Jalan Mencari Ilmu

Dalam mencari ilmu, seseorang harus mengikhlaskan niat semata-mata karena Allah. “Janganlah mempelajari ilmu untuk berbangga-bangga dihadapan para ulama, atau untuk berdebat dengan orang-orang bodoh, atau untuk memilih majelis yang terbaik (demi mendapat pujian orang). Siapa melakukan hal itu maka nerakalah tempatnya (HR Ibnu Hibban).” “Siapa yang mempelajari satu ilmu yang sepatutnya dilakukan karena mencari ridha Allah, namun dia tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan keuntungan duniawi, maka dia tidak akan mencium bau syurga pada Hari Kiamat (HR Ibnu Hibban).” Lanjut membaca

Surat Ad Dhuha

Surat Adh-Dhuha terdiri atas sebelas ayat, termasuk golongan surat makiyyah dan diturunkan sesudah surat Al-Fajr. Nama Adh-Dhuha diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, artinya: waktu matahari sepenggalahan naik. Pokok-pokok isinya: Allah swt sekali-kali tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad saw, isyarat dari Allah swt bahwa kehidupan Nabi Muhammad saw dan dakwahnya akan bertambah baik dan berkembang, larangan menghina anak yatim dan menghardik orang-orang yang minta-minta, dan perintah menyebut-nyebut nikmat yang diberikan Allah sebagai tanda bersyukur. Lanjut membaca

Akhlaq Mulia

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Mukmin yang paling baik imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad, dan Darimi). Hadits ini menegaskan tentang pentingnya akhlaq dalam Islam. Selaras dengan hadits ini, Rasulullah saw bersabda: “Tiada sesuatu pun yang lebih memberatkan timbangan seorang hamba mukmin pada hari kiamat dari akhlaq yang mulia.” (HR. At-Timidzi). Adapun akhlaq dalam Islam sangat luas cakupannya, mencakup akhlaq terhadap orang lain dan akhlaq terhadap lingkungan binatang, tumbuh-tumbuhan, dan alam pada umumnya. Lanjut membaca

Meraih Khusyu’ Dalam Sholat

Sholat bukanlah sekadar sekumpulan gerakan fisik, akan tetapi adalah aktivitas fisik dan batin sekaligus. Sholat yang benar adalah sholat yang dipenuhi adab-adabnya. Adab fisik dalam sholat tidak lain adalah menunaikan gerakan-gerakan sholat dengan sempurna dan tumakninah. Adapun adab batin dalam sholat adalah menunaikannya dengan khusyuk. Kekhusyukan dalam sholat sangatlah penting. Allah SWT berfirman, “Dan tegakkanlah sholat untuk mengingat-Ku.” (QS Thaha: 14) Maksud ayat ini, mengingat Allah adalah kewajiban yang harus kita lakukan dalam sholat. Jika seseorang tidak khusyuk alias lalai dalam sholatnya, bagaimana ia mengingat Allah? Lanjut membaca

Pengorbanan

Di setiap bulan Dzulhijjah umat Islam biasanya melaksanakan ibadah haji.  Sejalan dengan pelaksanaan Ibadah Haji, umat Islam juga merayakan hari raya Idul Adha dan melaksanakan Ibadah Qurban. Qurban sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur’an bermula ketika Nabi Ibrahim As diminta Allah SWT untuk menyembelih anaknya sendiri Nabi Ismail As, yang mana kemudian atas kekuasaanNya Ismail diganti dengan seekor sembelihan yang besar (kibas). Disebutkan dalam Al Qur’an, Allah memberi perintah melalui mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk mempersembahkan Ismail. Hal sebagaimana diabadikan dalam Al Quran Surat Ash Shaaffat ayat 102-107. Lanjut membaca

Rahasia Shalat

Ada seorang lelaki kaya dan tanpan yang merayu seorang wanita yang sudah bersuami agar mau melakukan berzina dengannya. Segala tipu daya ia lakukan untuk meruntuhkan keteguhan iman sang wanita.. Ia adalah seorang istri yang taat kepada suaminya. Suaminya sendiri adalah seorang yang taat pula. Perihal rayuan lelaki itu ia adukan kepada suaminya. Sang suami menanggapi istrinya dengan tenang-tenang saja. Sang suami berkata kepada istrinya: ”Katakan kepada laki-laki itu bahwa engkau akan mau menuruti godaannya, yaitu berzina dengannya. Cuma, dia mesti memenuhi satu persyaratan dahulu”. Lanjut membaca

Jalan Yang Mudah

Dalam Al Quran Allah SWT berfirman: Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, Dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga),Maka kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. (QS. Al-Lail: 5-7). Allah menerangkan bahwa orang yang memberikan hartanya dan mengeluarkannya pada jalan yang baik yang diridai-Nya, berupa yang wajib ataupun sunah dan bertakwa mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhkan diri dari segala larangan-Nya; serta membenarkan adanya pahala yang terbaik, ialah surga. Allah akan menyediakan dan menyiapkan baginya jalan-jalan yang mudah. Lanjut membaca

Kiat Mencintai Nabi SAW

Setiap orang beriman pasti ingin mencintai dan meneladani sang panutan yaitu Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Karena demikian itu adalah bagian dari keimanannya. Hal ini berdasarkan Hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda dalam satu hadits: “Tidak sempurna keimanan setiap kalian sampai aku lebih kalian cintai daripada orang tua kalian, daripada anak kalian, dan daripada seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim). Untuk bisa benar-benar mencintai Nabi Muhammad SAW, bisa dilakukan hal-hal berikut ini: Lanjut membaca

Doa Buruk

Dari Jabir bin Abdillah ra, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Janganlah kalian berdoa buruk untuk diri kalian. Janganlah kalian berdoa buruk untuk anak-anak kalian. Dan janganlah kalian berdoa buruk untuk harta kalian. Jangan sampai (saat berdoa buruk itu) kalian justru menepati suatu saat (mustajab) dimana begitu Allah diminta padanya dengan satu permintaan, Dia langsung mengabulkannya untuk kalian” (HR. Muslim). Dan menurut riwayat lain dalam Sunan Abu Dawud, ada tambahan: “Dan janganlah kalian berdoa buruk untuk pembantu-pembantu kalian”. Lanjut membaca

Adab Berpakaian

Adab berpakaian dalam Islam. Menutup aurat. Untuk wanita, menutup seluruh bagian tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangannya. Sedangkan untuk laki-laki, paling tidak menutup bagian antara pusat dan lutut. Menjaga kebersihan pakaian, karena kebersihan adalah sebagian dari iman. Berpakaian bagus tanpa diiringi rasa sombong. Seorang sahabat pernah berkata kepada Nabi saw,”Sesungguhnya Fulan suka berpakaian bagus dan bersandal bagus.” Maka Nabi saw bersabda,”Sesungguhnya Allah itu indah, dan Dia menyukai keindahan. Adapun sombong itu adalah menolak kebenaran dan menganggap rendah orang lain.” (HR Muslim). Lanjut membaca