Lupa Penderitaan

Ditulis oleh • Jan 11th, 2018 • Kategori: Mutiara Hadits
  • Sumo

Rasulullah Shallallahu Alaihis Sallam yang bersabda, “Pada Hari Kiamat penghuni neraka, yang dulunya penghuni dunia yang paling enak hidupnya didatangkan, lalu dicelupkan sekali saja ke neraka. Pernah merasakan kenikmatan?’ Orang tersebut menjawab, ‘Tidak, demi Allah, wahai Tuhanku.’ Penghuni surga, yang dulunya penghuni dunia yang paling menderita didatangkan, lalu dicelupkan sekali saja ke surga. Dikatakan kepadanya, ‘Hai anak Adam, apakah engkau pernah melihat kesengsaraan?’ Orang itu menjawab, ‘Tidak, demi Allah. Aku tidak pernah merasakan penderitaan dan melihat kesengsaraan sebelum ini’.” (HR. Muslim).

Kendati merasakan berbagai macam penderitaan selama hidup di dunia, maka ketika ia melihat nikmatnya surga, ia seolah belum pernah menderita sama sekali selama hidup di dunia. Jawaban yang diberikan orang mukmin penghuni surga ini bukan jawaban bohong dan mengada-ngada. Jawaban ini semata-mata muncul karena perasaan yang menguasai dirinya sesudah mereka dicelupkan kedalam surga. Kenikmatan surga benar-benar telah melupakan semuanya.

Di sana, mereka melihat istana surga yang dibangun dari batu bata emas dan perak. Ia lihat sungai-sungai yang dibawahnya mengalir sungai-sungai susu, madu, kharm, dan air, di sebuah pemandangan menakjubkan, yang belum pernah ia lihat di dunia. Di sana, ia lihat tanah surga berasal dari za’faran, lumpurnya dari kesturi, dan krikilnya dari mutiara. Di sana, ia lihat bidadari-bidadari jelita, yang jika salah seorang dari mereka melihat dari langit, tentu ia menutup sinar matahari. Di sana ialihat istana-istana seperti kemah, dibuat dari mutiara dan di dalamnya ada istri-istri orang Mukmin. Di sana ia lihat burung-burung dengan warna-warninya yang amat menarik. Dan, seabrek kenikmatan lainnya. Itu semuanya membuatnya lupa kesengsaraan yang pernah ia lihat di dunia. Lalu, ia bersumpah dengan nama Allah SWT bahwa ia tidak pernah melihat kesengsaraan dan mengalami penderitaan sebelum ini.

Harap mencantumkan alamat website ini jika Anda menyalin tulisan ini.
Kirim email pada penulis ini | Lihat seluruh tulisan oleh

Beri komentar