Mempuasakan Lisan

Diantara yang harus dijaga selama berpuasa Ramadhan adalah lisan. Karena pahala puasa bisa rusak gara-gara lisan. Disamping itu banyak kemaksiatan dan kerusakan yang disebabkan oleh lisan. Hati dan perasaan bisa tersinggung karena lisan. Gosip yang memerahkan telinga bisa berhembus dengan cepat karena lisan. Fitnah yang dahsyat bisa tersebar karena lisan. Kesalahpahaman bisa terjadi juga karena lisan. Lanjut membaca

Menghidupkan Malam Ramadhan

Ramadhan disamping disebut dengan syahrusshiyam juga disebut dengan syahrulqiyam, hal tersebut disebabkan karena adanya perintah Rasulullah saw untuk menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat malam yang kemudian disebut dengan istilah shalat tarawih, Rasulullah saw bersabda: “ Barang siapa yang menghidupkan malam (shalat malam) di bulan Ramadhan karena iman dan karena Allah (ikhlas), maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu “ (HR. Bukhori dan Muslim). Lanjut membaca

Keutamaan Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah salah satu sarana teristimewa untuk menggapai derajat ketaqwaan yang lebih tinggi. Sebagaimana firman Allah swt dalam surat Al Baqarah ayat 183 yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. Disamping itu fadhilah-fadhilah ibadah shaum ini sangatlah banyak dan beragam, yang menjadikannya sebagai salah satu ibadah paling utama sebagai jalan taqarrub ilallah.
Lanjut membaca

Saat Yang Membahagiakan

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:Saat paling dekat antara hamba dengan Rabbnya adalah ketika sujud, maka perbanyaklah doa.” (HR: Muslim, Ahmad, Nasai, Baihaqi dan Abu Dawud). Shalat adalah kesenangan para pecinta di dunia ini, karena ia menjadi wahana untuk bermunajat kepada Dzat yang tidak akan ditemukan ditemukan kebahagiaan kecuali dengan-Nya. Di dalamnya ada kenikmatan dengan mengingat-Nya, kegembiraan dalam bermunajat kepada-Nya, berdiri di hadapan-Nya, kelezatannya mendekatkan diri di hadapan-Nya dan tunduk di hadapan-Nya. Teristimewa di kala sujud yang menjadi saat yang paling dekat, mesra antara hamba dan Rabbnya. Lanjut membaca

Allah Mengabulkan Doa

Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Doa seorang hamba senantiasa akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk perbuatan dosa ataupun untuk memutuskan tali silaturahim dan tidak tergesa-gesa.” Seorang sahabat bertanya; ‘Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa? ‘ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Yang dimaksud dengan tergesa-gesa adalah apabila orang yang berdoa itu mengatakan; ‘Aku telah berdoa dan terus berdoa tetapi tidak kunjung dikabulkan juga’. Setelah itu, iapun merasa putus asa (mutung) dan tidak mau berdoa lagi.” (HR. Muslim). Lanjut membaca

Pentingnya Ilmu

Dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dan barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan ke surga baginya”. (HR. Muslim). Hadits ini menunjukkan keutamaan menuntut ilmu. Karena itulah, Allah swt mengajarkan agar kita banyak berdoa untuk ditambahkan ilmu. “Dan katakanlah: ‘Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (QS. Thaha: 114). Lanjut membaca

Mengapa Harus Ikhlas

Keihklasan sangat penting dan menentukan dalam ibadah. Kata ikhlas menurut bahasa artinya murni, tidak bercampur dengan yang lainnya. Adapun menurut peristilahan, ikhlas artinya melakukan amalan dengan memurnikan maksud kita hanya untuk Allah Ta’ala, bukan dengan maksud agar mendapatkan pujian atau balasan dari manusia. Terkait keikhlasan ini, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Lanjut membaca

Zuhud Terhadap Dunia

Abu Abbas Sahl bin Sa’ad As-Sa’idi ra, berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah tunjukkan kepadaku suatu amalan yang apabila kulakukan, aku akan dicintai Allah dan dicintai manusia.’ Rasulullah saw bersabda, ‘Zuhudlah terhadap dunia pasti Allah mencintaimu, dan zuhudlah terhadap apa yang ada di tangan manusia, pasti manusiapun mencintaimu’.” ( HR. Ibnu Majah dan yang lain. Hadits ini hasan) Lanjut membaca

Memilih Teman

Berbagai manfaat atau akibat yang akan kita dapatkan saat kita berteman. Beliau saw menjelaskan: ”Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberikan hadiah minyak wangi kepadamu, atau engkau akan membeli minyak wangi darinya, atau setidak-tidaknya engkau akan mendapatkan bau semerbak wangi (dari minyak wangi yang ia jual). Adapun bersama tukang pandai besi, engkau bisa terbakar karena apinya, atau jika tidak engkau pasti akan mendapati bau angus.” (HR. Bukhari dan Muslim) Lanjut membaca

Pentingnya Akhlaq Dalam Islam

Nabi shalallahu ‘alaihi wassallam bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah swt dan hari akhir, hendaknya ia berkata-kata yang baik atau diam. Barangsiapa beriman kepada Allah swt dan hari akhir hendaknya ia memuliakan tetangganya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah swt dan hari akhir, hendaknya ia memuliakan tamunya.”  (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Hadits ini menegaskan tentang pentingnya akhlaq dalam Islam. Rasulullah saw juga bersabda: “Tiada sesuatu pun yang lebih memberatkan timbangan seorang hamba mukmin pada hari kiamat dari akhlaq  yang mulia.” (HR. At-Timidzi) Lanjut membaca