Kabar Ikadi

Rekomendasi Rakornas IKADI

Alhamdulillah Pengurus Pusat (PP) Ikatan Dai Indonesia (IKADI) telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) tahun 2018 di Wisma IKADI  Jakarta. Rakornas ini berlangsung selama dua yaitu hari Sabtu dan Ahad tanggal  8 – 9 Desember 2018. Rakornas ini diikuti oleh jajaran Pengurus Pusat dan seluruh ketua Pengurus Wilayah (PW) se-Indonesia. Acara yang berlangsung  selama dua hari ini disamping sebagai ajang konsolidasi organisasi, juga membahas  masalah-masalah aktual dan isu-isu strategis keummatan, kebangsaan dan kemanusiaan. Dari Rakornas dihasilkan 8 Rekomendasi sebagai berikut: […]


Lainnya:

Mutiara Al-Qur’an

Bukti Yang Nyata

Tersebut dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Arras bin Malik, bahwa Rasulullah s.a.w. pernah berkata kepada sahabatnya Ubay bin Ka’ab r.a.: “Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku, supaya membacakan kepadamu Surat Lam yakunil-ladziina kafaruu. Lalu Ubay ber­tanya: “Apakah Tuhan menyebut namaku?” Rasulullah menjawab: “Memang! (namamu disebut). Mendengar itu menangislah Ubay. Menurut keterangan Al-Qurthubi dalam tafsirnya, mengapa sampai Allah menyuruhbacakan surat ini kepada Ubay bin Ka’ab adalah karena Ubay sangat kuat ingatannya, sehingga apa saja yang didengarnya dari Rasulullah s.a.w., dengan segera dapat ditangkapnya dan diajarkannya kepada orang lain. Kekuatan ingatannya dan kesungguhannya menghafal dan mengajarkan kepada orang lain itulah yang. mendapat penghargaan dari langit. […]

Lainnya:

Mutiara Hadits

Kalau Tidak Punya Malu

Rasulullah shalallahu alaihi wassallam bersabda: “Jika engkau tidak punya rasa malu, berbuatlah sesukamu” (HR. Bukhari). Dari hadits ini Rasulullah saw ingin mengajarkan bahwa malu merupakan salah satu prasyarat untuk ketakwaan, dalam artian ketika ingin melakukan suatu kesalahan atau maksiat dan perasaan malu ada dalam hati maka keinginan untuk melakukannya menjadi hilang. Begitu pula karena perasaan malu yang tinggi kepada Allah yang Maha Agung, maka keinginan untuk taat selalu lebih kuat daripada keinginan untuk bermaksiat kepada Allah. Malu yang dimaksud oleh Rasulullah disini bisa diartikan dua hal. Pertama, malu kepada Allah, karena setiap perbuatan manusia sekecil apa pun dan detik per detik tentu tak akan lepas dari muraqabatullah (pengawasan Allah). […]

Lainnya:

Konsultasi Agama

Hukum Suami Tidak Bekerja

Ada seorang ibu yang berkonsultasi: Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Saya sudah menikah 16 tahun dengan suami, dan sudah dikaruniai 2 putra, berusia 15 tahun dan 2 tahun.  Sejak menikah suami Saya tidak bekerja dengan alasan tidak suka berkerja dibawah tekanan Dan lebih memilih berwiraswasta. tapi usaha itu tidak berjalan dengan lama, dan akhirnya tidak dilanjutkan lagi.  Saya yang akhirnya kembali bekerja untuk membantu perekonomian keluarga walaupun gaji  Saya pas-pasan.  Setelah beberapa tahun bekerja Saya memutuskan untuk berhenti, dan lebih memilih freelance saja karena saat itu tidak Ada yang mengasuh anak saya. […]

Lainnya:

Kolom Ketua IKADI

Antara Syukur Dan Ridlo

Saudaraku, Sering kita dapati bbrp orang yg menilai dirinya sendiri sebagai orang paling menderita di dunia ini. Perasaaan negatif ini tidak hanya sangat tercela. tapi juga sangat berbahaya bagi iman, jiwa dan pikirannya. Tentu upaya untuk keluar dari kesulitan, mesti berawal dari suara hati yang menyatakan bahwa masalah ini bisa segera diatasi dan dilintasi. Cara untuk bahagia dalam derita dan masalah ini, mesti berawal dari amal hati yang menyuarakan  Syukur  kepada Allah dan Ridho dengan pemberianNYA. Kita hanya bisa berdo’a semoga semua problem hidup ini menjadi penghapus dosa, penambah amal, dan peninggi derajat kemuliaan disisi Allah SWT. Yaa Rabb Kuatkan iman kami, lapangkan dada kami untuk selalu siap menerima taqdirMU.

Lainnya:

Hikmah

Mengatasi Kegelisahan

Kegelisahan, kecemasan, ketidakteteraman adalah masalah harian bagi manusia. Kecuali mereka yang telah menemukan jalan yang benar. Rasa cemas itu bisa menyangkut urusan yang kecil-kecil maupun yang besar-besar. Bagi yang telah mengenal hakikat hidup Allah SWT sudah menurunkan agama Islam sebagai solusi kehidupan sekaligus obat penawar kegelisahan dan kecemasan. Dengan agama ini Allah memperkenalkan diri-Nya bahwa Dialah yang menciptakan segalanya. Dialah yang maha Kuasa, maha Kaya, maha Adil dan Bijaksana serta Maha Segala-galanya. Dan dengan keyakinan atau bertauhid seperti ini sebenarnya ia sudah menemukan obat penawar dari kegelisahannya. […]

Lainnya:

Kisah

Pesan Terakhir

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maaf, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?” “Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah shalalllahu alaihi wassalam menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah. […]

Lainnya:

Taujih

Kebaikan Itu Energi

Saudaraku, kebaikan itu adalah energi positif,  dia akan membangkitkan pikiran, hati dan rasa untuk semangat hidup lebih baik. Saat menyaksikan keburukan maka muncul keinginan untuk merubahnya. Seorang mukmin harus memiliki agenda kebaikan, minimal niat untuk berbuat baik setiap harinya. Setiap pagi dia akan bertanya pada dirinya, kebaikan apa yang akan saya lakukan hari ini? Selanjutnya dia sibuk dengan agenda kebaikan yang telah direncakannya. Dorongan untuk berbuat baik tentu berasal dari Iman seseorang. Iman kita sering kali fluktuatif, naik dan turun. Iman akan naik dengan melaksanakan ketaatan kepada Allah Swt, sebaliknya akan turun saat berbuat maksiat kepada Allah Swt. Maka cara menjaga Iman yang efektif adalah menjaga kebaikan kita, menjaga kebaikan lingkungan kita. […]

Lainnya:

Adab

Akhlaq Yang Mulia

Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda: “Sesungguhnya orang mukmin yang paling sempurna keimanannya adalah yang paling baik akhlaqnya”. Kalam Rasululloh saw Ini sangat pendek dan singkat. Akan tetapi memiliki arti yang sangat penting dan Luas sekali.  Akhlaq adalah cermin keimanan seseorang, karena itu harus terus terhubung dan terkait di antara keduanya.  Di antara misi terpenting di utusnya Nabi SAW selain untuk membimbing manusia ke jalan yang benar adalah memperbaiki dan menyempurnakan akhlaq manusia sebagaimana di sebutkan di dalam Hadits: Sesungguhnya aku di utus (oleh Allah) untuk menyempurnakan akhlaq (manusia). […]

Lainnya: