Kabar Ikadi

Pelantikan Pengurus Baru IKADI Lumajang

Alhamdulillah hari Ahad (18/2) telah dilantik Pengurus baru IKADI kabupaten Lumajang Jawa Timur periode 2018 – 2022. Kepengurusan yang dikomandani oleh ustadz H. Muhammad Syadid, Lc  ini, diharapkan mampu membawa IKADI sebagai wadah aktivitas para dai dalam melayani umat, dalam berbagai bentuk kegiatan pengajian, pembinaan, dakwah, dan pendidikan di kabupaten Lumajang. Bersama para pengurus baru ini diharapkan IKADI mampu menjadi ormas yang mewadahi profesi Da’i sehingga mampu mengoptimalkan potensi para da’i dalam mendakwahkan nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin di kota Probolinggo. Juga diharapkan agar IKADI bisa membersamai umat dalam kegiatan-kegiatan kebaikan. […]


Lainnya:

Mutiara Al-Qur’an

Sikap Terhadap Orang Kafir

Firman Allah SWT:Katakanlah: “Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al Kafirun: 1 – 6). Setelah berputus asa menghadapi Nabi SAW, para pemimpin Quraisy mendatangi beliau. Mereka melihat adanya kebaikan dalam dakwah beliau namun mereka enggan mengikutinya. Mereka berkata, “Marilah, kami akan menyembah tuhanmu untuk suatu masa dan kamu menyembah tuhan kami. Dengan demikian ada perdamaian di antara kita dan permusuhan lenyap. Jika pada ibadah kami ada kebenaran anda bisa mengambil sebagian dan jika pada ibadahmu ada kebenaran kami mengambilnya. Maka surat diatas turun untuk membantah mereka dan memupus harapan mereka. […]

Lainnya:

Mutiara Hadits

Memuliakan Tetangga

Sangat pentingnya memuliakan tetangga, sehingga banyak sekali hadits yang membahas masalah ini. Diantaranya Abu Hurairah berkata: Bersabda Nabi SAW “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir hendaklah memuliakan tetangganya. (HR. Bukhari, Muslim). Abu Hurairah berkata: Bersabda Nabi SAW, “Demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman. Ditanya: Siapa ya Rasulullah? Jawab Nabi, “Ialah orang yang tidak  memberikan rasa aman  pada tetangganya dari gangguannya” (HR. Bukhari Muslim)  Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah saw bersabda: “Tidaklah termasuk berimana kepadaku orang yang tidur dalam keadaan kenyang sedangkan tetangganya lapar dan dia mengetahui hal tersebut” (HR. Thabrani dan Baihaqi) […]

Lainnya:

Konsultasi Agama

Menggabungkan Niat Puasa

Assalamualaikum warahmatullahi wbarakatuh. Mau bertanya, Apakah boleh mengabungkan qadha Ramadhan dengan puasa sunnah selain puasa syawal? Apakah boleh menggabungkan lebih dari 2 niat puasa sunnah? Misalnya puasa senin dengan ayyamul bidh dan puasa arafah. Apakah boleh puasa syawal digabung dengan puasa sunnah lainnya? Mohon penjelasannya. Terimakasih Ustadz menjawab: Wa’alaikumussalaam wrwb. Untuk menjawan pertanyaan-2 tersebut, sebaiknya tidak hanya ter-fokus pada masalah puasa saja karena kaidah dalam masalah ini tidak hanya berkaitan dengan masalah puasa tapi berkaitan dengan semua amalan. […]

Lainnya:

Kolom Ketua IKADI

Panggilan Untuk Yang Menjauh

Wahai jiwa yang tidur, bangunlah. Wahai jiwa yang malas, bangkitlah. Wahai jiwa yang kotor, bersihkanlah. Wahai jiwa yang lemah, berlatihlah. Wahai jiwa yang sakit, berobatlah. Wahai jiwa yang lalai, sadarlah. Wahai jiwa yang bodoh, belajarlah. Wahai jiwa yang keras, melunaklah. Wahai jiwa yang pemarah, peramahlah. Wahai jiwa yang takabbur, tawadhu’lah. Wahai jiwa yang pendendam, pemaaflah. Wahai jiwa yang gelisah, tenanglah. Wahai jiwa yang pendosa, bertaubatlah. Wahai jiwa yang membelakang, menghadaplah ke mari. Mari ke masjid, di sini ada kasih sayang Allah. Mari shalat lebih khusyu’, lebih lama, lebih banyak, di sini ada kekuatan.Mari baca Al-Qur’an lebih lama dan lebih paham, di sini ada obat sejati, di sini ada ilmu tiada habisnya. […]

Lainnya:

Hikmah

Manisnya Iman

Seseorang akan merasakan manisnya iman jika di dalam hatinya terdapat rasa cinta yang mendalam kepada Allah dan Rasul-Nya. Manisnya akan semakin dirasakan bila seseorang berusaha untuk menyempurnakan rasa cintanya kepada Allah dengan memperbanyak amalan-amalan yang dicintai Allah swt dan menangkis segala hal yang bertentangan dengan kecintaannya kepada Allah swt. Apa buktinya bila seseorang telah merasakan manisnya Iman? Buktinya, ia akan selalu mengutamakan kecintaanya kepada Allah daripada mementingkan kesenangan dunia. Nabi saw. bersabda, “Tiga perkara jika kalian memilikinya, maka akan didapati manisnya iman. (Pertama) orang yang menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya. (Kedua) agar mencintai seseorang semata-mata karena Allah swt. (Ketiga), tidak senang kembali kapada kekufuran setelah diselamatkan oleh Allah swt, sebagaimana ketidak-senangannya dilempar ke dalam api neraka.” (HR. Bukhari Muslim) […]

Lainnya:

Kisah

Zainab Binti Jahsy

Zainab binti Jahsy adalah putri dari bibi Rasulullah SAW yang bernama Umaymah binti Abdul Muthalib bin Hasyim. Zainab adalah seorang wanita yang cantik jelita dari kaum bangsawan yang terhormat. Dipandang dari ayahnya, Zainab adalah keturunan suku Faras yang berdarah bangsawan tinggi. Ia dinikahkan Rasulullah dengan anak angkat kesayangannya Zaid bin Haritsah. Tetapi pernikahan itu tidak berlangsung lama, mereka akhirnya bercerai. Kemudian Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad saw untuk menikahi Zainab. “Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya). Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu`min untuk (mengawini) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adapun ketetapan Allah itu pasti terjadi.” (QS Al-Ahzab:37) […]

Lainnya:

Taujih

Meneladani Tarbiyah Nabi

Untuk menjadi orang yang baik dan benar tidaklah hanya milik generasi para Sahabat radliyallahu anhum yang hidup pada zaman Nabi Saw. Buktinya tidak semua orang yang hidup pada waktu itu bukan menjadi pengikut Nabi Saw. Bahkan malah ada juga yang menjadi penentangnya dan mereka mati dalam keadaan sebagai penentang Rasulullah Saw. Dengan demikian tidaklah benar bila ada orang yang mengatakan: “itu kan hidup zaman Nabi, wajar saja kalau para sahabat begitu baik, mereka hidup zaman Nabi”. Untuk mengetahui bagaimana para sahabat bisa memiliki keimanan yang kuat dan istiqomah, sekurang-kurangnya ada empat hal yang menjadi kuncinya. Sebagai muslim yang ingin terus memperbaiki diri, sangat penting kita mengetahuinya agar dapat mengupayakan dan menerapkannya dalam kehidupan ini. […]

Lainnya:

Adab

Merahasiakan Amal

Orang-orang yang berusaha merahasiakan amalnya untuk menjaga keikhlasan, mereka tahu bahwa diantara syarat diterimanya amal ialah ikhlas karena Allah SWT. Ikhlas itu hanya mengharapkan pahala Allah SWT di setiap amal yang dikerjakan. Oleh karenanya orang-orang yang ikhlas berusaha merahasiakan seluruh amal perbuatan mereka. Agar amal-amal mereka diterima oleh Allah SWT dan bisa terhindar dari bahaya Riya’. Orang-orang yang merahasiakan amal perbuatan mereka, karena takut mendapatkan hukuman dai Allah SWT. Mereka men-tarbiyah (membina) para pengikut mereka untuk menerapkan konsep ini. […]

Lainnya: