Mencintai Amal Sholeh

  • Sumo

Saudara-saudari sekalian, Waktu hidup adalah peluang untuk beramal sholeh. Peluang itu tidak terulang, karena waktu tak pernah kembali. Setiap amal sholeh tentunya harus dipentingkan dan dioptimalkan. Karenanya amal sholeh harus dijaga, dirawat, dipelihara, agar bisa dipertaruhkan sebagai bekal “pulang”. Setiap amal sholeh harus dicintai sepenuh hati karena ia adalah kekasih sejati, yang sudi mendampingi di alam kubur dan penyelamat di akhirat nanti. Biasanya amal sholeh yang dicintai, akan mengundang amal-amal sholeh lain yang beragam dan membuat pemiliknya akan selalu bersemangat serta berbahagia dimanapun berada.Jadikan hidup sebagai perpindahan dari satu amal sholeh ke amal sholeh yang lain. Jadikan hati dan akal selalu berfikir untuk selalu memproduksi amal sholeh. Jadikan panca indra tak henti-hentinya melakukan amal sholeh. jadikan harta dan jabatan sebagai sarana untuk menguatkan kemampuan beramal sholeh. Bahkan jadikan penderitaan dan problem hidup sebagai peluang untuk beramal sholeh. Maka jadilah hidup kita penuh barokah. Ya Rahman, Terimalah amal sholeh kami, jauhkan dari amal yang sia-sia. Aamiin (@msdrehem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.