Kabar Ikadi

Ikadi Melayani Umat

Jambangan-20130314-03850Berkhidmat kepada umat atau melayani kebutuhan umat sudah menjadi salah satu misi Ikadi. Terutama melayani dalam memberikan bimbingan dan konsultasi agama Islam kepada yang membutuhkan. Sudah banyak lembaga atau komunitas yang menjalin kerjasama dengan Ikadi terkait hal ini. Salah satunya adalah Baitul Haq Komunita yang anggotanya tersebar di seluruh Surabaya dan Sidoarjo. Komunitas ini menjalin kerjasama dengan Ikadi  untuk penyelenggaraan kajian-kajian Islam. Dan yang sudah berlangsung agak lama adalah kegiatan kursus agama Islam Islamic Short Course (ISC). […]


Lainnya:

Kajian Al-Qur’an

Bekal Para Da’i

syahrul qur'anSurat al-Muzzammil diturunkan Allah di Mekah setelah surat al-Qalam (Nûn), kecuali ayat terakhir diturunkan di Madinah. Yaitu ayat yang menasakh (menghapus) hukum wajib shalat malam kecuali bagi Nabi Muhammad saw. Surat ini tidak memiliki nama selain al-Muzammil (orang berselimut), yaitu melingkarkan kain di tubuhnya, atau berselimut di waktu malam. Surat ini diturunkan diawal–awal masa risalah beliau. Sebagai shock therapy bagi Rasul saw yang saat itu menggigil dan kemudian berselimut di waktu malam. […]

Lainnya:

Kajian Hadits

Menjaga Lisan

micSedemikian vitalnya lisan ini sampai-sampai Rasulullah mengukur kualitas keimanan seseorang dari lisannya. Dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda, ”Tidaklah lurus iman seseorang sampai lurus hatinya. Dan tidaklah lurus hati seseorang sampai lurus lisannya.” (HR Ahmad). Dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata-kata yang baik atau diam saja.” (HR Bukhari dan Muslim). Hadits-hadits tersebut menegaskan bisa sedemikian berbahayanya lisan jika tidak dijaga, Umar bin Khaththab berkata, ”Barangsiapa banyak bicaranya maka akan banyak tergelincirnya. Barangsiapa banyak tergelincirnya maka banyaklah dosanya. Dan barangsiapa banyak dosanya maka neraka lebih pantas untuknya.” […]

Lainnya:

Kajian Umum

Ciri Orang Yang Berprinsip

Orang-orang yang berprinsip terus belajar dari pengalaman-pengalaman mereka. Mereka membaca, mengikuti pelatihan dan kursus, mendengarkan orang lain, belajar dengan kedua telinga dan mata mereka. Mereka selalu ingin tahu dan selalu bertanya. Mereka terus menambah kemampuan, yakni kemampuan untuk mengerjakan banyak hal. Mereka mengembangkan ketrampilan baru, minat baru. Mereka mendapatkan bahwa semakin banyak tahu, semakin mereka menyadari bahwa mereka tidak tahu; bahwa saat lingkaran pengetahuan mereka berkembang, lingkaran ketidaktahuan mereka juga berkembang. […]

Lainnya:

Ufuk

Bimbingan Menghafal Al Quran

prestasi-2Rasa takut berbuat salah dan dosa kepada Allah SWT. pada dasarnya, haruslah ada pada diri setiap hamba yang beriman. Hanya saja jangan sampai ketakutan itu, tanpa didasari dengan ilmu. Karena segala bentuk kekhawatiran berbuat salah jika tidak dilandasi dengan ilmu justru malah bisa menjadi bumerang. Seperti contoh adanya alasan orang yang tidak mau menghafalkan al-Qur’an, karena takut nanti salah atau takut dosa kalau nanti lupa. Sehingga dengan alasan ini kemudian mereka malas menghafal Al Qur’an. Bahkan ada sebagian malah menakut-nakuti orang dari membaca dan menghafal al-Qur’an. […]

Lainnya:

Hikmah

Menuju Ketentraman Jiwa

coban rondo1Jiwa akan menjadi tenang saat seseorang sedang berdzikir mengingat Allah SWT. Karena dengan berdzikir hati menjadi tenteram dan jiwa menjadi tenang. Oleh karenanya kita diperintahkan untuk memperbanyak dzikir dalam seluruh aspek kehidupan. Pengertian dzikir bisa berarti mengingat Allah SWT dengan banyak menyebut nama-Nya, baik secara lisan maupun di dalam hati. Seperti banyak menyebut Subhanallah wabi hamdihi subhanallah al ‘azim Dua kalimat diatas seperti yang disabdakan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam
merupakan kalimat yang ringan di ucapkan oleh lisan tapi sangat berat timbangan dan sangat dicintai oleh Allah.  […]

Lainnya:

Kisah

Kesederhanaan Umar Bin Abdul Aziz

hijrahDi tahun 99 H, ketika berusia 37 tahun, Umar bin Abdul Aziz diangkat sebagai Khalifah berdasarkan surat wasiat Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik. Saat diumumkan sebagai pengganti Sulaiman bin Abdul Malik, Umar berkata, ”Demi Allah, sesungguhnya saya tidak pernah memohon perkara ini kepada Allah satu kali pun.” Karena itu, di hadapan rakyat sesaat setelah dibaiat ia berkata, ”Saudara-saudara sekalian, saat ini saya batalkan pembaiatan yang saudara-saudara berikan kepada saya, dan pilihlah sendiri Khalifah yang kalian inginkan selain saya.” Umar ingin mengembalikan cara pemilihan kekhilafahan seperti yang diajarkan Nabi, bukan diwariskan secara turun-temurun. Tapi, rakyat tetap pada keputusannya: membaiat Umar bin Abdul Aziz. […]

Lainnya:

Taujih

Perbaiki Bahteramu Anakku

Nature 188Engkau tahu anakku  sessungguhnya rumahtangga itu sering dianalogkan dengan bahtera oleh orang-orang tua kita. Itu artinya rumahtangga yang terbaik diibaratkan dengan bahtera yang terbaik pula. Ketahuilah oleh mu bahtera yang paling baik yang pernah dihadirkan untuk manusia dalam sejarah peradaban manusia menurut Tuhan mu adalah Bahtera Nuh AS. Bahtera Nuh AS adalah bahtera yang hadirkan oleh motifasi, proses, cara pembentukan dan misi dan tujuan sepenuhnya berdasarkan wahyu (petunjuk Allah). Bahtera itu menjadi berbeda dengan bahtera-bahtera manapun yang pernah dibuat manusia karena motifasi, proses, cara pembentukannya dan tujuan kehadirannya sepenuhnya karena wahyu Allah.  Maka ia menjadi bahtera yang mulia dan memberikan manfaat bahkan kontribusi bagi peradaban manusia. […]

Lainnya:

Adab

Membiasakan Tafakkur

Membiasakan tafakkur adalah tradisi seorang mukmin. Allah menyebut kegiatan bertafakkur sebagai kebiasaan orang-orang yang berakal, (Ulil Albaab).  Allah subhanahu wata’ala berfirman : “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka” .(QS. Ali Imran 190-191). […]

Lainnya: