Agar Istiqamah Dalam Kebaikan

Menjadi orang yang baik itu tidak mudah. Namun ada yang lebih tidak mudah daripada itu: bertahan untuk terus menjadi orang baik. Yang terakhir inilah yang disebut sebagai istiqamah, yang secara bahasa berarti lurus. Artinya, orang yang istiqamah itu senantiasa lurus diatas jalan ketaatan tanpa pernah berbelok sedikitpun juga ke kiri atau ke kanan. Jalan lurus ini pernah digambarkan oleh Rasulullah saw kepada para sahabat belia Lanjutkan membaca

Bahagia Dengan Bersedekah

Kebahagiaan adalah idaman setiap orang. Namun betapa banyak orang yang salah dan bahkan tersesat dalam upaya mencari dan mendapatkan kebahagiaan. Bagi orang mukmin, kebahagiaan yang dicari adalah kebahagiaan hakiki, kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan itu hanya bisa didapat melalui bermacam ragam ketaatan yang salah satunya adalah dengan menunaikan kewajiban bersedekah (berzakat) Lanjutkan membaca

Seputar I’tikaf Ramadhan

I’tikaf secara bahasa  berarti menetap, mengurung diri atau menahan diri. Sedangkan menurut pengertian syariat  I’tikaf yaitu  menetapnya seorang muslim/muslimah  yang berakal sehat yang tidak sedang berhadats besar  di dalam masjid untuk melakukan ketaatan kepada Allah  dengan cara-cara tertentu. Para ulama Islam telah sepakat, bahwa i’tikaf adalah salah satu bentuk ketaatan dan taqarrub  (mendekatkan diri) kepada Allah yang sangat dianjurkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan, khususnya di bulan Ramadhan. Lanjutkan membaca

Ramadhan Saat Tepat ‘Tun-Up’

Sebagaimana kendaraan harus rutin tune-up-nya, diri kita juga begitu. Lima kali setiap hari kita harus di-tune-up rutin dengan ritual shalat wajib. Sepekan sekali kita harus menjalani tune-up pekanan dalam bentuk shalat jum’at. Begitu seterusnya. Sampai dengan setahun sekali kita harus menjalani tune-up tahunan dalam bentuk puasa Ramadhan. Tune-up yang ini pasti bukan tune-up ringan. Ini tune-up besar-besaran. Tubuh kita perlu overhaul alias turun mesin. Lanjutkan membaca

Pentingnya Menjaga Lisan

Sedemikian pentingnya peran lisan sampai-sampai Rasulullah saw mengukur kualitas keimanan seseorang dari lisannya. Dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda, ”Tidaklah lurus iman seseorang sampai lurus hatinya. Dan tidaklah lurus hati seseorang sampai lurus lisannya.” (HR Ahmad). Dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata-kata yang baik atau diam saja.” (HR Bukhari dan Muslim). Lanjutkan membaca

Memanfaatkan Datangnya Ramadhan

Allah subhanahu wata’ala menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang paling baik bagi setiap orang beriman untuk menyucikan jiwanya dan menempa dirinya agar menjadi pribadi mukmin sejati. Berbagai faktor pendukung telah Allah sediakan dan berikan. Bahkan syetan-syetan pengganggu dan penggoda dibelenggu. Peluang-peluang kebaikan dan ketaatan dibuka selebar-lebarnya. Pintu-pintu kejahatan dan kemaksiatan disempitkan sesempit-sempitnya. Lanjutkan membaca

Do’a Tidak Segera Terkabul

Ada banyak sebab mengapa sebuah doa tidak segera dikabulkan oleh Allah swt. Hendaknya memahami bahwa ada hikmah yang pasti selalu ada di balik tidak dikabulkannya doa dalam waktu cepat. Diantara sebab dan hikmah itu adalah sebagai berikut. Pertama, bisa jadi penyebab tertundanya pengabulan doa kita adalah karena kita belum memenuhi syarat-syarat diterimanya doa. Misalnya, kita tidak menghadirkan hati, tidak khusuk dan tidak merendahkan diri saat berdoa, kita berdoa bukan pada waktu dimana doa akan mudah dikabulkan, atau kita belum memenuhi syarat-syarat doa penting lainnya. Lanjutkan membaca

Menyikapi Bencana

Menyikapi terjadinya berbagai macam bencana, janganlah sekali-kali kita berburuk sangka kepada Allah. Dia tidak akan sekali-kali berbuat zhalim kepada hamba-hamba-Nya. Setiap yang Allah kehendaki pasti penuh dengan hikmah dan kebijaksanaan. Apalagi terhadap hamba-hamba-Nya yang mukmin, Allah pasti selalu memberikan yang terbaik, meski seringkali hal tersebut dianggap tidak menyenangkan. ”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui. (QS Al-Baqarah: 216) Lanjutkan membaca

Bahayanya Pacaran

Pernikahan dalam Islam adalah merupakan bagian dari ibadah. Oleh karenanya semua hal yang terkait dengan pernikahan ini sudah ada panduannya dalam agama Islam. Termasuk dalam hal bagaimana cara untuk mengenal pasangan sebelum sepakat untuk melangkah memasuki gerbang pernikahan. Proses saling mengenal dalam agama Islam dikenal dengan nama ta’aruf. Ta’aruf berbeda dengan pacaran. Lanjutkan membaca

Nilai-Nilai Pendidikan Dan Dakwah Dalam Peristiwa Isra’ Dan Mi’raj

Peristiwa Isra’ dan Mi’raj Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bukan hanya sekedar wisata religi,atau menghibur Rasulullah saw. karena ditimpa musibah yang beruntun seperti,kematian pamannya, istrinya tercinta,Khadijah ra.dan pelemparan batu oleh orang-orang Thaif,tetapi lebih dari itu,Isra’dan Mi’raj memiliki agenda yang jauh lebih besar dari apa yang kita bayangkan selama ini. Lanjutkan membaca