Memperhatikan Waktu

Waktu adalah kehidupan. Siapa yang menghargai waktu berarti menghargai kehidupannya. Siapa tidak menghargai waktu pasti ia sedang menjadi mayat berjalan. Waktu adalah saat-saat yang menentukan. Siapa tidak menentukan hal-hal penting setiap saat maka dia dalam kondisi genting. Kalau ada yang mengatakan bahwa waktu itu mahal harganya, itu benar. Jika anda pernah mendengar seseorang mengatakan bahwa waktu itu adalah emas, nyatanya demikian. Waktu semakin menanjak nilai jualnya karena waktu setiap anak manusia semakin sedikit. Dan ini yang terlewatkan. Padahal setiap manusia sangat memahami hal yang prinsip ini. Lanjut membaca

Abadikan Kenangan Kebaikanmu

Saudaraku, Setiap saat kita pasti punya kesempatan untuk membuat kenangan indah tentang diri kita pada semua orang di sekitar kita. Kita punya pilihan untuk dikenang sebagai peramah, atau sebagai sabar dan pemarah? Mau dikenang sebagai penasehat yang baik atau pengghibah? Mau dikenang sebagai orang shaleh/shalehah, atau sebagai ahli dosa? Mau dikenang sebagai pemaaf, atau atau sebagai pendendam? Mau dikenang sebagai dermawan, atau sebagai orang yang bakhil? Mau dikenang sebagai orang cerdas berilmu atau sebagai orang yang lemah, berkubang serta menikmati kesalahan kesalahan. Mau dikenang sebagai orang yang logis atau emosional dan mudah diombang ambing oleh asumsi? Mau dikenang sebagai orang egois individualis, ingin senang sendiri atau suka mengalah dan mementingkan orang lain? Semua terpulang pada pilihan kita.

Sebelum Lonceng Kematian Tiba

Saudara-suadaraku Rahimakumullah. Hari hari ini, begitu banyak terdengar berita kematian kerabat, teman, tetangga dan seterusnya. Satu hal yang mesti harus kita yakini adalah bahwa sesungguhnya waktu hidup kita didunia ini, setiap hari terus berkurang sampai pada saatnya nanti, pasti akan Allah hentikan. Menyadari hal tersebut, tentu kita tidak boleh terlena dengan gemerlapnya pesona dunia yang fana ini, tetapi harus fokus mengisi waktu-waktu kita untuk beramal baik sebagai bekal setelah mati nanti. Lanjut membaca

Mensucikan Hati

Syaqiq al Balakhi meriwayatkan bahwa tatkala Ibrahim bin Adham Ra sedang berjalan-jalan di negeri al Bashrah, dia ditanya oleh penduduk negeri itu. Mereka bertanya, “Ya Ibrahim, mengapa do’a–do’a kita tidak dindahkan lagi oleh Allah, padahal bukankah Allah Ta’ala telah berfirman, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku …”. (QS. Al Baqarah, 2:186) Lanjut membaca

Pentingnya Saling Mendoakan

Kita tidak pernah tahu, doa siapa yang membuat kita jadi lebih baik, yang membuat kita jadi lebih sehat, yang membuat kita jadi bahagia. Kita juga tidak tahu, doa siapa yang makbul untuk kita hari ini. Bisa jadi, doa orang lainlah yang membuat kita sehat hari ini. Yang membuat kita menjadi lebih baik hari ini. Karenanya, jangan pernah merasa cukup apalagi puas dengan doa sendiri. Lanjut membaca

Pesan Hari Raya Idul Adha Ketua IKADI Jawa Timur

Saudaraku, kita akan memasuki lebaran kedua dalam Islam, ‘iedul-Adha 1442 H. Lantunan takbir akan terus kita suarakan sampai nanti berakhirnya hari tasyriq.

الله اكبر الله اكبر الله اكبر لا إله إلا الله الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

‘Iedul Adha adalah Hari Besar dan mulia yang kemuliannya hanya diyakini oleh hati yang penuh iman. Keyakinan itu akan terwujudkan lewat amal ibadah, dzikir, tilawah, doa doa dan harapan  baik, infaq, dan akhlak mulia. Lanjut membaca

Kecintaan Yang Mendalam

Sesaat setelah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalla wafa, waktu shalat tiba. Bilal berdiri untuk mengumandangkan azan, sementara jasad Rasulullah saw masih terbungkus kain kafan dan belum dikebumikan. Saat Bilal sampai pada kalimat, “Asyhadu anna Muhammadan Rosuulullaah (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)”, tiba-tiba suaranya terhenti. Ia tidak sanggup mengangkat suaranya lagi. Kaum muslimin yang hadir di sana tak kuasa menahan tangis, maka meledaklah suara isak tangis yang membuat suasana semakin mengharu biru. Lanjut membaca

Perjalanan Haji

Perjalanan haji benar-benar perjalanan orang-orang terpuji. Mengapa demikian? Bekal yang mereka bawa sudah disterilkan dari barang-barang haram karena hati tidak akan sepakat jika menuju Rumah Allah dengan bekal dari hasil haram. Sangat tidak pantas tentu saja menghadap Allah dengan bekal dana korupsi, penipuan, atau perzinahan. Hal semacam ini tentu tidak akan dilakukan oleh seorang hamba yang tunduk merendah pada Allah Yang Maha Suci. Apakah keinginan meraih Surga dengan haji mabrur akan kita capai dengan dana hasil haram? Tentu tidak pantas dan juga tidak akan bisa! Lanjut membaca

Berperilaku Ihsan

Dari sahabat Abu Ya’la Syaddad bin Aus ra, dari Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah mewajibkan sikap ihsan dalam segala hal. Maka jika kalian hendak membunuh, lakukanlah dengan ihsan. Dan jika mau menyembelih binatang lakukanlah dengan ihsan. Tajamkanlah pisau hunusmu dan tenangkan binatang sembelihanmu.” (HR. Muslim). Lanjut membaca

Takbiran, Amalan Yang Terlupakan

Banyak orang yang berpuasa sunnah di hari-hari mulia, sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ini, bersedekah dan amal shalih lain. Tentu ini bagus dan mulia. Tapi, ada satu amalan yang sering dilupakan banyak orang di hari-hari ini, yaitu takbiran. Padahal disunnahkan di hari-hari yang mulia ini untuk memperbanyak tahlil, takbir dan tahmid, sebagaimana sabda Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam: Lanjut membaca