Kabar Ikadi

Pelantikan 12 Pengurus Cabang IKADI Surabaya

Alhamdulillah telah dilantik hari Ahad yang lalu (15/10) 12 Pengurus Cabang (PC) IKADI Kecamatan se kota Surabaya.  Kepengurusan yang selama ini sudah mengelola Pengajian Ahad Pagi IKADI di wilayah masing-masing itu diresmikan menjadi pengurus di tingkat kecamatan oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) kota Surabaya ustadz Fathurrahman Masrukan, MA.   Selanjutnya para pengurus tersebut diharapkan mampu memainkan perannya membawa IKADI sebagai wadah aktivitas para dai untuk melayani umat, dalam berbagai bentuk kegiatan pengajian, pembinaan, dakwah dan pendidikan.  Sehingga terbangun sikap hidup berislam yang rahmatan lil ‘alamin. Selamat menjalankan tugas kepada pengurus cabang yang telah dilantik. Semoga sukses.


Lainnya:

Mutiara Al-Qur’an

Berlomba Untuk Akhirat

“Sesungguhnya orang-orang yang berbakti itu (Al-Abrar) benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (surga). Mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.  Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan.  Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba”. (Al-Muthaffifin: 22-26) Merupakan kecenderungan manusia bahwa ia ingin umggul atas orang lain dan berada pada posisi yang lebih tinggi atau lebih baik dalam kehidupannya. Jika kecenderungan ini tidak diarahkan, maka manusia cenderung melampiaskannya dalam urusan dunia dengan menghalalkan segala cara. Ayat ini ingin memberi gambaran tentang semangat berlomba yang benar yang ditunjukkan oleh orang-orang Abrar dalam urusan akhirat. […]

Lainnya:

Mutiara Hadits

Memilih Teman

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah hadits shahih bersabda, ”Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberikan hadiah minyak wangi kepadamu, atau engkau akan membeli minyak wangi darinya, atau setidak-tidaknya engkau akan mendapatkan bau semerbak wangi (dari minyak wangi yang ia jual). Adapun bersama tukang pandai besi, engkau bisa terbakar karena apinya, atau jika tidak, engkau pasti akan mendapati bau angusnya.” Dalam sabda ini, Nabi saw menjelaskan manfaat yang akan kita dapatkan jika kita gemar berteman dengan orang yang baik. Sebaliknya, Nabi juga menjelaskan kerugian yang akan kita dapatkan jika kita berteman dengan orang yang buruk perangainya. Ini secara tidak langsung merupakan perintah dari Nabi saw agar kita memilih orang yang baik sebagai teman karib atau teman dekat kita. Sebaliknya, beliau saw melarang kita untuk menjadikan orang-orang yang jahat atau buruk akhlaqnya sebagai teman karib kita. […]

Lainnya:

Konsultasi Agama

Apakah Termasuk Thalaq

Pertanyaan: ustadz yang dirahmati oleh Allah perkenankan saya bertanya: Malam ini, saya berbicara sendiri (self-talking) ketika hendak mempersiapkan diskusi mengenai kondisi orang tua istri dengan istri saya. Waktu itu, hanya ada saya sendiri di ruang dapur rumah, sedangkan istri ada di kamar bersama putri saya. Sewaktu saya melakukan self-talking, saya berkata, “aku sudah gak mau lagi berbisnis dengan Bapak” Bapak di situ maksudnya adalah mertua saya. Kata “berbisnis” maksudnya adalah berurusan dalam macam-macam hal, seperti perihal ekonomi. Ini sebagai boikot karena ada perilaku dari mertua saya yang berpotensi merugikan kehidupan kami, khususnya dalam masalah ekonomi (terduga riba dan boros). Apakah dalam hal ini saya sudah mengucapkan talaq? […]

Lainnya:

Kolom Ketua IKADI

Menjaga Keikhlasan

Saudaraku, Nilai setiap amal itu, sangat tergantung pada niat kita. Niat itu adalah kerja hati. Niat yang menjadi syarat diterimanya setiap amal ialah “Niat Ikhlas”., Yaitu keinginan untuk mendapatkan ridha Allah. Karena itu, hati kita mesti bicara sebelum melakukan setiap pekerjaan, bahwa kita akan melakukan pekerjaan itu karena mengharapkan Ridha Allah. Tanpa ucapan hati seperit itu, maka  amal kita sia-sia, Na’udzubillah..! Ini semua memerlukan kesadaran, latihan dan  pembiasaan secara berkesinambungan. Selamat berjuang untuk ikhlas selalu. Semoga Allah menerima semua amal shaleh kita. Jangan lupa do’akan para mujahidin fi sabilillah yang mukhlisin di seluruh dunia. Selamat berjihad untuk iman yang lebih kuat.

Lainnya:

Hikmah

Hati Yang Kenal Dengan Allah

Begitu besarnya pengaruh hati dalam menentukan karakter dari manusia yang memilikinya sehingga Rasulullah pernah mengatakan bahwa di dalam tubuh setiap manusia ada segumpal daging yang disebut dengan hati. Apabila hati itu baik maka baiklah manusia yang memilikinya dan begitu juga sebaliknya apabila hati itu jelek maka jelek pulalah manusia yang memilikinya. Beruntunglah manusia yang memiliki hati yang baik. Karena dengan hati yang baik maka akan menghasilkan pemikiran, tindakan dan ucapan yang baik pula. Hanya manusia dengan hati yang baik yang akan memiliki akhlak yang baik. Sebaliknya, sudah dapat dipastikan bahwa tingkah laku yang jelek dan tidak terpuji hanya akan dilakukan oleh manusia-manusia yang memiliki hati yang jelek pula. Ucapan-ucapan yang tidak bermakna dan bahkan sering melukai hati dan perasaan orang lain hanya akan terucap dari mulut manusia-manusia dengan hati yang tidak baik. […]

Lainnya:

Kisah

Buah Dari Sebuah Kejujuran

Dikisahkan dari Mubarok -ayahanda Abdullah Ibnul Mubarok- bahwasanya ia pernah bekerja di sebuah kebun milik seorang majikan. Ia tinggal di sana beberapa lama. Kemudian suatu ketika majikannya -yaitu pemilik kebun tadi yang juga salah seorang saudagar- datang kepadanya lalu berkata, “Hai Mubarok, aku ingin satu buah delima yang manis.” Mubarok pun bergegas menuju salah satu pohon dan mengambilkan delima darinya. Majikan tadi lantas memecahnya, ternyata ia mendapati rasanya masih asam. Ia pun marah kepada Mubarok sambil mengatakan, “Aku minta yang manis malah kau beri yang masih asam! Cepat ambilkan yang manis!” […]

Lainnya:

Taujih

Hati Yang Sakit

Dilihat dari keadaannya, hati manusia bisa dibedakan menjadi tiga macam. Pertama, hati yang bersih dan sehat. Inilah hati yang akan menyelamatkan seseorang di akhirat, yang disifati oleh Allah dalam firman-Nya: “(Itulah) hari dimana harta dan anak-anak tidak lagi berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS Asy-Syu’ara: 88-89). Hati yang sehat adalah hati yang senantiasa menerima dan patuh kepada aturan-aturan Allah. Dan pada saat yang sama juga senantiasa menjauhi larangan-larangan-Nya. Ia adalah hati yang sanggup mengendalikan hawa nafsu yang ada dalam diri. Jika ia mencintai sesuatu maka cintanya itu pastilah karena Allah. Demikian pula bencinya kepada sesuatu hanyalah karena Allah. Jika ia memberi pastilah karena mengharap ridha Allah semata. Ia adalah hati yang selalu hidup dan bergelora dengan iman dan berbagai amalan sunnah. […]

Lainnya:

Adab

Iman Dan Kebersihan

Berbicara tentang kebersihan dan iman itu adalah sesuatu yang sering kita bicarakan. Akan tetapi pada prakteknya memang perlu kita tingkatkan terus kualitas kebersihan dan keimanan kita. Sesungguhnya Islam ini adalah agama yang sempurna. Sehingga dia mengatur seluruh sisi kehidupan manusia, tidak ada sisi dari seluruh kehidupan manusia yang tidak diatur dalam islam. Diantara yang diatur adalah masalah kebersihan. Dan tentu saja bicara tentang kebersihan itu bukan hanya kebersihan rohani, akan tetapi juga kebersihan jasmani. Seringkali kita bicara agama selalu dikaitkan dengan kebersihan rohani. Padahal agama Islam sungguh telah punya peran sangat besar sekali, bicara tentang kebersihan kesehatan jasmani. Karena sesungguhnya, kebersihan itu meliputi beberapa hal diantaranya adalah kebersihan badan, kebersihan pakaian, kebersihan tempat tinggal, tempat ibadah, lingkungan, dan lain sebagainya. […]

Lainnya: