Memaknai Tahun Baru Hijriyah

Allah subhanahu waa’ala berfirman: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Hasyr: 18). Ini adalah ayat yang sering dibaca dengan maksud untuk mengajak orang-orang melakukan evaluasi diri (muhasabah), agar menjadi lebih baik pada masa yang akan datang. Lanjut membaca

Diturunkannya Al Qur’an

Al Qur’an al Karim  adalah Kitabullah yang diturunkan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi. Al Qur’an diturunkan untuk membebaskan umat manusia dari kegelapan menuju cahaya hidup yang terang benderang. Allah subhanahu wata’ala berfirman:  “Alif  lam Ra,  (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang,…” (QS. Ibrahim: 1) Lanjut membaca

Berkurbanlah

Allah subhanahu wata’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu Al-Kautsar. Maka salatlah kamu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya pembencimu itulah yang akan binasa.” (QS Al-Kautsar, 108:1-3). Surat Al-Kautsar terdiri dari tiga ayat. Nama Al-Kautsar diambil dari ayat yang pertama  yang berarti karunia Allah yang tiada terhingga yang dianugerahkan kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam. Kata ini hanya disebut sekali dalam Al-Qur’an, yakni dalam surat ini. Ada juga yang memberi nama surat ini An-Nahr, yang maknanya berkurban. Lanjut membaca

Nilai Pernikahan

Pernikahan dalam Islam tidak sekadar pelampiasan syahwat pasangan hidup yang telah melaksanakan akad pernikahan. Tetapi pernikahan memiliki makna yang lebih dalam lagi. Pandangan tersebut didasarkan pada dua makna asal dan nilai dari kata pernikahan dalam al-Qur’an: Pernikahan dalam terminologi al-Qur’an disebut dengan istilah zawaj yang bermakna hidup berpasangan. Lanjut membaca

Hari Raya Idul Fitri

Kaum muslimin mempunyai dua hari raya; Kaum muslimin mempunyai dua hari raya; ‘Idul Fithri dan ‘Idul Adh-ha. Hari raya selalu dimulai dengan ibadah besar. Hari raya ‘Idul Adh-ha dimulai dengan ibadah haji, inti dari ibadah haji, yaitu wukuf di ‘Arafah. Dan hari raya ‘Idul Fithri, didahului oleh ibadah puasa Ramadhan: “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (QS Al-Baqarah: 185). Lanjut membaca

Pentingnya Membaca Al Qur’an

Banyak orang menyebut Ramadhan sebagai bulan Al Qur’an. Karena Ramadhan adalah salah satu bulan dimana Al Qur’an diturunkan. Sehingga sudah menjadi tradisi di kalangan umat Islam dengan menjadikan bulan Ramadhan untuk memperbanyak membaca Al Qur’an. Di bulan Ramadhan masjid atau mushalla menjadi ramai, umat Islam membaca Al Qur’an baik sendiri maupun secara berkelompok. Kalau kita telaah bertapa besarnya manfaat membaca Al Qur’an, maka kita akan menjadi gemar membacanya. Berikut pentingnya dari membaca Al Qur’an. Lanjut membaca

Ramadhan Bulan Bercermin Diri

Ramadhan merupakan salah satu sarana dan momentum istimewa bagi setiap mukmin atau mukminah untuk ber-muhasabah dan bercermin, yang dengannya ia bisa mengetahui tingkat keimanannya, kualitas ketaqwaannya kepada Allah Ta’ala, dan kadar kerinduannya pada kehidupan ukhrawi yang bahagia. Dan melalui cermin Ramadhan, seseorang bisa menguji diri dan hatinya, untuk mengetahui sudah berada di tingkat apakah ia? Lanjut membaca

Buatlah Syetan Kecele

Sebagaimana telah kita ketahui, salah satu keistimewaan khusus bulan suci Ramadhan adalah bahwa, selama Ramadhan, syetan-syetan pengganggu dan penggoda dirantai, dibelenggu dan dinonaktifkan oleh Allah Ta’ala. Ini merupakan salah satu rahmat dan karunia Allah kepada hamba-hamba-Nya, kaum mukminin, yang ingin meraih kemuliaan, kesempurnaan iman dan puncak taqwa yang merupakan salah satu tujuan utama dari ibadah puasa di bulan Ramadhan. Allah swt berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu (lebih) bertakwa”  (QS Al-Baqarah : 183). Lanjut membaca

Al Qur’an Surat Ath Thariq

Imam Al-Kalbi berkata, ”Surat ini turun kepada Abu Thalib, ketika itu dia datang menemui nabi saw kemudian dihidangkan kepadanya roti dan susu, ketika mereka sedang makan tiba-tiba ada bintang mendekat yang cahayanya menerangi air kemudian berubah menjadi api. Maka Abu Tholib terperanjat dan bertanya kepada nabi, ini ada apa? Kemudian nabi menjawab: ”Ini adalah bintang yang dilemparkan, dia termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah”, maka Abu Thalib terheran-heran, kemudian Allah menurunkan Was-samaai wath thoriq (QS Ath-Thariq) Lanjut membaca