Jatuhkan Talaq Tiga

Ada yang konsultasi: assalamualaikum, mohon pencerahannya, saya berumah tangga sudah hampir 6 tahun, suami saya sangat temperamen. Kami masih tinggal serumah dengan orang tua saya. Suatu ketika terjadi pertengkaran dan menyulut emosi suami saya sehingga menjatuhkan talak 3 pada saya dan mengembalikan saya kepada orang tua saya. Setelah emosi reda suami menyesal dan tidak bermaksud menceraikan saya.Apakah talak itu sudah jatuh? Secara suami saya tidak paham dengan hukum talak. Dan jika ingin rujuk gimana caranya? Lanjut membaca

Menentukan Jodoh

Pertanyaan: Assalamualaikum wr wb. saya mau tanya, saya mempunyai kenalan lelaki yang berniat ingin menikahi saya secepatnya, tapi karena kondisi keluarga saya yang serba terbatas saya disuruh ortu untuk tdk menikah dulu, lelaki ini mau menunggu saya. sebenarnya, keluarga saya tidak 100% mendukung saya dengan dia karena pendapatan saya lebih besar dari dia, keluarga saya berekspektasi tinggi terhadap suami saya. saya menyetujui tawaran dia untuk menikahi saya karena agamanya bagus, akhlaknya bagus juga, dan pekerja keras. saya juga terus berdoa dan shalat untuk minta petunjuk ke Allah. tetapi semakin lama saya kok merasa ragu dengan dia, setiap saya liat postingan media teman saya, mereka hidup bahagia dan berkecukupan, saya takut dan khawatir jika saya hidup dengan dia apakah saya bahagia, atau saya malah menyakiti dia karena terus menuntut banyak ke dia. sedangkan jika saya mengutarakan unek unek saya ini dia selalu bilang kalau memang dirinya seperti itu, dia bukan tipe orang yg mengukur segala sesuatu dengan uang. mohon penjelasan atas kekhawatiran saya ini… Lanjut membaca

Masa Iddah Gugat Cerai

Assalamu’alaikum Ustadz, berapa lamakah masa iddah untuk istri yang menggugat cerai di pengadilan, dan telah diputuskan cerai oleh hakim pengadilan tanpa kehadiran mantan suami. Karena ada 2 pendapat, 1 kali haid dan 3 kali haid. Kok saya merasa khawatir karena sudah menikah kembali 5 tahun yang lalu dan sudah dikaruniai anak perempuan dengan pengetahuan dan berkeyakinan masa idah 1 kali haid saja (putusan pengadilan tanggal 28 Mei dan menikah pada tanggal 8 Agustus). Beliau sekarang ragu-ragu tentang status pernikahan karena setelah baca-baca kok ada 2 perbedaan. Apa yang harus dilakukan ustadz? Lanjut membaca

Jual Makanan Bayar Seikhlasnya

Ada pertanyaan: assalamualaikum wr. wb. Bagaimana hukum jual makanan (nasi untuk makan siang) dengan akad “makan secukupnya bayar seikhlasnya “. Karena memang itu program dari perusahaan untuk membantu kaum dhuafa atau musafir. Prosesnya: pembeli makan dahulu bayar setelah selesai dan diperbolehkan bayar berapapun bahkan kalau memang tidak bayar juga tidak apa. Tapi buat mereka yang mau sedekah juga boleh bayar lebih. Konsepnya adalah tidak mencari untung. (Saya pernah mendengar ada pendapat bahwa itu tidak diperbolehkan karena ada unsur ghoror) mohon pencerahannya. Jazakumullah khairan katsira. Lanjut membaca

Kafarah Nazar

Ada seseorang yang bertanya: Adik saya berniat berhenti merokok jika anaknya lahir laki-laki. Ternyata betul lahir laki-laki tapi dia tidak bisa berhenti merokok. Akhirnya dia membayar kafarah nazarnya. pertanyaan: apakah nazar tersebut gugur setelah dibayar kafarahnya atau nazar tersebut tetap berlaku tapi setiap dilanggar harus dibayar kafarahnya. Terimakasih. Jawaban: Menunaikan nazar adalah wajib, meskipun pada asalnya mengucapkan nazar ini hukumnya makruh, bahkan sebagian ulama memandangnya haram. Dasarnya adalah sabda Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, “Sungguh nazar itu tidak dapat menolak takdir. Sungguh nazar itu keluar dari sifat kikir.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Lanjut membaca

Memilih Pendidikan

Ada pertanyaan: assalammualaikum. Saya perempuan usia 28 tahun. Baru tiga tahun menjalani rumah tangga. Alhamdulillah sudah dikaruniai seorang putra usia 2 tahun. Saat ini saya ingin sekolah lagi mengambil gelar master karena saya rasa putra saya sudah mulai besar. Saya ingin melanjutkan cita cita saya untuk bisa menjadi dosen. Suami saya mendukung. Masalahnya adalah apakah saya harus keluar negeri atau di dalam negeri, karena saya mendapat beasiswa keluar negeri, sementara kondisi saya, saya tidak bisa jauh dari anak dan suami saya, karena beasiswa hanya untuk saya sendiri. Jika saya ambil di dalam negeri saya harus bayar sendiri karena belum ada beasiswa. Bagaimana seharusnya sikap saya? Terimakasih Lanjut membaca

Pembagian Rumah Waris

Ada pertanyaan: assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustadz, saat ini nenek kami memiliki sebuah rumah. Nenek saya memiliki 3 orang anak kandung semua perempuan, dengan rincian sebagai berikut :
1. A anak pertama. Pensiunan PNS. Janda Cerai dengan 2 anak angkat (Lelaki dan Perempuan)
2. B anak kedua. PNS. Memiliki suami dengan 2 anak kandung (Semuanya Lelaki). Saya merupakan anak kandung dari B
3. C anak ketiga. Tidak memiliki suami dan anak. Tidak memiliki pekerjaan. Sedikit gangguan pendengaran. Lanjut membaca

Keputihan Dalam Shalat

Ada seseorang yang bertanya: Assalamualikum, saya mengalami keputihan setiap hari.  Saat shalat terasa selalu keluar, saya sudah memakai pantylaner saat shalat agar ada penahannya namun tetap saja kdang masih terasa keluar.  Saat ini saya sedang mengqodho shalat wajib yang pernah saya tinggalkan selama bertahun-tahun, sehingga hal itu membuat saya harus shalat beberapa kali dalam sekali wudhu. Saya pernah membaca kalau mengalami keputihan maka harus wudhu setiap kali shalat. Lanjut membaca

Was-Was Membersihkan Najis

Ada seseorang yang bertanya: Saya mau bertanya tentang bagaimana cara mensucikan pakaian yang terkena najis air kencing. Saya perempuan. Saya sudah bertahun tahun selalu takut dan was was tentang najis ini. Saya selalu was was dan ragu kalau ada sesuatu yang keluar dari maaf kemaluan saya. Padahal saya tidak ada penyakit atau gangguan dengan kemaluan saya. Tapi tetap ragu kalau yang keluar adalah najis air kencing, sehingga saya selalu gonta ganti celana bahkan dalam 1 hari bisa 3 kali ganti celana.  Lanjut membaca

Suami Pilih Kasih

Ada pertanyaan: Saya seorang janda punya 2 anak terus saya menikah dengan duda 1 anak tapi anak angkat waktu dia nikah dulu, anak angkat perempuan itu adalah anak keponakannya. Suami saya sangat sayang banget dengan anak itu, dan memanjakanya sehingga anak itu tidak tau pekerjaan rumah apapun semua pekerjaan rumah saya dan anak saya yang mengerjakan anak itu padahal sudah umur 16 tahun terus anak itu kalau di senggol sedikit aja suami saya marah. Lanjut membaca