Sayyidah Nafisah

Sayyidah Nafisah adalah termasuk keturunan Rasulullah saw yang Lahir di Makkah tahun 145 H. Karena ayahnya diangkat menjadi gubernur di Madinah maka beliau ikut pindah ke Madinah. Masa kecil dan remaja sayyidah Nafisah dihabiskan untuk belajar, terutama menghafalkan al Qur’an dan Al Hadits. Sehingga beliau sudah menjadi sumber ilmu di usia yang sangat muda. Keilmuan beliau sangat menonjol dibandingkan perempuan-perempuan yang ada di masanya. Lanjut membaca

Thariq Bin Ziyad

Thariq bin Ziyad berasal dari bangsa Barbar. Mengenai sukunya, para sejarawan masih berbeda pendapat; apakah dari suku Nafza ataukah suku Zanata. Ia bekas seorang budak yang kemudian dimerdekakan oleh Musa bin Nushair, Gubernur Afrika Utara. Di tangan Musa inilah ia memeluk agama Islam bersama orang-orang Barbar lainnya yang tunduk di bawah kekuasaan Musa setelah menaklukkan daerah Tanja di ujung Maroko. Lanjut membaca

Bilal Bin Rabah

Sesaat setelah Rasulullah saw mengembuskan napas terakhir, waktu shalat tiba. Bilal berdiri untuk mengumandangkan azan, sementara jasad Rasulullah saw masih terbungkus kain kafan dan belum dikebumikan. Saat Bilal sampai pada kalimat, “Asyhadu anna Muhammadan Rosuulullaah (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)”, tiba-tiba suaranya terhenti. Ia tidak sanggup mengangkat suaranya lagi. Kaum muslimin yang hadir di sana tak kuasa menahan tangis, maka meledaklah suara isak tangis yang membuat suasana semakin mengharu biru. Lanjut membaca

Membiasakan Istighfar

Dikisahkan bahwa, sekali waktu Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah bepergian untuk suatu keperluan sampai kemalaman di sebuah kampung. Karena tidak ingin merepotkan siapapun, beliaupun mampir ke sebuah masjid kecil untuk shalat sekaligus berniat bermalam disana. Seusai shalat dan ketika hendak merebahkan tubuh tua beliau di masjid kecil tersebut guna melepaskan sedikit kepenatan malam itu, tiba-tiba sang penjaga masjid datang dan melarang beliau tidur di dalamnya. Lanjut membaca

Ukasyah

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi. beliau sangat lemah. Pada suatu hari Rasulullah saw meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dari Rasulullah saw. Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yang tengah dideritanya. Lanjut membaca

Kisah Ikrimah

Ketika pembebasan Makkah, Ikrimah bin Abu Jahal termasuk orang yang dihukum mati. Namun, karena sifat pemaaf Rasulullah saw, Ikrimah yang kala itu sempat melarikan diri, akhirnya diampuni. Rasulullah saw bersabda di hadapan para sahabat, “Ikrimah bin Abu Jahal akan datang ke tengah-tengah kalian semua sebagai mukmin dan muhajir.”
Tak berapa lama, Ikrimah dan istrinya tiba di majlis Rasulullah saw. Di hadapan beliau, Ikrimah mengucapkan syahadat. Lanjut membaca

Membaca Istighfar

Seorang dokter spesialis jantung, bercerita tentang pengalaman pribadi bahwa, suatu kali beliau terancam dipecat atau dipensiun dinikan dari pekerjaan, karier dan posisinya, gara-gara kedengkian, permusuhan, dan persekongkolan lima orang dokter kolega yang bekerja dan bertugas di rumah sakit yang sama. Saat mendengar berita yang sangat mengagetkan itu, beliaupun awalnya sempat merasa sangat sedih, kalut dan hampir stres. Lanjut membaca

Generasi Tabi’in

Pasca generasi sahabat, datanglah generasi tabi’in. mereka (generasi tabi’in) meniru generasi sebelum mereka dan menjalani hidupnya berdasar sabda Rasulullah Shallallahu Alaihis wa Sallam dan perkataan generasi sahabat. Keteladanan Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam dan para sahabat tersebut seakan telah menjadi pelita yang menyinari jalan kehidupan mereka. Sehingga mereka tidak salah dalam menempuh jalan kehidupannya. Ia juga menjadi panduan abadi yang mengatur semua urusan mereka. Sehingga mereka mendapati hidupnya diliputi kebahagiaan dan keberkahan. Lanjut membaca

Menjaga Keikhlasan

Dikisahkan tentang seorang laki-laki ahli ibadah di zaman dahulu kala. Ketika ia mengetahui bahwa di desanya atau desa sebelah terdapat sebuah pohon yang dikeramatkan dan disembah oleh warga, iapun bergegas untuk menebang pohon tersebut, dengan niat ikhlas karena Allah. Di terngah jalan menuju pohon tersebut, ia dihadang oleh syetan/jin yang menyamar sebagai seorang laki-laki. Lanjut membaca

Memurnikan Niat

Dari Sulaiman bin Yasar, ia berkata: Orang-orang berpencar dari hadapan Abu Hurairah, setelah itu Natil, seorang penduduk Syam, bertanya: Wahai Syaikh, ceritakanlah kepada kami hadits yang pernah Engkau dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam!. Dia menjawab: Ya, saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Lanjut membaca