Tanda-Tanda Kepekaan Iman

Iman memiliki kepekaan yang bisa disebut dengan kepekaan iman (al-hasasiyyah al-imaniyyah), yang merupakan salah satu parameter utama tingkat dan kualitas iman seseorang. Sehingga sejauh mana tingkat dan kualitas iman kita, bisa dilihat dan diketahui dari tingkat dan kualitas kepekaan dan sensitivitasnya. Dan kepekaan atau sensitivitas iman itu memiliki tanda-tanda antara lain sebagai berikut: Lanjut membaca

Hakekat Syukur Dan Sabar

Ungkapan rasa syukur yang dilakukan baginda Rasululah shalallahu ‘alaihi wasallam seperti yang diceritakan oleh Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘Anha yang merasa heran dengan qiyamul lail Beliau. Beliau melakukannya hingga kedua kaki beliau bengkak. Dengan nada takjub dan penuh tanda tanya, Aisyah berkata, “Engkau masih berbuat seperti ini, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa silammu dan dosa-dosamu pada masa mendatang.” Rasulullah SAW bersabda, “Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur?” (HR Bukhari dan Muslim). Lanjut membaca

Mengendalikan Hawa Nafsu

Berusaha agar tidak dikendalikan hawa nafsu membutuhkan perjuangan yang sungguh-sungguh. Perjuangan sungguh-sungguh itu disebut dengan mujahadah. Mengapa harus sungguh-sungguh mengendalikan hawa nafsu ini. Karena apabila dilakukan dengan semata untuk mencari ridho Allah, maka Allah telah berjanji akan menunjukkan jalan kebaikan baginya, Allah berfirman: “Dan orang-orang yang bermujahadah untuk (mencari keridhaan) Kami, benart-benar akan Kami tumjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Ankabut: 69) Lanjut membaca

Berinteraksi Dengan Al Qur’an

Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk, cahaya dan rahmat bagi kaum muttaqin, merupakan salah satu kunci utama yang paling efektif untuk membuka pintu-pintu perubahan dan perbaikan dalam diri pribadi dan kehidupan ummat serta masyarakat beriman. Dan hal itu hanya bisa terwujud melalui adanya pola interaksi dan hubungan yang baik dan harmonis dengan Kitabullah ini. Semakin dekat dan harmonis hubungan seseorang atau suatu masyarakat dengan Al-Qur’an, maka akan semakin terbukalah pintu-pintu perubahan dan perbaikan dalam kehidupan orang dan masyarakat tersebut. Lanjut membaca

Bentuk-Bentuk Cinta Kebenaran

Beriman yang benar kepada Allah sebagai Rabbul ‘alamin, dan bertauhid secara murni. Ini merupakan puncak tertinggi dari seluruh bentuk cinta kebenaran dan kebaikan. Karena Allah adalah Sumber dan Asal setiap kebenaran dan kebaikan. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu” (QS. Al-Baqarah [2]: 147; dan lihat juga QS. Ali ‘Imran [3]: 60). Lanjut membaca

Obati Hati Dengan Dzikrullah

Salah satu cara untuk mengobati hati yang sakit adalah dengan selalu ingat kepada Allah (dzikrullah). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menggambarkan dzikir bagi manusia seperti air bagi ikan. Apakah yang akan terjadi bila seekor ikan dikeluarkan dan dipisahkan dari air? Tentu ia akan menggelepar dan akhirnya mati. Demikian pula dzikir merupakan kebutuhan yang niscaya bagi setiap manusia. Tanpa dzikir, hati manusia akan menjadi keras dan akhirnya mati. Lanjut membaca

Kalender Hijriyah

Pergantian tahun Hijriah 1442 ke tahun 1443 baru saja berlalu. Yang lebih penting dan mendasar terkait pergantian tahun Hijriah, sebenarnya bukanlah peringatan dan perayaannya, melainkan justru bagaimana umat ini tersadarkan agar tetap dan senantiasa bangga dengan penggalan atau kalender Islam. Kalender Hijriah adalah soal identitas Umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Yang abai dan tak peduli terhadapnya bisa saja berarti telah abai dan tidak peduli terhadap identitas agamanya. Padahal banyak sekali faktor penegas betapa kuat kaitan kalender Hijriah ini dengan aqidah, ibadah dan hukum syariah Islam, serta sejarah umatnya. Lanjut membaca

Memperhatikan Waktu

Waktu adalah kehidupan. Siapa yang menghargai waktu berarti menghargai kehidupannya. Siapa tidak menghargai waktu pasti ia sedang menjadi mayat berjalan. Waktu adalah saat-saat yang menentukan. Siapa tidak menentukan hal-hal penting setiap saat maka dia dalam kondisi genting. Kalau ada yang mengatakan bahwa waktu itu mahal harganya, itu benar. Jika anda pernah mendengar seseorang mengatakan bahwa waktu itu adalah emas, nyatanya demikian. Waktu semakin menanjak nilai jualnya karena waktu setiap anak manusia semakin sedikit. Dan ini yang terlewatkan. Padahal setiap manusia sangat memahami hal yang prinsip ini. Lanjut membaca

Takbiran, Amalan Yang Terlupakan

Banyak orang yang berpuasa sunnah di hari-hari mulia, sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ini, bersedekah dan amal shalih lain. Tentu ini bagus dan mulia. Tapi, ada satu amalan yang sering dilupakan banyak orang di hari-hari ini, yaitu takbiran. Padahal disunnahkan di hari-hari yang mulia ini untuk memperbanyak tahlil, takbir dan tahmid, sebagaimana sabda Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam: Lanjut membaca

Bulan Dzulhijjah

Bulan Dzulhijjah merupakan salah bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Ketika kita menyebut bulan Dzulhijjah, pasti orang sering mengkaitkannya dengan adanya perayaan hari raya Idul Adha atau pelaksanaan ibadah haji. Padahal di bulan Dzulhijjah masih banyak amal-amal ibadah yang utama yang lain yang mestinya dilakukan oleh umat Islam. Amailyah di bulan Dzulhijjah yang paling utama adalah melaksanakan ibadah Haji. Lanjut membaca