Membakar Dosa-Dosa

Ditulis oleh • Mei 22nd, 2019 • Kategori: Taujih
  • Sumo

Nabi sholallahu alaihi wassalam pernah bersabda:”Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan atas dasar iman dan berharap-harap balasan dari Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” Dalam kesempatan yang lain Rasulullah SAW juga bersabda:”Barangsiapa berdiri (shalat tarawih) pada bulan Ramadhan atas dasar iman dan berharap-harap balasan dari Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” Kedua hadits ini jelas-jelas menyatakan bahwa ibadah di bulan Ramadhan memang bisa membakar dosa-dosa kita. Tapi ada syaratnya, yaitu ibadah puasa kita dan ibadah lainnya harus didasari iman dan pengharapan akan balasan dari Allah.

Kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan adalah sebuah seruan keimanan. Allah berseru kepada orang-orang yang beriman,”Ya ayyuhal ladzina amanu (Wahai orang-orang yang beriman).” Ketika Allah berseru seperti ini, apakah kita merasa diseru? Jika ya, berarti dalam hati kita ada iman. Kutiba ‘alaikumush shiyam (Diwajibkan atas kalian berpuasa). Demikian Allah melanjutkan seruannya kepada orang-orang yang merasa beriman.

Disamping keimanan, pengharapan akan balasan dari Allah juga mesti kita miliki agar puasa kita benar-benar bisa membakar dosa. Berharap balasan dari Allah berarti senantiasa berhitung sudah seberapa hebat kira-kira usaha kita dalam mencari balasan tersebut. Apa sajakah yang sudah saya lakukan sehingga saya layak mendapat balasan dari Allah? Demikianlah kita terus berhitung, sehingga kita senantiasa termotivasi untuk giat melakukan berbagai amalan kebaikan. Banyaknya amalan kebaikan kita selama Ramadhan seolah-olah menjadi bukti bahwa kita sedang bertaubat ‘kembali kepada Allah’. Kita ingin mendekat kepada-Nya.

Disamping banyak melakukan amalan kebaikan, kita juga hendaknya banyak-banyak memohon ampunan kepada Allah atas dosa-dosa yang telah kita lakukan. Kita sesali segala dosa yang telah kita perbuat lalu kita bermohon kepada Allah agar Ia berkenan menghapusnya. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf maka maafkanlah daku. Akhirnya, dengan permohonan ampunan yang tulus diiringi dengan berbagai amalan kebaikan selama bulan Ramadhan, kita berharap Allah akan berkenan mengampuni semua dosa kita yang telah lalu. Allahumma amin.

Harap mencantumkan alamat website ini jika Anda menyalin tulisan ini.
Kirim email pada penulis ini | Lihat seluruh tulisan oleh

Beri komentar