Kematian Itu Dekat

Ditulis oleh • Agu 11th, 2017 • Kategori: Kolom Ketua IKADI
  • SumoMe

itu dekatSaudaraku, Sesungguhnya kematian itu dekat sekali.  Rasulullah shalallah alaihi wasallam bersabda kepada Abdullah bin Umar RA: “Bersikaplah kamu di dunia ini seperti pendatang, atau pelintas jalan”. (HR. Al-Bukhari). Saudaraku, Kematian kita itu sangat dekat. Kematian kita itu terlalu dekat.  Kematian kita itu bisa datang mendadak. Kematian kita itu bisa datang secara tiba tiba. Kematian kita itu bisa datang kapan saja, di mana saja, bahkan tanpa pendahuluan. Dan kematian itu bukan akhir dari segalanya. Kematian itu justru awal dari segalanya. Kematian itu awal dari perjalanan barzakh yang amat sangat panjang. Kematian itu awal dari kehidupan akhirat. Dan kematian itu adalah awal dari perjalanan keabadian.

Berikut ini beberapa manfaat dari memperbanyak mengingat kematian. Diantaranya adalah: Mempercepat taubat. Termasuk mengembalikan hak hak orang lain, dan meminta maaf kepada mereka yang pernah kita zhalimi. Mempercepat melunasi utang utang. Termasuk cicilan, arisan dan janji janji. Menulis surat wasiat untuk ahli waris. Mengulang-ulangi pesan pesan itu secara lisan. Mengoptimalkan amal ibadah. Terutama i’tikaf di masjid dan tilawah Al-Qur’an. Merasakan qana’ah (rasa puas dan bahagia) dengan rezeki dari Allah. Menjauhkan rasa hasad terhadap orang lain. Menghilangkan kebencian kepada sesama muslim. Menghentikan permusuhan dengan sesama muslim. Memperbanyak dzikir. Terus berdzikir dan berdzikir sesuai Sunnah. Memperbanyak amal amal jariyah, yang pahalanya berjalan terus setelah kita wafat. Menghilangkan rasa susah dan galau karena dunia. Memperbanyak do’a memohon Husnul Khatimah dan Syurga, untuk diri dan semua orang yang kita cintai…!!!

Di-tag sebagai:

Harap mencantumkan alamat website ini jika Anda menyalin tulisan ini.
Kirim email pada penulis ini | Lihat seluruh tulisan oleh

Beri komentar