Sholat Itu Membahagiakan

  • Sumo

Saudaraku, shalat adalah munajat terindah kita dengan Allah, karena di saat itulah kita sedang berjuang  menyucikan diri dari dosa. Shalat adalah gerakan Islamisasi bagi pemikiran, karena dalam shalat kita ada kepasrahan. Shalat itu Jihadunnafs atau ketangguhan menempa jiwa, karena saat shalat kita melatih perbaikan mental. Shalat itu membahagiakan, karena memberi solusi pada masalah kehidupan. Shalat itu memuliakan diri, karena kita menang dari rongrongan nafsu dan cinta dunia.

Shalat adalah bukti kuatnya iman dan bukti syukur yang sebenarnya. Malas shalat berarti tidak sadar dan tidak tahu diri. Malas shalat berarti melawan Allah. Malas shalat mengeraskan hati, dan menyempitkan pintu hidayah. Malas shalat salah satu indikasi kemunafikan. Malas shalat adalah kebodohan dan penghinaan pada diri. Malas shalat adalah kekalahan terhadap syetan. Malas shalat adalah musibah terbesar, sekaligus AIB BESAR. Sekali-kali melaksanakan shalat, itu NERAKA. Sekali-kali tidak melaksanakan shalat, itu juga NERAKA. Jangan bermain-main dengan shalat, karena Allah tidak main-main dalam memerintah kita shalat. Jangan sepelekan shalat, karena usia hidup hanyalah sebentar dan sesaat lagi akan berakhir. Mari kita shalat dengan benar dan baik. Ya Rahman, Beri hidayah kami, Jadikanlah sholat penyejuk hati kami.

Renungan Jum’at, 23 Rajab 1443 H

(@msdrehem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.