Jejak Al Quran

Al-Qur’an begitu sering kita baca dan bahkan kita khatamkan. Al-Qur’an memang luar biasa, penuh dengan keberkahan. Membacanya saja meski tanpa memahami maknanya sudah berpahala, dengan hitungan satu pahala untuk setiap hurufnya, lalu satu pahala tersebut dilipatkan menjadi sepuluh. Namun itu tidak berarti bahwa membacanya saja sudah cukup. Lebih dari sekadar membaca, kita juga harus berinteraksi secara lebih baik lagi dengan Al-Qur’an. Setiap orang yang membaca ayat-ayat Al-Qur’an semestinya terus berusaha untuk bisa memahami maknanya. Jika tidak, maka ia lebih layak dikatakan melafalkan atau membunyikan bacaan. Membaca yang benar adalah membaca dengan disertai pemahaman akan maknanya, sebagaimana kita memahami ketika membaca teks berbahasa Indonesia Lanjutkan membaca