Kabar Ikadi

Pembekalan Santri Tahfidz

Para penghafal Al Quran memiliki peran yang stategis dalam pengembangan pembelajaran Al Quran dan dakwah Islam. Untuk menambah bekalan para penghafal Al Quran, para peserta Program Tahfidz Bersanad Griya Salam IKADI Pacet Mojokerto mengikuti Daurah (pembekalan) ilmu-ilmu dakwah. Acara yang dmulai pada hari Senin sampai dengan hari Jumat (21 – 27/5) ini, diselenggarakan atas kerjasama antara IKADI dengan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Surabaya. Bertempat di STIDKI Surabaya para santri ini mendapatkan materi-materi yang berupa penguatan pengetahuan untuk bekal kiprahnya nanti di masyarakat. Meski mereka mengikuti daurah, peserta masih bisa menambah hafalan karena materinya tidak full. Semoga bermanfaat dan barokah


Lainnya:

Mutiara Al-Qur’an

Malam Yang Istimewa

Allah SWT berfirman: 1) Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. 2) Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? 3) Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan. 4) Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. 5) Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar. (QS. Al-Qadr: 1-5). Keutamaan malam Lailatul Qadar melebihi seluruh hari bahkan seluruh bulan. Malam Lailatul Qadar mengandung cahaya kemuliaan yang suci dan berbagai karunia Rabb Seluruh Alam yang dilimpahkan kepada hamba-Nya yang mukmin. Semua yang terjadi itu semata-mata bukti kemuliaan turunnya Al-Qur’an. Demikian pula turunnya para malaikat yang suka kebaikan itu hingga terbit fajar. Subhanallah!  Apa saja yang terdapat pada malam yang agung itu lebih baik di sisi Allah dari seribu bulan. […]

Lainnya:

Mutiara Hadits

Mengingat Kematian

Rasulullah shalallahu alaihi wassallam bersabda: “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kesenangan (yakni) maut.”  (HR. At-Tirmidzi dan Nasai). Bila maut telah tiba berarti tertutuplah segala pintu-pintu kebaikan. Jika kematian telah datang saatnya maka kesempatan untuk melakukan kebaikan telah hilang tanpa sisa. Padahal Rasulullah SAW yang sangat perhatian kepada ummatnya itu juga mengingatkan: “Ada tiga perkara yang mengiringi mayit (ketika dikuburkan): keluarganya, hartanya, dan amalannya. Dua hal kembali(tidak menyertainya), satu hal yang tetap bersamanya kembali keluarga dan hartanya dan tetap menyertainya amalannya.” (HR.Bukhari dan Muslim). […]

Lainnya:

Konsultasi Agama

Bermesraan Saat Ramadhan

Ada seseorang yang bertanya: Ustadz yang saya hormati. Saya adalah seorang pemuda yang baru saja menikah. Saya ingin menanyakan mengenai hukum dari bermesra-mesraan dengan istri di siang hari di bulan ramadhan. Begini ustadz, saya merasa telah menodai kesucian di bulan ramadhan dengan bermesra-mesraan dengan istri, meskipun kami tidak sampai melakukan jimak. Dan kami melakukannya tidak sampai mengeluarkan air mani. Hal ini membuat kami berdua merasa sangat bersalah dan sangat malu. Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tanyakan berkaitan dengan hal ini:  Apakah puasa kami batal, meskipun kami tidak sampai mengeluarkan air mani? Dan apakah kami harus membayar denda (kaffarah) karena perbuatan kami ini. […]

Lainnya:

Kolom Ketua IKADI

Jumat Terakhir Ramadhan

Jum’at adalah hari terbaik dalam sepekan dan Ramadhan adalah bulan terbaik dalam setahun. Jum’at pada Ramadhan adalah berkumpulnya dua kemuliaan. Dan Jum’at terakhir pada Ramadhan hari ini, tentu memiliki kemuliaan yang lebih tinggi bagi orang yang rajin melakukan penghayatan. Semoga kita masih dipertemukan oleh Allah dengan Ramadhan yang akan datang dalam usia yang panjang dan amal yang benar dan baik. Aamiin.. Jum’at terakhir pada bulan cinta seperti ini adalah kesedihan perpisahan dengan kemuliaan di atas kemuliaan. Jum’at terakhir pada bulan taqwa seperti ini adalah momentum terakhir untuk optimalisasi amal ibadah yang bernilai lebih dari hari dan bulan yang lain. Jum’at terakhir pada bulan ini menyadarkan tentang betapa pentingnya mujahadah pada jum’at yang seakan betul betul terakhir dan ramadhan yang seakan benar benar terakhir juga bagi kita. […]

Lainnya:

Hikmah

Ramadhankan Hidupmu

Tidak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Ramadhan. Sebentar lagi kita akan segera berpisah dengan Ramadhan. Sebagaimana bulan-bulan yang lain, Ramadhan adalah bagian dari waktu yang senantiasa datang dan pergi begitu saja. Ia datang tanpa kita undang. Begitupun ia pergi tanpa kita kehendaki. Selama sebulan penuh kita dilatih bagaimana mengekang hawa nafsu. Selama sebulan itu pula kita didorong untuk banyak melakukan berbagai ibadah dan ketaatan. Puasa setiap hari. Tarawih setiap malam. Membaca ayat-ayat Al-Qur’an bisa setiap saat. Bersedekah dengan penuh semangat. Datang ke masjid pun menjadi kebiasaan. Semuanya hanya untuk satu tujuan. Agar kita meraih kesempurnaan takwa. […]

Lainnya:

Kisah

Kewaraan Basyar Al Hafi

Suatu hari, Basyar al-Hafi membeli sepatu baru lalu dipakainya ke masjid. Ia melepas sepatunya di depan pintu masjid lalu masuk untuk mengimami shalat. Ketika keluar, ia tidak mendapati sepatunya lalu menangis! Para jamaah shalat berkata: Tidak sepatutnya orang sepertimu, wahai imam, menangis karena kehilangan sepatu baru. Kami akan membelikan sepatu baru untukmu. Basyar al-Hafi berkata: Demi Allah, saya menangis bukan karena kehilangan sepatu baru. Saya menangis karena saya telah menjadi sebab kemaksiatan salah seorang diantara kaum muslimin. Kalau saya tidak memakai sepatu baru pasti dia tidak mencuri, pasti dia tidak melakukan maksiat dan dosa. Kemudian Basyar al-Hafi bersumpah untuk tidak memakai sepatu sejak hari itu dan menjalani sisa hidupnya dengan telanjang kaki. Karena itu, ia disebut Basyar al-Hafi. Al-Hafi artinya telanjang kaki.

Lainnya:

Taujih

Mari Menggapai Lailatul Qadar

Yang terpenting dari upaya menggapai kemuliaan dan keberkahan lailatul qadar yang luar biasa itu, bukanlah dengan cara mencari tahu kapan terjadinya dan mengamati tanda-tandanya. Melainkan dengan mujahadah keras dan upaya optimal dalam mengisi setiap malam dengan berbagai amal ibadah yang seistimewa mungkin. Dan itulah yang diteladankan oleh Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melalui i’tikaf sepuluh malam dan sepuluh hari penuh pada akhir bulan Ramadhan. Karena apabila kita meratakan upaya mujahadah dalam amal ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, maka hampir bisa dipastikan insyaallah kita termasuk yang memperoleh kemuliaan dan keberkahan lailatul qadar, namun dengan kadar dan prosentasi yang berbeda-beda dan bertingkat-tingkat, masing-masing sesuai dengan kapasitas amal ibadah yang dilakukannya. […]

Lainnya:

Adab

Sabar, Bergantung Kepada Allah

Sabar,  dari segi bahasa berarti menahan dan menghalangi. Selaras dengan itu, dari segi syar’i sabar berarti menahan nafsu dari letupan-letupan emosi yang bisa mengarah ada banyak kesalahan, menghalangi fisik dari hal-hal di luar kontrol, menahan pendapat agar jauh dari penyimpangan–penyimpangan syar’i dan tenang  menghadapi ujian serta merasa cukup pada saat dia fakir dengan terus mencari peluang pekerjaan. Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa sabar itu adalah menerima ujian dengan etika dan sikap yang baik. Ada juga yang menerangkan bahwa sabar adalah orang yang menghadapi ujian tanpa mengeluh. Sementara Imam Junaid menjawab ketika ditanya tentang pengertian sabar, ”Sabar ialah ketika seseorang ditimpa kepedihan tetapi tidak cemberut.” […]

Lainnya: