Cara Manasik Haji

Kita sudah berada di bulan Dzulqa’dah. Umat Islam Indonesia yang telah terdaftar sebagai calon jamaah haji tahun ini, mulai diberangkatkan menuju tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. Mereka secara bergelombang meninggalkan kampong halamannya di tanah air untuk memenuhi panggilan Ilahi melaksanakan ibadah rukun Islam yang kelima. Mereka menempuh perjalanan yang jauh untuk mendapatkan ridlo Ilahi dan haji mabrur. Lanjutkan membaca

Menyambut Panggilan Haji

Sebentar lagi calon jamaah haji akan meningggalkan tanah air untuk melkasanakan ibadah di tanah suci Makkah dan sekitarnya. Kita bergembira dan bersyukur atas besarnya semangat dan antusiasme masyarakat muslim dalam menunaikan ibadah haji. Kita berdoa dan berharap semoga seluruh jamaah diberi kemudahan dan kelancaran untuk memperoleh haji mabrur, yang berbalas Surga. Tentu saja banyak sekali hikmah, ibrah dan pelajaran yang bisa kita petik dari perjalanan ibadah haji ini. Lanjutkan membaca

Pertahankan Nilai Ramadhan Dalam Kehidupan

Bulan Ramadhan memang telah meninggalkan kita. Selama sebulan kita berpuasa dan menahan nafsu. Ramadhan telah pergi, namun dia juga meninggalkan nilai-nilai yang amat berharga dan jangan sampai kita tinggalkan. Ada empat peninggalan nilai Ramadhan yang telah mendidik kita dan perlu dipertahan dalam menjalani kehidupan berikutnya setelah berlalunya bulan Ramadhan. Lanjutkan membaca

Zakat Fitrah Dan Konsistensi Berinfaq

Zakat fitrah ialah zakat yang wajib ditunaikan oleh setiap muslim atas nama dirinya dan yang dibawah tanggung jawabnya, pada penghujung bulan Ramadhan, sebelum sholat Idul Fitri, bila yang bersangkutan memiliki kelebihan harta untuk keperluan pada hari itu dan malam harinya. Adapun kadar yang dibayarkan adalah satu sha’ (kurang lebih 2,2 kg atau yang biasa digenapkan menjadi 2,5 kg) dari bahan pokok setiap daerah. Lanjutkan membaca

Meraih Keutamaan Ramadhan

Bulan suci Ramadhan adalah bulan istimewa, karena Allah Ta’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengkhususkannya dengan berbagai bentuk keistimewaan yang tidak terjadi pada bulan-bulan yang lain. Salah satu keistimewaan khusus itu adalah dibelenggu dan dirantainya syetan-syetan selama Ramadhan. Sehingga menjadi kesempatan bagi seluruh umat Islam untuk memaksimalkan ibadah. Berikut ini beberapa keutamaan bulan Ramadhan. Lanjutkan membaca

Ramadhan Bulan Pensucian Jiwa

Bulan Ramadhan adalah momentum istimewa yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh setiap orang beriman untuk melakukan tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) demi mencapai derajat keimanan, ketaqwaan dan kesalehan yang lebih tinggi. Allah swt telah menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang paling kondusif bagi setiap orang beriman untuk menyucikan jiwanya dan menempa dirinya agar menjadi pribadi mukmin sejati. Lanjutkan membaca

Menyambut Datangnya Ramadhan

Bagaimana sikap hati dan diri kita dalam menyongsong dan menyambutnya? Bagaimana ketika tahu bahwa Ramadhan sudah semakin dekat dan telah di ambang pintu? Apakah hati merasa berat karena akan bertemu dengan bulan beban yang serba memberatkan, merepotkan dan mengekang kebebasan? Atau tidak merasa berat, tapi sikap hati biasa-biasa dan santai-santai saja? Atau hati serasa berbunga-bunga karena demikian rindunya ingin segera bersua dengan kekasih hati, sang tamu agung nan mulia, yang senantiasa ditunggu-tunggu kehadirannya? Lanjutkan membaca

Taushiyah Jelang Ramadhan

Salah satu bentuk persiapan terbaik dalam rangka penyambutan istimewa bagi kehadiran bulan suci Ramadhan yang segera tiba, adalah dengan melakukan pembersihan hati dan penyucian jiwa. Dan tobat merupakan salah satu wasilah (sarana) terbaik untuk tujuan itu. Karena mengapa hati perlu dibersihkan, dan jiwa harus disucikan, adalah karena hati dan jiwa itu kotor dan penuh noda. Dan yang mengotorinya adalah dosa-dosa (QS. Al-Muthaffifin: 14). Lanjutkan membaca

Menghilangkan Dendam

Hal yang harus senantiasa kita yakini bersama, bahwa orang yang paling mulia di sisi Allah itu adalah orang yang bertaqwa, dan taqwa itu adanya di hati yang bersih (bersih dari segala penyakit hati), karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan kepada kita dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim, bahwa sebaik apapun ibadah seseorang, tapi kalau masih mempunyai penyakit hati, maka ibadahnya berpotensi akan habis karena akan Allah berikan kepada orang orang yang disakitinya. Lanjutkan membaca