Jaminan Bagi Dai

Ditulis oleh • Nov 24th, 2017 • Kategori: Kolom Ketua IKADI
  • SumoMe

Ada tiga macam kelompok manusia yang mendapat jaminan Allah azza wa jalla. Bila mereka hidup di dunia maka akan tercukupkan rezekinya dan bila wafat akan dimasukkan kedalam surgaNYA. Beberapa kelompok manusia itu disebutkan dalam hadist Imam Abu Daud no 2949 yang dishahihkan oleh asy syaikh al Bani Rahimahullah. Pertama, barangsiapa memasuki rumahnya kemudian mengucapkan salam, maka ia akan mendapat jaminan dari Allah azza wa jalla. Maksudnya adalah, betapa pentingnya seorang Dai juga memperhatikan keharmonisan rumah tangganya. Hal ini dicontohkan oleh Rasulullah shalalahu ‘alaihi wasallam yang diceritakan oleh aisyah, bahwa Rasulullah shalalahu ‘alaihi wasallam selalu memasuki rumahnya dengan mengucap salam, mengukir senyum, serta mengecup kening, dan terkadang “maaf” bibirnya. Hal ini patut menjadi perhatian, karena Allah azza wa jalla bisa jadi menitipkan keberkahan rezeki lewat jalan istri dan anak kita dalam doanya. Dan bisa jadi dakwah kita akan sukses karena kita memenuhi hak-hak istri dan anak” kita, baik dalam sisi jasmani maupun rohaninya.

Kedua,  Barangsiapa keluar rumah menuju masjid, maka Allah memberikan jaminan terhadap orang tersebut. Artinya disini, setiap pendakwah haruslah terikat dengan masjid, masjid ibarat rumah kedua baginya, bukan malah warung kopi yang menjadi tongkrongannya. Saat di masjid, seorang pendakwah seharusnya bisa punya kontribusi lebih untuk memakmurkan masjid, ide dan gagasannya selalu bisa bermanfaat untuk menghidupkan cahaya dakwah dalam masjid tersebut.

Ketiga, Barangsiapa seorang manusia berjuang fisabilillah, maka hidupnya dalam jaminan Allah azza wa jalla. Maksudnya disini adalah segala kegiatan dalam hidupnya, mulai dari bangun tidur hingga terlelap kembali haruslah diniatkan untuk Allah azza wa jalla. Apabila sedikit bergeser niat kita dalam hidup yang tidak untuk Allah azza wa jalla, maka kita akan ditimpa kekecewaan yang dalam. Tetapi sebaliknya, bila kita melakukan semua hal dengan niat untuk Allah, menjalani prosesnya yakin bahwa hanya Allah yang bisa membantunya, serta saat berhasil ia sadar semua itu pemberian dari Allah, maka dalam diri orang tersebut akan diberi ketenangan serta semangat yang lebih untuk bertaqwa kepada Allah azza wa jalla. Semoga kita termasuk, dari ketiga macam kelompok manusia tersebut, agar dapat selamat di dunia dan bahagia di surgaNYA Wallahu’alam Bishawab.

Harap mencantumkan alamat website ini jika Anda menyalin tulisan ini.
Kirim email pada penulis ini | Lihat seluruh tulisan oleh

Beri komentar