Panggilan Untuk Yang Menjauh

Ditulis oleh • Feb 12th, 2018 • Kategori: Kolom Ketua IKADI
  • Sumo

Wahai jiwa yang tidur, bangunlah. Wahai jiwa yang malas, bangkitlah. Wahai jiwa yang kotor, bersihkanlah. Wahai jiwa yang lemah, berlatihlah. Wahai jiwa yang sakit, berobatlah. Wahai jiwa yang lalai, sadarlah. Wahai jiwa yang bodoh, belajarlah. Wahai jiwa yang keras, melunaklah. Wahai jiwa yang pemarah, peramahlah. Wahai jiwa yang takabbur, tawadhu’lah. Wahai jiwa yang pendendam, pemaaflah. Wahai jiwa yang gelisah, tenanglah. Wahai jiwa yang pendosa, bertaubatlah. Wahai jiwa yang membelakang, menghadaplah ke mari. Mari ke masjid, di sini ada kasih sayang Allah. Mari shalat lebih khusyu’, lebih lama, lebih banyak, di sini ada kekuatan.Mari baca Al-Qur’an lebih lama dan lebih paham, di sini ada obat sejati, di sini ada ilmu tiada habisnya.

Mari berdzikir sunnah lebih panjang dan lebih dihayati, di sini ada ketenangan. Mari berdo’a lebih rinci dan lebih diresapi, di sini ada solusi hakiki. Mari bertaubat nasuhah, ulang-ulangi istighfar itu ribuan kali, dengan mengingat dan menyesali semua dosa, di sini ada kesucian yang membahagiakan.Mari bersimpuh di pangkuan ibu dan bapak, cium tangan keduanya, mohon maaf dan ridha keduanya, di sini ada ridha Allah. Mari kita berjabat hati, berpelukan jiwa, saling memohon maaf dengan sangat tulus, di sini ada kemuliaan. Ya Rahman ya Rahim, Jiwa kami kotor, beri kami kesadaran!  Hati kami keruh, karuniai kami hati yg bersih!

Saudaraku, Ayo bangkitlah…Berlarilah kepada Allah SWT. Sekarang….Sekarang juga…!!! 

Harap mencantumkan alamat website ini jika Anda menyalin tulisan ini.
Kirim email pada penulis ini | Lihat seluruh tulisan oleh

Beri komentar