Keluarga Tidak Harmonis

Pertanyaan: Assalamu’alaikum…Saya ibu rumah tangga, sudah menikah lebih kurang 5 tahun, dan mempunyai seorang putri usia 3,5 tahun. Entah kenapa sejak anak saya lahir, saya jadi hilang perasaan pada suami saya. Seakan saya tidak cinta lagi. Suami saya orang yang baik. Dia rajin membantu saya di rumah. Masak dan mencuci. Dia juga bertanggung jawab, semua keuangan dipercayakan pada saya. Tidak merokok, tidak ngegame, tdak suka keluyuran (terdengar aneh, suami sebaik itu, kenapa tidak nyaman?) Lanjut membaca

Menjaga Iman Dan Menguatkan Cinta

Saudaraku, setiap hari, hakikatnya adalah pertambahan pada angka usia kita. Setiap hari, sebenarnya selalu ada peluang bahagia, peluang untuk sukses, dan peluang hidup mulia di dunia dan di akhirat. Untuk kemuliaan dan kebahagiaan hidup seperti itu, maka setiap hari kita memerlukan “iman” dan “cinta” Iman dan cinta itu memerlukan kesadaran, dimana arti kesadaran itu adalah kemampuan diri untuk menghadirkan hati yang bersih dan akal yang sehat dalam menjalani hidup. Hati yang bersih akan selalu menyehatkan akal, dan akal yang tidak sehat karena hati yang kotor. Lanjut membaca

Menyikapi Musibah Dan Ujian Hidup

Hidup ini penuh ujian. Dan ujian hidup bermacam-macam. Bahkan segala sesuatu yang terjadi dan dialami setiap manusia di dalam hidupnya, apapun bentuknya, sebenarnya adalah ujian. Meskipun umumnya orang menganggap hanya hal “buruk’ sajalah, seperti sakit, miskin, tidak berkedudukan dan semacamnya, yang merupakan ujian. Sedang yang “baik”, seperti sehat, kaya, berkedudukan dan semacamnya, bukanlah ujian apalagi musibah. Lanjut membaca

Malu Bagian Dari Iman

Rasa malu (al-haya’) ialah: suatu sifat yang ada dalam hati dan jiwa manusia, yang mendorongnya untuk melakukan kebaikan dan ketaatan, serta mencegahnya dari prilaku buruk, tercela dan yang memalukan. Sifat rasa malu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari iman, karena ia merupakan salah satu buah dan konsekuensi utamanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu: “Dan rasa malu adalah satu bagian dari iman” (HR. Muttafaq ‘alaih). Lanjut membaca

Lomba Dakwah Digital Nasional IKADI 2021

Dalam rangka menyemarakkan Musyawarah Nasional (Munas) IKADI Desember 2021. Pengurus Pusat IKADI mengadakan rangkaian acara untuk menyambut diselenggarakannya Munas. Salah satu acara pra-Munas adalah Lomba Dakwah Digital Nasional IKADI 2021. Jenis lomba yang diadakan adalah Lomba Dai Cilik IKADI dan Lomba Dai Muda IKADI. Cara lomba adalah dengan mengunggah Video Dakwah ke media yang disediakan oleh panitia. Pengumpulan Video dilakukan peserta diantara taggal 8 – 21 November 2021. Dan Pengumuman pemenang dilakukan pada tanggal 10 – 12 Desember 2021.

Membangunkan Hati Yang Tidur

Saudaraku, Banyak mata yang bisa memandang, tetapi hati buta. Banyak telinga yang mendengar, tetapi hati menjadi tuli. Banyak mulut yang lancar berbicara, tapi hati menjadi bisu. Akibatnya, banyak yang melakukan shalat mengucap takbir, tetapi hatinya mangkir. Banyak yang melafadz dzikir, tapi hatinya lalai dan tak tersambung seakan ada tabir. Banyak orang rajin datang ke pengajian, tapi meninggalkan hatinya di jalanan. Lanjut membaca

Hakekat Syukur Dan Sabar

Ungkapan rasa syukur yang dilakukan baginda Rasululah shalallahu ‘alaihi wasallam seperti yang diceritakan oleh Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘Anha yang merasa heran dengan qiyamul lail Beliau. Beliau melakukannya hingga kedua kaki beliau bengkak. Dengan nada takjub dan penuh tanda tanya, Aisyah berkata, “Engkau masih berbuat seperti ini, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa silammu dan dosa-dosamu pada masa mendatang.” Rasulullah SAW bersabda, “Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur?” (HR Bukhari dan Muslim). Lanjut membaca

Bijak Menghadapi Orang Hasad

Saudaraku, Dimarahi atau dibentak tentu menyakitkan. Dimaki dan dihina pasti lebih menyakitkan. Ditipu, tentu menyakitkan. Digosip dan difitnah tentu lebih menyakitkan. Tetapi yang lebih menyakitkan dari semua itu adalah saat diiri atau dihasadi oleh orang dekat. Banyak orang bingung menghadapi orang yang iri hati sebab: Orang hasad kadang tiba-tiba tawar hati atau menunjukkan kekecewan, Orang hasad terkadang tiba-tiba marah besar karena hal-hal sepele. Tidak pernah menghargai apa yang kita lakukan, dan tidak juga berterima kasih atas kebaikan kita. Terkadang kebaikan kita dibalas dengan kejelekan. Bahkan terkadang ia menuduh kitalah yang hasad. Menghadapi orang hasad membutuhkan kekuatan jiwa dan sikap bijak

Yakin Dikabulkannya Doa

Dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam bersabda: “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. At-Tirmidzi). Dari Abdullah bin ‘Amru bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Hati adalah ibarat bejana, dan sebagiannya lebih banyak menampung daripada sebagian yang lain. Wahai manusia, jika kalian memohon kepada Allah ‘azza wajalla, maka mohonlah kepada-Nya dengan keyakinan bahwa permohonan itu bakal dikabulkan. Karena sesungguhnya Allah Ta’ala tidak akan mengabulkan do’a seorang hamba yang memanjatkannya dari hati yang lalai.” (HR. Ahmad). Lanjut membaca

Niat Bertaubat

Pada jaman dahulu ada seorang laki-laki yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Kemudian orang tersebut mencari orang alim yang paling banyak ilmunya di muka bumi. Namun ia ditunjukan kepada seorang rahib (ahli ibadah yang tidak berilmu), dan ia pun langsung mendatanginya. Kepada rahib tersebut ia berterus terang bahwasanya ia telah membunuh sembilan puluh sembilan orang dan apakah taubatnya itu akan diterima? Ternyata rahib itu malahan menjawab; ‘Tidak. Taubatmu tidak akan diterima. Lanjut membaca