Bukti Mencintai Nabi saw

Orang-orang yang beriman diperintahkan agar bersholawat kepada Nabi. “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, sampaikanlah sholawat dan salam kepadanya.” Dalam ayat ini, Allah sendiri yang mencontohkan mengucap sholawat sebelum memerintahkan hal serupa kepada kita, hamba-hamba-Nya yang beriman. Apakah pantas kita tidak bersholawat kepada Nabi sementara malaikat dan bahkan Allah sendiri melakukannya? Lanjutkan membaca

Memperbanyak Istighfar

Firman Allah subhanahu wat’ala dalam Al Qur’an surat Al-Muzzammil ayat 20 yang artinya: “Dan beristighfarlah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Sebenarnya, tanpa diperintahkan pun manusia memang sudah selayaknya dan seharusnya banyak-banyak beristighfar, karena manusia memiliki tabiat khaththa’ ‘cenderung berbuat dosa’. Maka untuk menghapus dosa tersebut, tidak ada jalan lain kecuali beristighfar. Lanjutkan membaca

Mensyukuri Nikmat Umur

Umur adalah Saat saat yang kita Lalui dalam kehidupan ini. Dan betapa cepat waktu itu berjalan, dan apa yang sudah berlalu tidak mungkin kembali lagi. Betapa banyak waktu yang sudah kita lalui, akan tetapi kita belum bayak berbuat amal sholeh, bahkan lebih banyak menterlantarkannya. Umur adalah nikmat dan karunia ilahi yang sangat berharga dan sangat bernilai melebihi nikmat harta dan nikmat yang Lainnya. Lanjutkan membaca

Dengan Bismillah

Ada seorang wanita sholihah yang suaminya adalah orang munafiq yang kurang baik akhlaqnya. Wanita Ini dalam kehidupan sehari harinya, ia banyak bertutur kata atau berbuat sesuatu selalu diawali dengan membaca “Basmalah”. Suatu ketika wanita tersebut meletakkan perhiasannya di kantong hitam dan disimpan di dalam lemari. Dan pada saat wanita Ini sedang tidak berada di rumah, suaminya mengambil semua perhiasannya yang ada di dalam kantong  hitam itu, kemudian ia sembunyikan. Lanjutkan membaca

Kesombongan Manusia

Manusia diciptakan dalam keadaan lemah. Pada seluruh sisi kemanusiaannya pasti ada kelemahan. Pada seluruh aktifitas hidupnya pasti ada kelemahan. Pada seluruh capaian-capaiannya pasti ada kelemahan. Terbukti manusia seringkali tidak pernah puas dengan karirnya meskipun pada mulanya ia merasa puas bahkan bangga. ”Allah hendak memberikan keringanan kepada kalian, karena manusia diciptakan (bersifat) lemah.” (QS. An-Nisa’: 28) Lanjutkan membaca

Berdagang yang tidak Merugi

Di rumah Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu ada 5 orang, yaitu: Ali, Fatimah, Hasan, Husen dan Harits. Di dalam sebuah Al Kisah diceritakan bahwa selama 3 hari mereka ber lima tidak mendapatkan makanan. Pada saat seperti itu, Sayyidah Fatimah ra. mempunyai Izar (selendang), kemudian Sayyidah Fatimah menyerahkan selendang itu kepada suaminya  agar menjualnya. Kemudian Ali menjualnya dengan harga 6 Dirham dan mensedekahkan uang itu kepada fakir miskin. Lanjutkan membaca

Muhasabah

Muhasabah atau menghisab, menghitung atau mengkalkulasi diri adalah satu upaya bersiap-siaga menghadapi dan mengantisipasi yaumal hisab (hari perhitungan) yang sangat dahsyat di akhirat kelak. Allah subhanahu wta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri, memperhatikan bekal apa yang dipersiapkannya untuk hari esok (kiamat). Bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”.(QS. Al Hasyr:18). Lanjutkan membaca

Tadabbur Surat Al Fajr

Surat Al-Fajr adalah surat ke-89 dalam Al-Qur’an, termasuk surat Makkiyah, karena diantara ciri-cirinya selain karena diturunkan sebelum Nabi Hjirah ke Madinah adalah  ayat-ayatnya juga pendek-pendek. Surat ini mengandung sumpah-sumpah Allah tentang waktu Fajar, sepuluh Malam Istimewa, serta Fenomena Ganjil dan Genap sebagai tanda kebesaran-Nya. Allah mengisahkan kehancuran kaum ‘Aad, Tsamud, dan Fir’aun yang dihancurkan karena kesombongan dan kezaliman mereka, serta mengingatkan bahwa kekayaan dan kemiskinan hanyalah ujian, bukan tanda kemuliaan atau kehinaan. Lanjutkan membaca

Mendekat kepada Allah

Allah subhanahu wata’ala berfirman: “(Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu masih berupa janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa”.(QS. An Najm, 53:32) Lanjutkan membaca

Belajar Bersabar

Sabar berarti menahan nafsu dari letupan-letupan emosi  yang bisa mengarah pada banyak kesalahan, menghalangi fisik dari hal-hal di luar kontrol, serta tenang dalam menghadapi ujian. Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa sabar itu adalah menerima ujian dengan etika dan sikap yang baik. Ada juga yang menerangkan bahwa sabar adalah orang yang menghadapi ujian tanpa mengeluh. Sementara Imam Junaid menjawab ketika ditanya tentang pengertian sabar, ”Sabar ialah ketika seseorang ditimpa kepedihan tetapi tidak cemberut.” Lanjutkan membaca