Meraih Keutamaan Ramadhan

Bulan suci Ramadhan adalah bulan istimewa, karena Allah Ta’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengkhususkannya dengan berbagai bentuk keistimewaan yang tidak terjadi pada bulan-bulan yang lain. Salah satu keistimewaan khusus itu adalah dibelenggu dan dirantainya syetan-syetan selama Ramadhan. Sehingga menjadi kesempatan bagi seluruh umat Islam untuk memaksimalkan ibadah. Berikut ini beberapa keutamaan bulan Ramadhan. Lanjutkan membaca

Ramadhan Bulan Pensucian Jiwa

Bulan Ramadhan adalah momentum istimewa yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh setiap orang beriman untuk melakukan tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) demi mencapai derajat keimanan, ketaqwaan dan kesalehan yang lebih tinggi. Allah swt telah menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang paling kondusif bagi setiap orang beriman untuk menyucikan jiwanya dan menempa dirinya agar menjadi pribadi mukmin sejati. Lanjutkan membaca

Menyambut Datangnya Ramadhan

Bagaimana sikap hati dan diri kita dalam menyongsong dan menyambutnya? Bagaimana ketika tahu bahwa Ramadhan sudah semakin dekat dan telah di ambang pintu? Apakah hati merasa berat karena akan bertemu dengan bulan beban yang serba memberatkan, merepotkan dan mengekang kebebasan? Atau tidak merasa berat, tapi sikap hati biasa-biasa dan santai-santai saja? Atau hati serasa berbunga-bunga karena demikian rindunya ingin segera bersua dengan kekasih hati, sang tamu agung nan mulia, yang senantiasa ditunggu-tunggu kehadirannya? Lanjutkan membaca

Taushiyah Jelang Ramadhan

Salah satu bentuk persiapan terbaik dalam rangka penyambutan istimewa bagi kehadiran bulan suci Ramadhan yang segera tiba, adalah dengan melakukan pembersihan hati dan penyucian jiwa. Dan tobat merupakan salah satu wasilah (sarana) terbaik untuk tujuan itu. Karena mengapa hati perlu dibersihkan, dan jiwa harus disucikan, adalah karena hati dan jiwa itu kotor dan penuh noda. Dan yang mengotorinya adalah dosa-dosa (QS. Al-Muthaffifin: 14). Lanjutkan membaca

Menghilangkan Dendam

Hal yang harus senantiasa kita yakini bersama, bahwa orang yang paling mulia di sisi Allah itu adalah orang yang bertaqwa, dan taqwa itu adanya di hati yang bersih (bersih dari segala penyakit hati), karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan kepada kita dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim, bahwa sebaik apapun ibadah seseorang, tapi kalau masih mempunyai penyakit hati, maka ibadahnya berpotensi akan habis karena akan Allah berikan kepada orang orang yang disakitinya. Lanjutkan membaca

Meraih Barokah Di Bulan Rajab

Kita susdah memasuki bulan Rajab. Bulan Rajab adalah salah satu diantara dua belas bulan tahun Hijriyah yang dimulai dengan Muharram dan diakhiri dengan Dzulhijjah. Pergantian bulan termasuk diantara tanda-tanda kekuasaan Allah. Setiap bulan berganti, seyogyanya ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita renungi. Rasulullah saw sendiri mengajarkan kepada kita untuk berdoa pada setiap pergantian bulan dalam penanggalan qomariyah, terutama ketika melihat hilal (bulan baru) pada malam harinya. Doa tersebut adalah: Lanjutkan membaca

Menjaga Sholat Khusyu’

Jika semua ibadah disampaikan pewajibannya kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasaalm melalui malaikat Jibril. Tidak demikian halnya dengan shalat, ibadah ini disampaikan secara langsung oleh Allah melalui peristiwa besar yang dialami seorang hamba, Isra’ dan Mi’raj. Shalat adalah ibadah paling utama dalam Islam. Bahkan ia adalah amal pertama yang akan ditanyakan Allah ketika seseorang masuk ke dalam kuburnya. Lanjutkan membaca

Mendidik Anak

Anak adalah anugerah sekaligus amanah. Lebih dari itu, anak adalah investasi akhirat kedua orangtuanya. Rasulullah shalallah ‘alaihi wasallam telah mengabarkan tiga jenis amal jariyah “amal yang terus-menerus mengalir”. Salah satunya adalah anak yang shalih. Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, yakni tauhid. Namun kemudian anak bisa berubah dari fitrahnya karena lingkungan di sekitarnya. Lanjutkan membaca

Kewajiban Suami Istri

Pernikahan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam adalah salah satu bentuk ibadah kepada Allah swt. Dengan pernikahan seseorang laki-laki bisa menyalurkan syahwatnya kepada seorang perempuan secara halal yang sebelumnya diharamkan. Melalui pernikahan seseorang laki-laki dan perempuan bisa saling menggenapkan dan menyempurnakan separuh dari urusan agamanya. Malalui pernikahan pula seseorang bisa beribadah melaksanakan kewajiban-kewajiban dalam rumah tangga. Ada beberapa kewajiban yang melekat kepada seorang pria dan wanita dalam membangun rumah tangga. Lanjutkan membaca