Ramadhan, Bahagiakah Kita?

  • Sumo

Saudaraku, Ada beberapa pertanyaan? Benarkah mereka bahagia dengan Ramadhan? Benarkah mereka bahagia dengan amal ibadah ramadhan? Atau bahagia dengan buka puasanya, makan malamnya, jalan jalannya, ngabuburitnya, baju barunya, atau dengan tidur panjangnya? Kalau mereka cinta dengan amal ibadah ramadhan, lalu mengapa mereka meninggalkan masjid? Mengapa mereka berhenti membaca Al-Qur’an?  Mengapa mereka menjauhi pengajian? Mengapa mereka asyik dalam kelalaian? Mengapa mereka tidak berdzikir? Mengapa mereka menjauhi orang orang shaleh? Cinta ramadhan, adalah pengakuan yang butuh pembuktian. Cinta ramadhan, adalah cinta amal ibadah, bukan cinta makanan, pakaian, kelalaian. Cinta ramadhan itu keyakinan dan kesadaran. Sungguh, Lebih baik mengaku belum cinta ramadhan. Lebih baik mengaku belum yakin dan belum sadar. Lebih baik mengaku masih sering dikencingi syetan dan dikalahkan oleh syetan yang justeru sedang terbelenggu. Sepatutnya ada rasa malu kepada Allah atas segala kelalaian ini…Semestinya ada rasa malu kepada diri sendiri atas segala dusta dan penipuan ini. Sewajibnya ada hukuman berat yang ditimpakan pada diri sendiri yang malas, melalui paksa diri. Wahai para ahli masjid, para ahli tilawah, para ahli dzikir dan do’a, saatnya merisaukan putera puteri, anak, cucu, menantu, semua orang tercinta, yang masih malas beribadah…!! Saatnya menasehati mereka sepenuh kesungguhan untuk PAKSA DIRI guna masa depan mereka sendiri, agar HUSNUL KHATIMAH!! Saatnya mempersiapkan mereka untuk bangkit menjemput LAILATUL QADR, seperti yang dilakukan oleh RASUL TERCINTA -Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam-…!! Saatnya membuktikan cinta ramadhan dengan terus mendidik orang orang tercinta untuk memuliakan ramadhan yang sebentar lagi akan berakhir…!! Saatnya membuktikan cinta kepada orang orang tercinta dengan pendidikan tiada henti untuk mempersiapkan masa depan mereka yang sejahtera dengan HUSNUL KHATIMAH…!! Saatnya memperbanyak do’a do’a cinta untuk semua orang tercinta agar mereka semakin cinta kepada yang semestinya dicintai melebihi yang lainnya…!! Saatnya menggelorakan kerinduan untuk masuk SYURGA FIRDAUS bersama SEMUA ORANG TERCINTA…!! Saatnya menjawab tanda tanya cinta ramadhan, dengan kerisauan, do’a, nasehat, dialog, pendidikan, apresiasi dan hukuman, pemaksaan dan bujukan, motivasi dan pengawasan, do’a dan mujahadah…!! Sebenarnya para ahli ibadah punya andil yang tidak kecil atas fenomena sepinya masjid dan merebaknya dosa, terkhusus mereka yang belum optimal berda’wah, belum optimal mendidik, belum menjawab tanda tanya cinta ramadhan…!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.