Hakekat Syukur Dan Sabar

Ungkapan rasa syukur yang dilakukan baginda Rasululah shalallahu ‘alaihi wasallam seperti yang diceritakan oleh Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘Anha yang merasa heran dengan qiyamul lail Beliau. Beliau melakukannya hingga kedua kaki beliau bengkak. Dengan nada takjub dan penuh tanda tanya, Aisyah berkata, “Engkau masih berbuat seperti ini, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa silammu dan dosa-dosamu pada masa mendatang.” Rasulullah SAW bersabda, “Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur?” (HR Bukhari dan Muslim). Lanjut membaca

Yakin Dikabulkannya Doa

Dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam bersabda: “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. At-Tirmidzi). Dari Abdullah bin ‘Amru bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Hati adalah ibarat bejana, dan sebagiannya lebih banyak menampung daripada sebagian yang lain. Wahai manusia, jika kalian memohon kepada Allah ‘azza wajalla, maka mohonlah kepada-Nya dengan keyakinan bahwa permohonan itu bakal dikabulkan. Karena sesungguhnya Allah Ta’ala tidak akan mengabulkan do’a seorang hamba yang memanjatkannya dari hati yang lalai.” (HR. Ahmad). Lanjut membaca

Niat Bertaubat

Pada jaman dahulu ada seorang laki-laki yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Kemudian orang tersebut mencari orang alim yang paling banyak ilmunya di muka bumi. Namun ia ditunjukan kepada seorang rahib (ahli ibadah yang tidak berilmu), dan ia pun langsung mendatanginya. Kepada rahib tersebut ia berterus terang bahwasanya ia telah membunuh sembilan puluh sembilan orang dan apakah taubatnya itu akan diterima? Ternyata rahib itu malahan menjawab; ‘Tidak. Taubatmu tidak akan diterima. Lanjut membaca

Memperbanyak Dzikrullah

Istilah Dzikrullah (berdzikir kepada Allah) memiliki dua makna, yang kedua-duanya diperintahkan untuk kita penuhi, yaitu: dzikrullah dengan arti: mengingat Allah, dan yang kedua: dzikrullah dengan makna: menyebut Allah melalui Nama-Nama dan Shifat-Shifat-Nya, serta bukti-bukti keagungan dan kemuliaan-Nya. Allah swt berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang” (QS. Al-Ahzaab: 41-42). Lanjut membaca

Mengenal Nabi Muhammad saw

Nabi Muhammad saw diutus sebagai penutup para nabi dan rasul. Risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw. mempunyai ciri-ciri yang khusus dibandingkan dengan para rasul sebelumnya. Ciri-ciri khusus itu adalah sebagai nabi penutup, penghapus risalah sebelumnya, membenarkan nabi sebelumnya, menyempurnakan risalah nabi sebelumnya, diperuntukkan untuk seluruh manusia, dan sebagai rahmat bagi semesta alam. Ciri-ciri ini dimiliki oleh Nabi Muhammad saw. dan tidak dimiliki oleh para rasul sebelumnya. Lanjut membaca

Dibalik Musibah

Dari Abdurrahman bin Abu Laila dari Shuhaib berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Perkara orang mukmin itu sungguh mengagumkan. Sesungguhnya semua perihalnya baik dan itu tidak dimiliki seorang pun selain orang mukmin. Bila beroleh kesenangan, ia bersyukur dan syukur itu baik baginya dan bila tertimpa musibah, ia bersabar dan sabar itu baik baginya.” (HR. Muslim). Lanjut membaca

Mengendalikan Hawa Nafsu

Berusaha agar tidak dikendalikan hawa nafsu membutuhkan perjuangan yang sungguh-sungguh. Perjuangan sungguh-sungguh itu disebut dengan mujahadah. Mengapa harus sungguh-sungguh mengendalikan hawa nafsu ini. Karena apabila dilakukan dengan semata untuk mencari ridho Allah, maka Allah telah berjanji akan menunjukkan jalan kebaikan baginya, Allah berfirman: “Dan orang-orang yang bermujahadah untuk (mencari keridhaan) Kami, benart-benar akan Kami tumjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Ankabut: 69) Lanjut membaca

Hikmah Berzakat

Kebahagiaan adalah idaman setiap orang. Namun betapa banyak orang yang salah dan bahkan tersesat dalam upaya mencari dan mendapatkan kebahagiaan. Sehingga tidak sedikit yang – setelah berbagai upaya yang sangat melelahkan – ternyata hanya memperoleh kebahagiaan semu belaka. Bagi orang mukmin, kebahagiaan yang dicari adalah kebahagiaan hakiki, kebahagiaan dunia dan akhirat. Lanjut membaca

Hidup Dengan Orientasi Akhirat

Orang yang hidup dengan keimanan dan mengikuti tuntunan-tuntunan Al-Qur’an, akan hidup dan beraktivitas di dunia ini sebagaimana juga manusia pada umumnya. Hanya saja yang membuat ia berbeda adalah bahwa ia memiliki orientasi ukhrawi. Allah SWT berfirman dalam Al-Qashash ayat 77 yang artinya: “Dan carilah pada apa yang Telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi”. Lanjut membaca

Didoakan Memiliki Ingatan Kuat

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dilahirkan 19 tahun sebelum Hijrah. Nama kecil beliau sebelum memeluk agama Islam tidak diketahui dengan jelas, tetapi pendapat yang mashyur adalah Abd Syams. Nama Islamnya adalah Abdur Rahman. Beliau berasal dari kabilah Ad-Dusi di Yaman. Abu Hurairah memeluk Islam pada tahun 7 hijriyah ketika Rasulullah saw berangkat menuju ke Khaibar.  Ketika itu ibunya masih belum menerima Islam bahkan menghina Nabi. Lanjut membaca