Husnudzan Lawan Suudzan

Allah Ta’ala berfirman yang artinya: ”Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang (tajassus) dan janganlah pula saling menggunjingkan (ghibah) satu sama lain..” (QS. Al-Hujuraat: 12). Dan Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Jauhkanlah diri kalian dari prasangka (pada orang lain), karena prasangka (buruk) adalah kata-kata terdusta” (HR. Muslim). Lanjutkan membaca

Mendamaikan Yang Berselisih

Jika kita mendapati dua orang atau dua kelompok muslim yang berselisih, yang harus dilakukan adalah mendamaikannya. Mendukung atau menentang salah satunya hanya akan menambah besarnya perselisihan. Disinilah peran pihak ketiga sebagai juru damai sangat dibutuhkan. Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujuraat: 10). Lanjutkan membaca

Sifat-Sifat Nabi Yusuf

Allah subhanahu wata’ala telah menggambarkan dalam Al Qur’an  tentang perjalanan Nabi Yusuf alaihissalam dari sejak kecil sampai menjadi seorang pejabat tinggi di Mesir. Sejak kecil beliau sudah memiliki berbagai kelebihan yaitu telah dipilih oleh Allah untuk menjadi seorang pemimpin  dan Rasul dan diajari ta’wil mimpi. Berikut ini diantaranya berbagai sifat yang dimiliki oleh Nabi Yusuf sebagai pemimpin. Lanjutkan membaca

Akibat Berpaling Dari Al Qur’an

Al-Qur’an adalah sumber petunjuk, cahaya dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa. Selalu berinteraksi dengan Al Qur’an merupakan salah satu kunci utama yang paling efektif untuk membuka pintu-pintu kebaikan dan keberkahan dalam kehidupan orang-orang yang beriman. Ada empat macam cara bagaimana berinteraksi dengan Al-Qur’an. Empat cara tersebut adalah membacanya, menelaah atau mempelajarinya, menghafalnya, dan mengamalkan isinya. Lanjutkan membaca

Surat Alam Nasyrah

Surat Alam Nasyrah terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah. Nama Alam Nasyrah diambil dari kata Alam Nasyrah yang terdapat pada ayat pertama, yang berarti: bukankah Kami telah melapangkan. Penegasan tentang nikmat-nikmat Allah subhanahu wata’ala yang diberikan kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasalam, dan pernyataan Allah bahwa disamping kesukaran ada kemudahan karena itu diperintahkan kepada Nabi agar tetap melakukan amal-amal sholeh dan bertawakkal kepada-Nya. Lanjutkan membaca

Surah Al Fatihah

Surah Al Fatihah disebut juga Ummul Kitab dan Ummul Qur’an (Induk Al Qur’an), juga disebut Al Qur’an Al ‘Adzim, karena ia mengandung secara global tujuan-tujuan pokok dan inti dari kandungan Al Qur’an seluruhnya. Secara umum seluruh isi Al Qur’an berbicara tentang hal-hal yang terkait dengan penjelasan hak-hak Al Khaliq (Allah Sang Pencipta) atas makhluk-NYA, kebutuhan dan ketergantungan makhluk pada Khaliq-nya dan pengaturan pola hubungan antara sang Khaliq dan makhluk ciptaan-NYA. Dan semua itu secara global telah disinggung dalam 7 (tujuh) ayat surat agung tersebut. Lanjutkan membaca

Agar Istiqamah

Istiqamah adalah ajeg dalam kebaikan. Jika sekarang kita adalah seorang muslim maka kita harus terus mempertahankan keislaman kita sampai akhir kehidupan kita. …Walaa tamuutunna illa wa antum muslimun ‘ yang artinya: …dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Islam’. (QS. Ali Imran: 102). Demikian pula kita harus menjaga setiap perilaku baik yang ada pada diri kita. Jika sekarang kita biasa melakukan shalat malam maka hendaknya kita berusaha untuk terus menjaga kebiasaan baik tersebut sampai dengan akhir hayat kita. Lanjutkan membaca

Perintah Beristighfar

Firman Allah subhanahu wata’ala dalam Al Qur’an surat Al-Muzzammil ayat 20 yang artinya: “Dan beristighfarlah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Manusia memang sudah selayaknya dan seharusnya banyak-banyak beristighfar, karena manusia memiliki tabiat dan cenderung berbuat dosa. Maka untuk menghapus dosa tersebut, tidak ada jalan lain kecuali beristighfar. Lanjutkan membaca

Surat Al Maun

Allah subhanahu wata’ala berfirman Tahukah kamu (ya Muhammad) orang yang mendustakan hari pembalasan/agama? Itulah orang-orang yang menghardik anak yatim dan tidak berjuang untuk memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya, yaitu mereka yang suka pamrih pada sesama dan enggan memberi pertolongan (QS. Al-Ma’un). Lanjutkan membaca