Hati Yang Lapang

Ditulis oleh • Jul 25th, 2018 • Kategori: Kisah
  • Sumo

Dikisahkan oleh  Anas bin Malik r.a., “Kami tengah duduk bersama Rasulullah saw. Lalu beliau bersabda, ‘Akan muncul di hadapan kalian seorang dari penduduk surga.’ Setelah itu muncullah seorang lelaki Anshar sembari merapikan jenggotnya karena habis berwudu, sementara tangan kirinya membawa sandal.”  Pada hari berikutnya, sebelum lelaki tersebut datang, Rasulullah bersabda dengan sabda yang serupa. Begitulah yang juga terjadi pada hari yang ketiga. Hal ini membuat Abdullah bin Amr bin Ash r.a. merasa penasaran, apa kiranya yang membuat lelaki tadi selama tiga hari berturut-turut dikatakan Rasulullah saw. sebagai penduduk surga.
Abdullah bin Amr bin Ash kemudian meminta izin kepada lelaki tersebut untuk bermalam di rumahnya selama tiga hari. Beliau ingin melihat apakah yang dikerjakan lelaki tersebut sehingga mendapat predikat penduduk surga. Ia tidak melihat lelaki tersebut bangun malam kecuali apabila ia membalikkan tubuhnya ia berzikir kepada Allah dan bertakbir sampai ia bangun untuk melaksanakan salat fajar. Abdullah r.a. berkata, “Saya tidak pernah mendengar ia berbicara, kecuali yang baik.”
Setelah tiga malam berlalu, Abdullah r.a. berkata, wahai hamba Allah  selama tiga hari berturut-turut saya mendengar Rasullah bersabda tentang dirimu dengan mengatakan, “Akan muncul kepada kalian seorang dari penduduk surga.” Karena itu, aku bermalam bersamamu selama tiga hari untuk melihat apa yang engkau lakukan, tetapi aku tidak melihatmu melakukan amal yang banyak, lalu apakah yang engkau lakukan sehingga disebut Rasulullah sebagai penduduk surga? Lelaki itu menjawab, “Tidaklah ia kecuali apa yang engaku lihat.” Lalu ketika saya berpaling ia memanggilku, “Tidaklah ia kecuali yang engkau lihat, hanya saja aku tidak mempunyai rasa iri dengki kepada siapa pun dari orang muslim yang mendapatkan kebaikan dari Allah Taala. Abdulah bin Amr bin Ash berkata, “Sifat inilah yang menyampaikanmu kepada kedudukan yang tinggi dan inilah yang sulit dilakukan orang-orang.”

Di-tag sebagai:

Harap mencantumkan alamat website ini jika Anda menyalin tulisan ini.
Kirim email pada penulis ini | Lihat seluruh tulisan oleh

Beri komentar