Marhaban Ya Ramadhan

Bulan Ramadhan akan segera datang. Penantian panjang itu akan segera datang. Karenanya kita harus menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Rasulullah saw, menurut riwayat, menunggu-nunggu dan bersiap-siap akan datangnya Ramadhan sejak enam bulan sebelum Ramadhan benar-benar tiba. Dan ketika sampai pada dua bulan menjelang Ramadhan, yakni ketika memasuki bulan Rajab, beliau berdoa,”Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban. Dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.” Begitulah Rasulullah saw menyikapi bulan Ramadhan dengan penuh harap. Lanjutkan membaca

Menjaga Sholat

Allah subhanahu wata’ala memerintahkan ibadah sholat kepada umat Islam saat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam masih berada di Makkah. Sehingga ibadah sholat menjadi satu-satunya perintah ibadah di fase Makkah dan sebelum hijrah, Sholat adalah ibadah terpenting, tertinggi, dan perintah kewajiban pertama untuk muslim. Perintah sholat disampaikan Allah swt dalam peristiwa Mi’raj nabi ke Sidratul Muntaha. Lanjutkan membaca

Menebarkan Salam

Salam yang diucapkan seorang muslim pada muslim lainnya akan memotivasi dan mengokohkan persaudaraan. Hal tersebut ditekankan oleh Nabi saw dalam hadistnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Nabi saw bersabda: “Kalian tidak akan masuk surga sebelum beriman, dan kalian tidaklah beriman sebelum saling menyayangi. Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang kalau kalian kerjakan niscaya kalian akan saling sayang menyayangi? Yaitu sebar luaskan salam di antara kalian.” (HR Muslim). Lanjutkan membaca

Kewajiban Suami

Diantara inti dari sebuah pernikahan itu adalah perpindahan amanah, dalam arti seorang wanita yang selama ini dibawah amanah orang tuanya, maka ketika ia diperistri oleh seorang laki laki, maka berarti laki laki tersebut mengambil amanah dari orang tuanya, sehingga dengan pernikahan suami itu adalah penanggungjawab penuh terhadap istrinya, maka dengan terjadinya akad nikah, secara otomatis lahir kewajiban suami atas istrinya. Lanjutkan membaca

Manusia Berkualitas

Pada suatu hari Sayyidina Umar radhiyallahu anhu berkumpul dengan para sahabatnya, ia meminta kepada sahabatnya untuk berangan-angan, seraya berkata: “Berangan-anganlah kalian!”, mereka menjawab: “Kami berangan-angan kalau rumah kami ini penuh dengan harta berupa emas dan perak, yang kesemuanya kami habiskan di jalan Allah Ta’ala”, Umar radhiyallahu anhu tetap meminta kepada koleganya untuk terus berangan-angan seraya berkata: “Berangan-anganlah kalian!”, Lanjutkan membaca

Hutang

Salah satu tolok ukur kualitas hubungan sosial yang baik adalah bagaimana cara seseorang membayar hutangnya kepada orang yang memberinya hutang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:   فَإِنَّ مِنْ خِيَارِ النَّاسِ أَحْسَنَهُمْ قَضَاءً   “Sesungguhnya sebagian dari orang yang paling baik adalah orang yang paling baik dalam membayar hutang” (HR. Bukhari). Lanjutkan membaca

Saling Membutuhkan

Saudara sekalian, Rasulullah saw bersabda: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (HR. Bukhari). Hadits ini menjelaskan bahwa kita diberi rezeki oleh Allah swt dengan perantaraan orang-orang lemah di sekitar kita. Hadist tersebut mengingatkan dan menguatkan motivasi untuk memberikan kepedulian pada orang-orang lemah, terutama yang terdekat dengan kita. Lanjutkan membaca

Bekal Perbaikan Diri

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah, meskipun pada keduanya ada kebaikan. Berusahalah selalu untuk mendapatkan kemanfaatan, mintalah pertolongan kepada Allah dan jangan merasa lemah. Jika engkau ditimpa musibah maka janganlah berkata, ‘Andaikan tadi aku begini maka tidak akan seperti ini’, tetapi katakanlah, “Semua ini telah menjadi takdir Allah, dan apapun yang Ia kehendaki pastilah akan terjadi’. Sesungguhnya perkataan ’andaikan’ itu akan membuka peluang bagi syaitan. (HR. Muslim, Ibnu Majah dan Imam Ahmad) Lanjutkan membaca

Perbuatan Dosa

Manusia cenderung berbuat dosa, kecuali para Rasul yang maksum (terjaga dari dosa). Meskipun manusia cenderung berbuat dosa, kita tidak mengenal dosa turunan. Karena setiap anak lahir dalam keadaan fitrah dan suci. Dan konsep Islam mengajarkan agar manusia selalu bertaqwa dengan melaksanakan perintah Allah swt dan meninggalkan larangan Allah swt. Tetapi kemudian dia masih berbuat dosa karena kelemahannya, maka Allah swt memberikan jalan-jalan penghapus dosa dari mulai istighfar sampai kepada taubat nasuha. Lanjutkan membaca

Berbahayanya Menuduh

Agama sangat menganjurkan untuk berbaik sangka kepada siapapun, dan mengajarkan untuk tidak berburuk sangka kepada orang lain. Berburuk sangka kepada sesama muslim dalam islam adalah perbuatan yang sangat tercela yang semestinya harus kita hindari. Apalagi sampai menuduhnya dengan sifat-sifat kafir, munafiq dan semisalnya. Banyak hadits hadits shahih yang melarang kita ummat Islam untuk menuduh orang lain dengan kekufuran, diantaranya: Lanjutkan membaca