Hikmah Zakat

Secara bahasa zakat berarti tumbuh, bersih, berkembang dan berkah; sedangkan secara istilah berarti menyerahkan kadar harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang tertentu untuk diberikan kepada yang berhak sesuai dengan ketentuan Islam. Di dalam al-Qur’an terkadang disebut juga dengan istilah shodaqoh dan infaq. Zakat sebagai sarana pembersih jiwa, sebagaimana dalam firman Allah SWT yang artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. At Taubah; 103). Lanjut membaca

Yang Meresahkan Hati

Hidup ini penuh dengan liku-liku dan cobaan. Antara lain kesedihan dan keresahan karena memikirkan sesuatu yang  belum tercapai, dan itu namanya  “Al Ham”  atau al Humuum “. Atau karena memikirkan sesuatu yang sudah terluput dari diri kita, dan itu namanya “Al Huzn”  atau “Al Ahzaan” .  Dalam hidup ini juga ada sesuatu yang membuat kita lemah dan tidak berdaya. Karena memang kita tidak punya sesuatu yang menjadikan diri kita kuat, antara lain adalah “Al ‘ajzu wal kasal” (Lemah dan bermalas-malasan) dengan alasan dan sebab apapun. Lanjut membaca

Manfaat Membaca Hamdalah

Membaca Hamdalah tidak kalah pentingnya dengan kalimat Tauhid atau kalimat Takbir. Seluruh kalimat tersebut, tujuan utamanya adalah menyanjung Allah SWT, mengagungkan dan memujinya serta menyandarkan kemuliaan dan tauhid kepada-NYA. Oleh karena itu, diantara keutamaan membaca Hamdalah diantaranya adalah sebagai berikut: Membaca Hamdalah adalah suatu ungkapan yang dapat melapangkan dada dan menghilangkan semua kotoran dan keburukan yang ada di dalam hati. Lanjut membaca

Menuju Jiwa Yang Bersih

Beribadah kepada Allah secara ikhlas, dengan cara melaksanakan berbagai amalan wajib atau sunnah. Hal ini dilakukan dengan pengertian bahwa manfaatnya bukan untuk Allah, tetapi untuk dirinya sendiri. Banyak orang mengira tatkala ia melakukan satu perintah, semisal shalat atau infak, maka ia menganggap bahwa ibadah tersebut adalah untuk Allah. Maha Suci Allah, dari pengetian seperti itu. Dia adalah Dzat yang tidak memerlukan bantuan siapa pun, atau membutuhkan sesuatu. Dia Maha Kaya lagi Maha Terpuji, tidak butuh kepada makhluk, bahkan makhluklah yang membutuhkan-Nya. Lanjut membaca

Maulid Dan Cinta

Dari Abdullah bin Mas’ud radliyallahu anhu, beliau bercerita: Seorang lelaki datang kepada Rasulullah sholallahu alaihi wasallam dan bertanya: Ya Rasulallah, bagaimanakah menurut Baginda bila ada seseorang yang mencintai sekelompok orang (mulia), namun ia tidak bisa seperti mereka? Maka Rasulullah SAW pun bersabda: “Seseorang akan bersama siapa yang dicintainya”.  (HR. Al Bukhari dan Muslim). Lanjut membaca

Menikmati Qiyamullail

Hidup tentram dengan kebeningan hati yang  mampu mencerna seluruh peristiwa dan pengalaman hidup dengan penuh makna kebaikan dan keindahan di bawah kesejukan dari naungan Rahmat Allah adalah impian setiap hamba Allah. Karena itulah Allah yang amat sayang kepada hamba-Nya sudah menunjukkan jalan untuk mewujudkannya. Allah menjamin siapa yang meretas jalan ini pasti Allah curahkan RahmatNya sehingga hidupnya jadi penuh makna, kebaikan dan ketentraman jiwa. Lanjut membaca

Bahagia Dengan Berdzikir

Allah subhanu wata’alah berfirman yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang hari”.(QS. Al Ahzab: 41). Dalam ayat ini Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk banyak bedzikir kepada-Nya; karena pada hakikatnya seorang hamba memang sangat perlu berdzikir mengingat Allah. Bahkan merupakan kebutuhan yang sangat urgen. Orang yang selalu berdzikir insya Allah aman dari gangguan syetan dan dijaga dari mengikuti hawa nafsu yang tidak baik, bukankah ia berada dibenteng yang kokoh yaitu penjagaan Allah SWT. Lanjut membaca

Pentingnya Sehat Wal Afiat

Kita semua sering mendengarkan doa agar kita diberikan sehat wal ‘afiat. Al ‘aafiyah itu tidak sekedar sehat jasmani dan rohani,  tetapi juga terhindar dari stres dan hal hal yang menyusahkan hati dan fikiran kita. Bahkan juga terhindar dari semua penyakit yang tidak bisa di obati oleh para dokter di antaranya penyakit wabah yang belum di temukan vaksinnya. Dengan demikian setiap orang yang mendapatkan ‘al ‘aafiyah pasti dia sehat secara fisik, tapi tidak setiap orang yang sehat fisik belum tentu mendapatkan al’ aafiyah. Meskipun dalam bahasa pada umumnya di sebut semoga selalu Sehat wal ‘aafiyat. Lanjut membaca

Tahun Baru Hijriyah

Kita telah memasuki bulan Muharram tahun 1442 Hijriah. Seakan tidak terasa, waktu berjalan dengan cepat, hari berganti hari, pekan, bulan, dan tahun berlalu silih berganti seiring dengan bergantinya siang dan malam. Bagi kita, barangkali tahun baru ini tidak seberapa berkesan karena negara kita tidak menggunakan kalender Hijriah. Akan tetapi sebagai seorang muslim kita perlu untuk sejenak menghayati beberapa hal yang terkait dengan penanggalan Islam ini. Beberapa hal yang seyogyanya kita jadikan renungan: Lanjut membaca

Hakekat Rezeki

Rezki adalah sesuatu yang telah di karuniakan oleh Allah SWT berupa Harta benda dan kekayaan, anak, istri, rumah, kesehatan dan yang Lainnya. Imam At Thobari mendefinisikan rezki sebagai berikut: “Sesuatu yang di makan oleh semua yang hidup (di muka bumi ini) yang menjadi sebab dia hidup dan yang menyehatkan dan menumbuhkan jasadnya”. Rezki setiap orang itu sudah ditentukan oleh Allah SWT sejak ia berada di rahim ibunya ketika genap berusia Empat bulan atau 120 Hari di dalam Hadits Nabi saw yang artinya: “Kemudian dikirim kepadanya malaikat, kemudian malaikat itu diperintahkan untuk meniupkan ruh padanya, dan di perintahkan untuk menentukan rezekinya, ajalnya, amalnya dan apakah dia termasuk orang yang celaka atau bahagia. (HR. Bukhari & Muslim} Lanjut membaca