Memotivasi Diri Untuk Bahagia

  • Sumo

Saudaraku, diantara kita banyak yang tertimpa musibah bertubi-tubi. Yang dirasakan saat itu adalah: Sedih dan marah, Dunia mendadak sempit. Rezeki seolah enggan mendekat. Malu bertemu dengan orang lain karena pasti akan disalahkan. Kesepian karena dijauhi teman bahkan keluarga. Merasa tak nyaman secara fisik karena dada selalu berdebar. Kehilangan orientasi hidup. Terbayang bahwa mati lebih indah dari hidup. Maka di saat seperti itu, harus ada upaya memotivasi diri agar bahagia.

Adapun caranya adalah : Bersangka baik kepada Allah SWT. Bertaubat kepada Allah. Perbanyak i’tikaf dimasjid. Melipat gandakan ibadah dengan ikhlas dan khusyu’. Berdzikir tanpa putus dan sesuai sunnah. Memperbanyak tilawah Al-Qur’an. Bersilaturrahim dengan orang-orang shaleh. Memperbanyak sedekah. Memperbanyak senyum walaupun terkadang harus dipaksakan. InsyaAllah, upaya tersebut akan membuahkan hasil berupa : Ketenangan hati hingga deritanya menjadi ringan. sibuk dengan amal sholeh, hingga lupa deritanya. Berdamai dengan takdir Allah. Berbahagia, dan sadar bahwa seluruh takdir Allah adalah baik dan menguatkan jiwa. Berbahagialah. Ya Rahman, Bahagiakan hidup kami di dunia dan di akhirat (@msdrehem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.