Cerdas Menikmati HP

Saudaraku, dalam keseharian hidup, sulit bagi kita untuk lepas dari Hp dan internet. Kita selalu menggunakannya untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lainnya. Banyak yang tak pernah lepas dari Hp dan sarana telekomunikasi lainnya, kecuali ketika shalat, makan, dan ketika tidur. Seringkali kita bersilaturrahim, dan orang yang kita ajak berbicara, tetap sibuk dengan Hp nya. Seringkali suami isteri berbaring di tempat tidur, tapi masing-masing sibuk dengan Hp nya. Lanjut membaca

Kendalikan Diri Dan Berjuanglah

Saudaraku, dalam kehidupan keseharian kita memerlukan pengendalian diri. Pengendalian diri berarti mengalahkan hawa nafsu dan menang melawan syetan. Pengendalian diri ini sangat penting agar : semakin rajin beribadah, semakin efektif beramal shaleh, semakin banyak dosa yang dijauhi. Pengendalian diri sangat penting agar : tak ada lagi amarah yang berlebihan, tak ada lagi sedih dan senang yang berlebihan, tak ada lagi cacian, tak ada lagi makian, tak ada lagi gunjingan, tak ada lagi fitnahan, tak ada lagi amalan yang sia sia, tak ada lagi pungli dan korupsi. Lanjut membaca

Menjaga Iman Dan Menguatkan Cinta

Saudaraku, setiap hari, hakikatnya adalah pertambahan pada angka usia kita. Setiap hari, sebenarnya selalu ada peluang bahagia, peluang untuk sukses, dan peluang hidup mulia di dunia dan di akhirat. Untuk kemuliaan dan kebahagiaan hidup seperti itu, maka setiap hari kita memerlukan “iman” dan “cinta” Iman dan cinta itu memerlukan kesadaran, dimana arti kesadaran itu adalah kemampuan diri untuk menghadirkan hati yang bersih dan akal yang sehat dalam menjalani hidup. Hati yang bersih akan selalu menyehatkan akal, dan akal yang tidak sehat karena hati yang kotor. Lanjut membaca

Membangunkan Hati Yang Tidur

Saudaraku, Banyak mata yang bisa memandang, tetapi hati buta. Banyak telinga yang mendengar, tetapi hati menjadi tuli. Banyak mulut yang lancar berbicara, tapi hati menjadi bisu. Akibatnya, banyak yang melakukan shalat mengucap takbir, tetapi hatinya mangkir. Banyak yang melafadz dzikir, tapi hatinya lalai dan tak tersambung seakan ada tabir. Banyak orang rajin datang ke pengajian, tapi meninggalkan hatinya di jalanan. Lanjut membaca

Bijak Menghadapi Orang Hasad

Saudaraku, Dimarahi atau dibentak tentu menyakitkan. Dimaki dan dihina pasti lebih menyakitkan. Ditipu, tentu menyakitkan. Digosip dan difitnah tentu lebih menyakitkan. Tetapi yang lebih menyakitkan dari semua itu adalah saat diiri atau dihasadi oleh orang dekat. Banyak orang bingung menghadapi orang yang iri hati sebab: Orang hasad kadang tiba-tiba tawar hati atau menunjukkan kekecewan, Orang hasad terkadang tiba-tiba marah besar karena hal-hal sepele. Tidak pernah menghargai apa yang kita lakukan, dan tidak juga berterima kasih atas kebaikan kita. Terkadang kebaikan kita dibalas dengan kejelekan. Bahkan terkadang ia menuduh kitalah yang hasad. Menghadapi orang hasad membutuhkan kekuatan jiwa dan sikap bijak

Nabi SAW Mencintai Kita Semua

Saudaraku, Nabi Muhammad SAW manusia termulia sepanjang sejarah, hingga dunia kiamat. Nabi Muhammad SAW memiliki semua kesempurnaan manusiawi yang ditetapkan oleh Allah sebagai teladan terbaik. Tak ada hati sesuci hati beliau. Tak ada akhlak seindah akhlak beliau. Tak ada pemimpin sebijak, seadil, dan sesempurna beliau. Beliau selalu menginginkan kebaikan untuk kita. Beliau sangat mencintai dan menyayangi kita. Beliau menyebut dan membanggakan kita yang beriman tanpa melihat beliau, sebagai saudara beliau. Beliau benar-benar menuntun hidup kita secara sangat rinci, setiap hari, mulai membuka mata, sampai menutup mata kembali. Beliau sangat ingin kita Bahagia, Mulia, Selamat di dunia & di akhirat.

Hidup Merdeka Dengan Tahlil

Saudaraku, Tahlil ialah ucapan: LA ILAHA ILLALLAH. (لا إله إلا الله). La Ilaha Illallah berarti :“Tiada Tuhan selain Allah.” Maksudnya : Tidak ada yang berhak disembah selain Allah.  Tidak ada yang berhak untuk dijadikan arah dari segala wujud ibadah, selain kepada Allah. Tahlil merupakan teks proklamasi kemerdekaan bagi setiap muslim, dalam rangka pembebasan dari semua wujud perbudakan, kecuali hanya menjadi hamba dari Allah Yang Maha Penyayang. Lanjut membaca

Disiplin & Tidak Melanggar

Saudaraku, kalau setiap saat kita menikmati pemberian Allah, mengapa tidak setiap saat kita bersyukur kepada Allah. Kalau setiap saat kita ingin mendapatkan kebaikan, mengapa tidak setiap saat kita berbuat kebaikan. Kalau setiap saat kita ingin bahagia, mengapa tidak setiap saat kita berniat ikhlas. Kalau setiap saat kita ingin sehat, mengapa tidak setiap saat kita menjaga kesehatan. Kalau setiap saat kita ingin dihargai dan dimuliakan, mengapa tidak setiap saat kita menghargai dan memuliakan semua orang. Kalau setiap saat kita ingin menambah ilmu, mengapa tidak setiap saat kita belajar dan membagi ilmu Kalau setiap saat kita ingin menguatkan iman, mengapa tidak setiap saat kita berdzikir dan berdo’a. alau kita selalu disiplin dengan ajaran Allah SWT, pasti bahagia dan mulia.

Ayah

Saudaraku, Ayah itu teladan kepahlawanan serta keperkasaan seorang laki laki bagi putra putranya dan bukti cinta sejati bagi putri putrinya. Ayah, pemimpin yang dengan sepenuh kasih akan bertanggung jawab pada anak dan isterinya. Ayah, selalu menjaga kesucian nafkah yang ia bawa pulang ke rumah.Ayah, selalu menekankan kecerdasan dalam bersikap dan mencontohkan kebijaksanaan kepada kita. •Ayah, selalu meluangkan waktu untuk anak-anaknya. Bahkan ketiadaan waktu adalah waktu yang senyatanya untuk anak anaknya. Lanjut membaca

Ibuku

Saudaraku, Ibu adalah sosok paling berjasa dan paling mencintai kita. Kehilangan ibu adalah kehilangan cinta itu sendiri. Ibu itu termulia yang wajib dimuliakan. Ibu, rela mendekati kesulitan bahkan kematian sekalipun demi kita. Cintanya tulus tak pernah terputus. Ibu adalah pemilik do’a yang terkabul bagi putra putrinya. Yang dirasakan baik oleh ibu terhadap anaknya, akan menjadi doa dan barokah. Sebaliknya, yang dirasakan tidak baik oleh seorang ibu pada anaknya, akan menjadi musibah dan petaka. Jangan lupakan dan jangan abaikan keberkahan ridlo ibu. Lanjut membaca