusi Langit

Isra’ Mi’raj merupakan salah satu terminal paling penting dalam sirah Nabiyullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan bahkan dalam perjalanan dakwah Islam sepanjang masa seluruhnya. Karena tak berselang lama ba’da peristiwa isra’ mi’raj itulah terbentang lebar jalan kemenangan dakwah Islam, dengan terjadinya bai’atul aqabah I dan II dengan para pioner Islam dari generasi  pertama sahabat Anshar, yang akhirnya berbuah hijrah Islam secara total dan menyeluruh dari Mekkah ke Madinah. Peristiwa fenomenal dalam sejarah dakwah Baginda Sayyidina Rasulillah shallallahu ‘alaihi wasallam itu, biasa di-hari raya-kan dan diperingati oleh kaum muslimin pada setiap tanggal 27 Rajab. Padahal yang penting bahkan yang terpenting dari isra’ mi’raj dan dari setiap momen sirah yang lain, bukanlah peng-hari raya-an dan peringatannya. Melainkan bagaimana dan apa yang harus serta bisa kita ambil darinya, berupa ibrah, hikmah, pelajaran, makna, pesan, misi dan semacamnya, bagi keimanan, keislaman, perjuangan dakwah, dan kehidupan kita secara umum. […]

Lainnya:

Kolom Ustadz

Meluruskan Cinta Dunia

Saudaraku, Rasulullah -Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam- pernah bersabda :”Sekiranya dunia ini lebih berarti di sisi Allah dari satu sayap nyamuk, maka tidaklah diberikan kepada orang kafir, walau seteguk air”. HR. At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani. Dari hadits ini kita memahami banyak pelajaran dan pengembangan penjabaran, antara lain : 1. Semua kekayaan dan kemewahan yang ada di seluruh dunia ini, lebih hina, lebih sepele dan  lebih kecil dari satu sayap nyamuk. 2. Semua kekayaan dan kemewahan yang diberikan oleh Allah kepada siapapun, itu tidak selamanya menjadi tanda cinta Allah kepadanya. 3. Makhluk yang paling dicintai oleh Allah, Nabi Muhammad -Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam- hidup miskin dan wafat dalam keadaan miskin (tawadhu’). 4. Apapun bentuk kenikmatan di dunia ini, hanya bermanfaat jika diberkahi oleh Allah. Berkah Allah hanya didapatkan jika sumbernya halal dan digunakan di Jalan yang disenangi oleh Allah. 5. Dunia ini dengan semua kenikmatannya pasti kita tinggalkan, atau justeru kenikmatan dunialah yang meningalkan kita secara bertahap atau sekaligus dan mendadak. 6. Cinta kepada dunia tidak boleh berlebihan, agar tidak menghalangi amal ibadah, akhlak mulia dan da’wah, untuk kesejahteraan kita di akhirat dan di dunia…!!!

Lainnya:

Hikmah

Berbaik Sangka Atas Takdir Allah

Berbaik sangka kepada ketetapan dari Allah SWT merupakan sebuah kewajiban bagi hamba-hambanya yang beriman. Allah SWT adalah zat yang maha sempurna, zat yang maha suci, zat pengasih dan penyayang, sehinga semua ketetapannya pasti bermuatkan kasih sayang dari Allah SWT. Semua ketetapannya kepada hamba-hamba-Nya pasti bermuatan keadilan yang seadil-adilnya. Dan semua ketetapan bagi hamba-hamba-Nya bermuatan kebaikan dan kemaslahatan bagi yang bersangkutan. Yang perlu kita koreksi dalam tema tentang berbaik sangka kepada Allah SWT adalah kadang-kadang kita memberikan sikap yang salah, penerimaan yang keliru terhadap ketetapan Allah SWT. Kadang-kadang kita mengira, kadang-kadang kita berfikir inilah takdir buruk Allah bagi saya, ini adalah ketetapan Allah yang tidak baik untuk saya. […]

Lainnya:

Kisah

Cemburukah Kita Pada Julaibib

JULAIBIB, begitu dia biasa dipanggil. Sebutan ini sendiri mungkin sudah menunjukkan ciri jasmani serta kedudukannya di antara manusia; kerdil dan rendahan. Julaibib. Nama yang tak biasa dan tak lengkap. Nama ini, tentu bukan dia sendiri yang menghendaki. Tidak pula orangtuanya. Julaibib hadir ke dunia tanpa mengetahui siapa ayah dan yang mana bundanya. Demikian pula orang-orang, semua tak tahu, atau tak mau tahu tentang nasab Julaibib. Tak dikenal pula, termasuk suku apakah dia. Celakanya, bagi masyarakat Yatsrib, tak bernasab dan tak bersuku adalah cacat kemasyarakatan yang tak terampunkan. Julaibib yang tersisih. Tampilan jasmani dan kesehariannya juga menggenapkan sulitnya manusia berdekat-dekat dengannya. Wajahnya yang jelek terkesan sangar. Pendek. Bungkuk. Hitam. Fakir. Kainnya usang. Pakaiannya lusuh. Kakinya pecah-pecah tak beralas. Tak ada rumah untuk berteduh. Tidur sembarangan berbantalkan tangan, berkasurkan pasir dan kerikil. Tak ada perabotan. Minum hanya dari kolam umum yang diciduk dengan tangkupan telapak. Abu Barzah, seorang pemimpin Bani Aslam, sampai-sampai berkata tentang Julaibib, ”Jangan pernah biarkan Julaibib masuk di antara kalian! Demi Allah jika dia berani begitu, aku akan melakukan hal yang mengerikan padanya!” […]

Lainnya:

Taujih

Agar Nikmat Semakin Bertambah

Ada sebagian manusia yang Allah cukupkan (bahkan lebih) nikmatnya pada satu sisi dimana orang-orang lain belum mendapatkannya. Misalnya soal harta. Keadaan yang demikian sesungguhnya tidak bisa dipandang bahwa Allah tidak adil dalam memberikan rizki kepada hamba-hamba-Nya. Setidaknya kita bisa menyebutkan tiga hikmah dari kebijakan Allah yang demikian. Pertama, Allah sedang menguji manusia dengan kelebihan dan kekurangannya, kedua, Sesungguhnya Dia mencukupkan sebagian nikmat kepada sebagian hamba namun menahan nikmat yang lain pada sebagian hamba tersebut, sementara nikmat yang lain itu diberikannya kepada sebagian hamba yang lain. Dan ketiga, Allah jelas sangat ingin melihat seberapa bersyukurnya manusia akan apa yang dinikmatinya saat ini. […]

Lainnya:

Adab

Sunnah Nabi SAW Yang Sering Dilalaikan

Allah SWT berfirman: “Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Ali ‘Imran: Ayat 31). Berdasarkan ayat tersebut, agar kita digolongkan sebagai manusia yang mencintai Nabi Muhammad, maka sudah selayaknya kita mengikuti sunnah Nabi. Berikut 6 sunnah yang sering kita lalaikan dalam kehidupan sehari hari: Pertama; Nabi pernah menyuruh kita untuk berjalan tanpa alas kaki. Sunnah ini tidak berlaku terus menerus, tetapi pada keadaan tertentu saja. Misal, kita berangkat ke masjid menggunakan sandal, pulangnya melepas sandal. Banyak penelitian modern yang membuktikan bahwa hal ini akan memperbaiki kesehatan kita. […]

Lainnya: