Manfaat Keikhlasan

Ikhlas adalah amalan hati, sehingga ikhlas tidaknya seseorang terletak dalam hatinya itu sendiri. Karena, hanya Allah dan dia sendiri yang bisa mengetahuinya. Keikhlasan adalah salah satu syarat diterimanya amal ibadah. Sebagaimana telah diketahui, bahwa amal ibadah seorang muslim akan diterima, apabila amal tersebut benar (sesuai tuntunan Rasulullah shalallahu ’alaihi wasallam), dan dikerjakan dengan niat untuk mencari ridha Allah (ikhlas). Allah berfirman yang artinya: ”Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.” (QS Al Bayyinah: 5) Lanjut membaca

Sifat Lembut Dan Halus

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha (yang artinya): “Hendaklah kamu bersikap lemah lembut, karena sikap lemah lembut itu tidak ada pada sesuatu, kecuali akan membuatnya indah, dan tidak hilang dari sesuatu, kecuali akan membuatnya jelek” (HR. Muslim). Sifat lemah lembut dan halus adalah salah satu sifat dan akhlaq yang sangat menonjol pada diri pribadi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Banyak sekali contoh dan teladan puncak tentang sifat dan akhlaq mulia ini di dalam sirah beliau. Lanjut membaca

Surat Perlindungan

Di dalam Al Quran Allah subhanahu wata’ala berfirman: Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (1). Dari kejahatan makhluk-Nya (2). Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3). Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul (4). Dan dari kejahatan pendengki apabila ia mendengki (5). (QS Al-Falaq: 1-5) Lanjut membaca

Obati Hati Dengan Dzikrullah

Salah satu cara untuk mengobati hati yang sakit adalah dengan selalu ingat kepada Allah (dzikrullah). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menggambarkan dzikir bagi manusia seperti air bagi ikan. Apakah yang akan terjadi bila seekor ikan dikeluarkan dan dipisahkan dari air? Tentu ia akan menggelepar dan akhirnya mati. Demikian pula dzikir merupakan kebutuhan yang niscaya bagi setiap manusia. Tanpa dzikir, hati manusia akan menjadi keras dan akhirnya mati. Lanjut membaca

Cinta Nabi Pada Umatnya

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maaf, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?” “Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut. Lanjut membaca

Mengenal Allah

Fitrah setiap manusia pasti merasakan keberadaan Allah. Indera dan akal juga mendukung fitrah tersebut. Bagaimana mungkin alam yang terbentang luas ini ada dengan sendirinya? Bagaimana mungkin alam semesta dengan segenap bagian-bagiannya sampai yang paling kecil sekalipun bisa eksis dalam keteraturan yang mencengangkan? Tidak bisa tidak, Allah pasti ada. Dan lebih dari sekadar ada, Allah pastilah Dzat yang Satu dan Maha Sempurna. Lanjut membaca

Menggapai Derajat Kekasih Allah

Dari Abu Hurairah ra, berkata: Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya Allah Swt telah berfirman, “Barangsiapa memusuhi orang yang setia kepada-Ku (kekasih-Ku), sungguh Aku telah menyatakan perang terhadapnya, dan tidaklah seseorang bertaqarrub kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku sukai daripada hal-hal yang telah Aku fardhukan. Dan tidaklah seseorang hamba terus menerus bertaqarrub kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya. Dan apabila Aku telah mencintainya, jadilah Aku pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar dan penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat dan tangannya yang ia gunakan untuk berjuang dan kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta kepada-Ku pasti Aku akan memberinya, dan jika ia minta perlindungan kepada-Ku pasti Aku memberinya perlindungan.” (HR. Imam Bukhari) Lanjut membaca

Tragedi Parit

Surat Al Buruuj terdiri atas 22 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Asy-Syams. Dinamai Al Buruuj (gugusan bintang) diambil dari perkataan Al-Buruuj yang terdapat pada ayat 1 surat ini. Surat Al-Buruuj berbicara tentang sikap dan tindakan-tindakan orang-orang kafir terhadap orang-orang yang mengikuti seruan para rasul; bukti-bukti kekuasaan dan keesaan Allah; isyarat dari Allah bahwa orang-orang kafir Mekah akan ditimpa azab sebagaimana kaum Fir’aun dan Tsamud telah ditimpa azab; dan jaminan Allah terhadap kemurnian Al- Quran. Lanjut membaca

Esensi Hijrah

Momentum pergantian tahun hijriyah dari tahun 1442 ke tahun 1443, selalu mengingatkan kita ummat Islam pada peristiwa hijrah Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat muhajirin radhiyallahu ‘anhum dari kota Mekkan ke kota Madinah sekitar lima belas abad yang lalu. Peristiwa maha penting dalam sejarah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam itulah yang menjadi dasar pijakan dibalik pemilihan nama kalender Islam tersebut Lanjut membaca