Kabar Ikadi

Talkshow Maulid Nabi Ala IKADI

Rabiul Awal merupakan bulan bersejarah bagi ummat islam. Karena di dalamnya ada peristiwa penting, yakni kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kebanyakan ummat islam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, dengan pengajian akbar. IKADI Jember juga memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan sedikit berbeda. Pengajian yang rutin diadakan dengan cover Majlis Qur’an, dikemas dengan model Talkshow. Acara ini menghadirkan dua orang Narasumber, Yakni Ust. Drs. H. Imam Syafi’i Al Hafizh dan Ust. Ahmad Saefuddin Amin Al Hafizh. Ust Imam adalah penasihat IKADI Jember dan Hafal Al Qur’an selepas pensiun dari PNS. Sedangkan Us Amin merupakan kader IKADI Muda Jember yang merupakan Juara 1 Tahfizh tingkat ASEAN. […]


Lainnya:

Mutiara Al-Qur’an

Berlindung Dari Segala Keburukan

Firman Allah SWT: Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (1). Dari kejahatan makhluk-Nya (2). Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3). Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul (4). Dan dari kejahatan pendengki apabila ia mendengki (5). Surat ini disebut Al-Falaq yang antara lain bermakna waktu shubuh atau makhluq secara keseluruhan. Surat Al-Falaq merupakan salah satu dari al-mu’awwidzaat (surat-surat perlindungan, yakni Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Naas) atau al-mu’awwidzatain (dua surat perlindungan, yakni Al-Falaq dan An-Naas), […]

Lainnya:

Mutiara Hadits

Kalau Tidak Punya Malu

Rasulullah shalallahu alaihi wassallam bersabda: “Jika engkau tidak punya rasa malu, berbuatlah sesukamu” (HR. Bukhari). Dari hadits ini Rasulullah saw ingin mengajarkan bahwa malu merupakan salah satu prasyarat untuk ketakwaan, dalam artian ketika ingin melakukan suatu kesalahan atau maksiat dan perasaan malu ada dalam hati maka keinginan untuk melakukannya menjadi hilang. Begitu pula karena perasaan malu yang tinggi kepada Allah yang Maha Agung, maka keinginan untuk taat selalu lebih kuat daripada keinginan untuk bermaksiat kepada Allah. Malu yang dimaksud oleh Rasulullah disini bisa diartikan dua hal. Pertama, malu kepada Allah, karena setiap perbuatan manusia sekecil apa pun dan detik per detik tentu tak akan lepas dari muraqabatullah (pengawasan Allah). […]

Lainnya:

Konsultasi Agama

Suami Sering Chatting Dengan Wanita Lain

Ada yang bertanya: “Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh. Saya sudah menikah dengan suami hampir 10 tahun dan sudah dikaruniai 2 anak. Pada saat kekurangan harta suami saya sering meminta saya untuk mencari pekerjaan tapi begitu saya dapat pekejaan dia bilang tidak usah bekerja nanti anak bagaimana. saya bingung ustadz harus bagaimana karena omongannya sering beda sesuai keadaan tidak bisa dipegang. Pada saat hamil anak pertama karena kekurangan diam-diam dia sering SMS ke perempuan lain. Saya bilang ke suami saya ikhlas melepaskan jika memang menyukainya saya ingin suami saya tidak berbuat dosa ustadz, dia bilang tidak mau cerai dari saya sampai kapanpun tidak melepaskn saya tapi hal itu sering terjadi ustadz. […]

Lainnya:

Kolom Ketua IKADI

Asas Manfaat Yang Baik

Saudaraku, Salah satu program kerja yang diamanahkan Allah SWT kepada kita adalah membangun kepribadian produktif. Yaitu kepribadian yang selalu menghasilkan manfaat untuk diri dan untuk orang lain, yang pahalanya pasti untuk dirinya juga. Ciri dari kepribadian tersebut adalah: Memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien. Mencetak amal dalam diam dan ketika bergerak. Bicaranya dzikir atau nasehat. Tulisannya menjadi renungan atau ilmu. Diamnya tafakkur atau amal hati. Pendengaran dan penglihatannya adalah pintu dan jendela pengetahuan yg berguna. Istirahatnya pun diniatkan agar berpahala. Semoga Allah SWT selalu karuniai kita amal-amal yang efektif dan selalu bermanfaat. (Jumat, 8 Shoffar 1440)

Lainnya:

Hikmah

Mencintai Rasul

Kita sudah memasuki bulan Rabiul Awwal 1440 H. Hampir semua umat Islam mengetahui bahwa bulan Rabiul Awwal adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad sholallahu alaihi wassalam. Di bulan ini banyak dari kalangan umat Islam yang memperingati dan merayakan hari kelahiran Rasulullah SAW dengan berbagai kegiatan. Ada yang merayakannya dengan membaca sholawat Nabi, ada yang memperingati dengan pengajian dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan tersebut muaranya adalah karena kecintaan kita kepada baginda Nabi Muhammad sholallahu alaihi wassalam. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan manifestasi dari iman dan kecintaaan kita kepada Beliau SAW. […]

Lainnya:

Kisah

Pesan Terakhir

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maaf, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?” “Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah shalalllahu alaihi wassalam menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah. […]

Lainnya:

Taujih

Kebaikan Itu Energi

Saudaraku, kebaikan itu adalah energi positif,  dia akan membangkitkan pikiran, hati dan rasa untuk semangat hidup lebih baik. Saat menyaksikan keburukan maka muncul keinginan untuk merubahnya. Seorang mukmin harus memiliki agenda kebaikan, minimal niat untuk berbuat baik setiap harinya. Setiap pagi dia akan bertanya pada dirinya, kebaikan apa yang akan saya lakukan hari ini? Selanjutnya dia sibuk dengan agenda kebaikan yang telah direncakannya. Dorongan untuk berbuat baik tentu berasal dari Iman seseorang. Iman kita sering kali fluktuatif, naik dan turun. Iman akan naik dengan melaksanakan ketaatan kepada Allah Swt, sebaliknya akan turun saat berbuat maksiat kepada Allah Swt. Maka cara menjaga Iman yang efektif adalah menjaga kebaikan kita, menjaga kebaikan lingkungan kita. […]

Lainnya:

Adab

Muhasabah

Muhasabah ‘evaluasi diri’ adalah karakter dan tabiat seorang mukmin. Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda, “Mukmin itu kayyis dan cerdas”. Cerdas sudah kita pahami maknanya yaitu cerdas intelektual, cerdas sosial dan cerdas emosional. Sementara orang yang memiliki sifat kayyis adalah orang yang suka mengevaluasi dirinya, apakah amalnya perbuatannya sudah berorientasi kepada akhirat. Muhasabah secara lugas dijelaskan dalam Al-Qur’an dalam surah Al-Hasyr ayat 18: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan“. […]

Lainnya: