Ketegaran Seorang Pemuda

Shuhaib radliyallahu anhu berkata bahwa, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda, “Dahulu, ada seorang raja dari kalangan bangsa sebelummu (umat Nabi terdahulu). Sang raja mempunyai tukang sihir. Ketika usia si tukang sihir semakin tua, ia berkata kepada raja, ‘Aku telah lanjut usia. Karena itu, kirimkan seorang pemuda yang akan kuajari ilmu sihir.’ Maka, raja itu mengirim seorang pemuda untuk diajari ilmu sihir. Di tengah perjalanan menuju rumah si tukang sihir, pemuda itu bertemu seorang pendeta. Sang pemuda singgah di tempatnya dan mendengarkan ucapannya. Lanjut membaca

Sholat Khusyu’

Mempersiapkan kondisi batin (ruhiyah). Menghadirkan hati dalam shalat sejak mulai hingga akhir shalat. Berusaha memahami dan menghayati ayat dan do’a yang dibacanya. Merasakan haibah (keagungan) Allah ketika berada di hadapan-Nya, terutama saat sujud. Rasulullah bersabda, Dari Abu Huirairah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Sedekat-dekat seorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika ia bersujud, maka perbanyaklah doa.” (HR. Muslim) Lanjut membaca

Bersikap Kejujuran

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya sifat jujur itu membimbing kepada kebajikan, dan kebajikan itu membimbing ke Surga. Sungguh seseorang yang selalu jujur akan dicatat disisi Allah sebagai ahli jujur (shiddiq). Dan sesungguhnya sifat dusta itu membawa kepada kejahatan, dan kejahatan itu membawa ke Neraka. Sungguh seseorang yang senantiasa berdusta itu akan dicatat disisi Allah sebagai ahli dusta (kadzdzab)” (HR. Muttafaq ‘alaih). Lanjut membaca

Membersihkan Jiwa

Al-Qur’an menjelaskan pentingnya kita selalu membersihan jiwa kita (tazkiyatun nafs). Karena hal tersebut adalah salah satu misi diutusnya Nabi Muhammad saw. Sebagaimana firman Allah SWT yang ada dalam Al Qur’an surat Al Jumu’ah ayat 2 yang artinya: “Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka,  mensucikan mereka, dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (as-Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang  Nyata.” Lanjut membaca

Masa Depan

Hakikat masa depan itu hanya Allah SWT yang Mengetahui, sedangkan manusia tidak ada yang mengetahui. Masa depan adalah sesuatu yang bersifat misteri dan rahasia yang tidak bisa di ceritakan oleh seseorang. Akan tetapi kita diperintahkan untuk menatap masa depan dengan cita cita dan optimis. Tentu dengan selalu melihat keagungan Allah SWT dan melihat apa yang di perintahkan oleh Allah SWT. Serta selalu berdoa dan bertawakkal sepenuhnya kepada Allah. Lanjut membaca

Ganti Lebih Baik

Sayyidah Ummu Salamah radliyahu ‘anha adalah salah satu istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Sebelum menikah dengan Rasulullah saw, beliau adalah seorang istri dari salah satu sahabat Rasulullah saw, yaitu Abu Salamah. Beliau bersama suaminya termasuk orang yang masuk Islam pada periode awal. Ketika suaminya Abu Salamah wafat di Madinah, Ummu Salamah sedih. Namun, seketika beliau tersadar dengan sabda Rasulullah saw, jika seseorang tertimpa musibah, maka ucapkan: Lanjut membaca

Ujian, Musibah dan Adzab

Ujian atau bala’ adalah kenikmatan atau kesusahan yang Allah berikan kepada hamba-Nya untuk mengujinya, apakah dia bersyukur atas ujian nikmat yang diberikan, atau dia bersabar atas kesusahan yang menimpanya. Dan dengan itu Allah akan angkat derajatnya. Ujian atau bala’ berat dan ringannya tergantung kwalitas pribadinya. Karena itu ujian yang paling berat diberikan kepada para nabi. Seorang Sahabat Nabi saw berkata, “Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR. Tirmidzi) Lanjut membaca

Sholat Kita

Sholat adalah Rukun Islam yang kedua setelah Syahadat. Sholat adalah Tiang agama yang harus di tegakkan. Satu satunya Ibadah yang di wajibkan di atas Langit، di Sidratul muntaha. Sholat a akan mengantarkan kita untuk mendapatkan kebahagiaan dan surga Firdaus, dan yang akan menjadikan kita untuk tidak mudah keluh kesah jika di laksanakan secara terus menerus. Sholat itu Nuuur (pancaran Cahaya), sedangkan Sabar adalah (Sumber Cahaya) . Sholat itu dapat menjadi pembersih jiwa seperti mandi lima kali dalam sehari  Sabar dan Sholat dapat menjadi sarana untuk memohon kepada Allah SWT. Lanjut membaca

Surat Al Anfal

Surah Al-Anfal adalah surah kedelapan dalam urutan surah-surah Al-Qur’an sesuai dengan susunan Mushaf. Adapun berdasarkan urutan turunnya wahyu, surah ini – menurut sebuah pendapat – menempati urutan ke-88 sesudah surah Al-Baqarah. Ayat-ayatnya berjumlah tujuh puluh lima (75) ayat. Dan ia merupakan salah satu surah madaniyah, yakni yang turun di Madinah atau pada periode setelah hijrah ke Madinah. Sedangkan surah-surah atau ayat-ayat yang turun di Mekkah atau pada periode Mekkah sebelum hijrah disebut makkiyah. Lanjut membaca

Rahmat Allah Mengucur Deras

Allah subhanahu wata’ala adalah Dzat Ar-Rahman Ar-Rahim. Rahmat Allah yang diberikan dan dicurahkan kepada manusia dalam beragam bentuknya tidak terbatas dan tak terhingga banyaknya. Ibarat hujan, Rahmat Allah akan selalu turun deras, tercurah lebat dan “nggrojok” hebat, setiap saat tanpa pernah putus sedetikpun, dan tiada kenal henti sekejappun. Dan curahan serta “grojokan” hujan rahmat-Nya itupun, juga seperti hujan air-Nya, siap “mengguyur” siapapun diantara seluruh hamba-Nya di muka bumi ciptaan-Nya ini. Lanjut membaca