Kasih Sayang Allah

Saudara-saudari sekalian, Kehidupan hari ini adalah kasih sayang Allah SWT. Nafas ini adalah bentuk kasih sayang Allah. Semua kenikmatan hidup kemarin, hari ini dan esok hari dan seterusnya adalah kasih sayang Allah. Allah ingin agar kita lebih mendekat kepadaNya. Allah ingin melihat kesyukuran kita kepadaNya. Allah ingin mengampuni dosa-dosa kita. Allah ingin menyelamatkan kita dari bencana besar dan kesulitan yang lebih besar. Dengan kasih sayangNya yang sempurna, Allah ingin kita tebar pula kasih sayang kita kepada keluarga, sesama manusia dan alam semesta. Lanjut membaca

Memperhatikan Asas Manfaat

Saudara-saudari sekalian, orang yang berakal sehat selalu memikirkan dan memperhatikan asas manfaat dalam: ucapan dan perilakunya, keputusan dan pilihannya, waktu dan pergaulannya, makanan, minuman, dan pakaiannya. Yang berakal sehat tidak akan dengan sengaja mengkomsumsi racun dan zat-zat berbahaya. Ia menolak prinsip: “Yang Penting Enak”.  Yang beriman selalu menimbang asas manfaat duniawiyah dan ukhrawiyah. Ia selalu mengutamakan manfaat ukhrawiyah dari pada manfaat duniawiyah. Lanjut membaca

Ikhlas

Saudara-saudari sekalian, Seluruh ibadah dan kebaikan kita hanya diterima  Allah jika diniati keikhlasan. Niat ikhlas adalah ibadah hati. Dimana hati kita berbicara: “Saya melakukan kebaikan ini untuk mendapatkan ridha Allah swt”. Niat ikhlas akan mendidik kita mewujudkan cinta pada Allah. Niat ikhlas mendidik kita mengurangi kebiasaan mememuji diri. Niat ikhlas mendidik kita untuk tidak mengharap pujian dari sesama. Lanjut membaca

Menggapai Ampunan Allah

Saudara-saudari sekalian, Allah subhanahu wata’ala dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berulang-ulang memerintahkan orang beriman untuk bertaubat dan memperbanyak istighfar. Ini menunjukkan bahwa ikhtiar pensucian diri itu sangat penting dan prioritas. Berjuang membiasakan istighfar dengan lisan, dengan hati dan dengan pikiran, pembiasaan menjauhi dosa kecil apalagi yang besar, pembiasaan melakukan kebaikan, adalah sangat prioritas menyertai setiap tarikan nafas yang sementara ini. Lanjut membaca

Marah Efektif

Saudara-saudari sekalian, Banyak hal yang membuat kita sering marah. Amarah itu sering kita tujukan pada orang-orang terdekat kita, bahkan mereka yang kita cintai. Seringkali marah kita berdalih cinta dan kasih sayang. Bahkan banyak amarah yang terlampiaskan dengan alasan pendidikan. Padahal yang terjadi adalah kita marah karena ketidak sabaran mengelola hati. Lanjut membaca

Konsisten Beramal Sholeh

Rasul kita tercinta, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam mewariskan kepada kita panduan hidup yang indah. Beliau bersabda: ”Amal yang paling dicintai oleh Allah ialah amal yang sangat konsisten, walaupun sedikit”. (HR.Bukhari Muslim). Kepribadian kita adalah kumpulan dari kebiasaan-kebiasaan kita. Kita menjadi baik manakala kebiasaan positif yang lebih dominan. Kebiasaan adalah, prilaku yang dilakukan secara berulang. Karena itu, selalu ulangi prilaku positif agar menjadi kebiasaan baik. Lanjut membaca

Nasehat Itu Untuk Perbaikan Diri

Saudara dan saudari sekalian, Di kala kesulitan datang menghadang, Di kala kedukaan menghilangkan kebahagiaan, Di kala nestapa menguasai kehidupan, Di kala tubian musibah datang menimpa, Maka, kala itu sejatinya dan seharusnya kita perlu mengingat nasihat dan pelajaran yang telah kita dapatkan selama ini. Sungguh banyak ilmu yang belum diamalkan, sebanyak nasihat yang belum diikuti. Orang yang selamat, hanyalah yang mengamalkan nasihat. Mengabaikan nasihat pada saat senang itu tercela, tapi melupakan nasihat pada saat sulit, itu jauh lebih tercela. Lanjut membaca

Hamba Sangat Mencintaimu Ya Allah

Saudara dan saudari sekalian, gelora cinta kepada Allah swt, adalah kekuatan dahsyat yang tak tertandingi. Sebab itu adalah kekuatan iman yang dengannya akan melahirkan semangat untuk tidak pernah  berhenti dalam memproduksi kebaikan. Sebab itu adalah kekuatan cinta yang membuat segalanya menjadi indah. Cinta seperti itu adalah kekuatan jiwa yang tersambung kuat dengan Allah yang Maha Kuat. Lanjut membaca

Kiat Melembutkan Hati

Saudaraku, Kelembutan hati adalah sebuah kebutuhan. Karena hanya hati lembut yang melahirkan: pikiran yang lembut, tutur kata yang lembut, tulisan yang lembut, perilaku dan sikap yang lembut, juga kebijakan yang lembut. Berikut beberapa kiat (menurut ulama tazkiyah) untuk melembutkan hati: Taubat dari seluruh dosa. Wirid Istighfar dan Dzikir. Optimalisasi Khusyu’. Qiyamullail setiap malam. Tilawah Al-Qur’an secara runtut dan rutin khatam. Menjalin keakraban efektif dengan orang orang shaleh. Lanjut membaca

Jum’at Itu Hari Mulia

Saudara dan saudari sekalian, Hari Jumat adalah hari kemuliaan bagi orang yang memuliakannya. Kemuliaan ini berasal dari iman, bukan kemuliaan materi, bukan kemuliaan palsu, dan bukan kemuliaan yg menipu. Memuliakan malam Jumat dan hari Jumat hanyalah dengan amal ibadah yang sudah lama kita ketahui, seperti: Mengucap shalawat, sebanyak banyaknya, pada malam Jumat dan hari Jumat. Lanjut membaca