Profil

  • SumoMe

Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) adalah organisasi kemasyarakatan yang bertujuan untuk mewadahi aktivitas para da’i dalam mendayagunakan potensinya untuk kemaslahatan umat dan bangsa melalui aktivitas dakwah Islamiyah yang membawa rahmat.

Organisasi ini tercatat pada Akta Notaris Ny. Trie Sulistiowarni Nomor Satu Tanggal 8 Januari 2003, dengan nama Ikatan Da’i Indonesia. Kemudian disahkan dengan SK Kementerian Hukumdan HAM Republik Indonesia dengan Nomor: AHU-00101.60.10.2014.

Visi IKADI

Menjadi lembaga profesi da’i yang mampu mengoptimalkan potensi para da’i dalam menegakkan nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Misi IKADI

  1. Membangun pemahaman Islam berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah sesuai manhaj ulama salafush shaleh bagi segenap umat manusia.Membangun sikap hidup ber-Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
  2. Menyebarkan, mengamalkan dan membela nilai-nilai Islam.
  3. Meningkatkan ukhuwah Islamiyah antara ummat.
  4. Meningkatkan kemampuan dan peran da’i dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan IKADI

  1. Mengembangkan potensi da’i muslim dalam mengemban amanat penyebaran dakwah kepada masyarakat dalam rangka terealisasinya Islam Rahmatan Lil-‘Alamin.
  2. Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga dakwah islam dan organisasi lainnya untuk pengembangan kegiatan sosial, budaya, intelektual dan ekonomi.
  3. Mengembangkan kelembagaan pendidikan Islam, antara lain dengan meningkatkan SDM pendidikan dan para peserta didik.
  4. Meningkatkan keterlibatan da’i muslim dalam kegiatan pendalaman keagamaan dan pembinaan umat.
  5. Memberikan sumbangan pemikiran dalam mengembangkan sistem pendidikan pada lembaga-lembaga pendidikan terutama pesantren-pesantren dan lembaga pendidikan Islam.
  6. Menyelenggarakan dan mengupayakan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa muslim.
  7. Menyelenggarakan takaful da’i.
  8. Menyelenggarakan riset, kajian ilmiah dan islamisasi ilmu pengetahuan serta publikasi masalah-masalah keislaman.

Sifat dan Ciri Keorganisasian

  1. IKADI merupakan organisasi kemasyarakatan yang bersifat keislaman yang diwujudkan dalam bentuk ukhuwah dan silaturrahim dalam membina dan mengembangkan ta’aruf (saling mengenal), ta’awun (saling menolong) dan taushiat (saling berwasiat) di jalan kebenaran guna memperkukuh kesatuan dan persatuan bangsa serta mengangkat harkat dan martabat ummat manusia.
  2. IKADI adalah organisasi berciri keterbukaan dalam penerimaan anggota, menampung aspirasi, partisipasi, prakarsa dan dinamika anggota.
  3. IKADI berciri kemandirian yang dicerminkan dalam sikap organisasi yang memiliki otonomi dalam pemikiran, pengambilan keputusan, penyelenggaraan kegiatan secara amal jamai terutama bertumpu pada kemampuan pemikiran, upaya dan sumber daya sendiri sesuai dengan program yang telah ditetapkan.
  4. IKADI berciri kekeluargaan yang diimplementasikan pada pengembangan wawasan kebangsaan dan kebersamaan untuk menumbuhkan sikap kekeluargaan dai serta berpartisipasi dalam pemersatu ummat, masyarakat, bangsa dan negara.