Mengokohkan Tekad

Saudaraku, Jiwa dan fisik, masing masing memerlukan latihan-latihan terpadu, teratur, terukur dan berkesinambungan. Jiwa dan fisik yang tidak terlatih  akan mudah merapuh dan mudah sakit. Latihan terpadu, teratur dan terukur seringkali memerlukan pemaksaan yang disengaja pada jiwa dan fisik. Para pemenang di panggung sejarah adalah mereka yang sejak dini sudah terbiasa dengan luka jiwa dan fisik. Karena itu, dengan sepenuh cinta Allah memberi banyak cobaan pada hamba-Nya yang terpilih (para nabi dan para sholihin), dengan hikmah agar mereka menjadi tangguh dan selalu siap dengan beban paling berat. Lanjutkan membaca

Ridlo Kepada Taqdir

Sauadara sekalian, Beriman pada takdir, adalah landasan kebaikan dan akan membuat kita ridlo dengan setiap cobaan. “Landasan setiap kebaikan adalah jika engkau tahu bahwa setiap yang Allah kehendaki pasti terjadi dan setiap yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.” (Ibnu Qayyim Al Jauziyah), Hendaklah kita tahu bahwa setiap yang Allah takdirkan, telah tercatat sejak 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi, dan itu pasti akan terjadi. Lanjutkan membaca

Bahagia Beramal

Saudaraku, banyak orang memahami bahwa keinginan untuk mendapatkan pahala, bertentangan dengan keikhlasan. Mereka melarang kita menghitung-hitung pahala. Alangkah baiknya jika kita mengkaji ulang pemahaman ini, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih benar. Allah dan RasulNya menjelaskan pahala dan surga untuk setiap amal. Allah memberi jaminan pahala dan surga, untuk menjadi motivasi beramal. Maka, beramal dengan motivasi pahala dan surga, itulah keikhlasan. Beramal dengan motivasi menolak bahaya, sengsaranya siksa neraka, bahkan untuk mendapatkan rezeki dan solusi, itu adalah keikhlasan. Lanjutkan membaca

Cinta Masjid & Sholat Fardhu

Saudaraku, Masih sangat banyak saudara kita yang tidak merasa bersalah dengan shalat 5 waktu secara sendirian. Mereka tidak ke masjid, kecuali pada hari jum’at saja. Ada juga sebagian mereka yang membiasakan diri ke masjid hanya pada shalat Maghrib. Alasan mereka seragam: Shalat di masjid hukumnya sunnah. Sejarah menyebutkan Nabi membangun komunitas masyarakat Madinah dengan masjid sebagai porosnya. Lanjutkan membaca

Istiqomah di Jalan Allah

Saudaraku, Istiqomah adalah sikap konsisten atau tidak menjadi rapuh karena godaan atau tantangan, dalam menjalankan setiap keputusan Allah tanpa penyimpangan sama sekali. Allah SWT mencintai dan mengapresiasi hamba yang senantiasa istiqomah melakukan kebaikan secara rutin walaupun kecil, (dari pada tidak melakukan sama sekali). Sabda Rasulullah SAW: “Laksanakan amalan semampu kalian. Sesungguhnya Allah tidak bosan sampai kalian (sendiri) yang bosan. Sesunguhnya amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang kontinyu (berkesinambungan) walaupun sedikit”. (HR. Abu Daud) Lanjutkan membaca

Hilangkan Penghalang Ketaatan

Saudaraku, Paling tidak, ada 5 penghalang kepatuhan dalam berIslam, yaitu: Ketidak tahuan terhadap hukum Islam, Kemalasan beribadah, Rasa malu kepada sesama manusia, Rasa takut terhadap kerugian duniawi, dan Ketakaburan. Semua penghalang kepatuhan tersebut, harus diruntuhkan dengan iman yang kokoh. Karena iman yang kokoh, adalah iman yang berdaya dan efektif menghancurkan semua penghalang pengamalan ajaran Islam. Lanjutkan membaca

Menjemput Bahagia

Saudaraku, di saat tubian musibah dan masalah datang tanpa jeda dan seolah dunia menjadi sangat sempit. Di saat rezeki datangnya sangat sulit, hingga kita merasa malu bertemu dengan siapapun. Ibarat kita sudah terjatuh, lalu tertimpa tangga pula. Di saat kita bingung dan gelisah dengan pedasnya komentar orang lain. Di saat kita merasa sendirian kesepian karena sahabat dan kerabat menjauh. Di saat utang menumpuk dan penagih tak memberi ampun, hingga serasa jantung berguncang dan hendak jatuh. Lanjutkan membaca

Balasan Setara Perbuatan

Saudaraku, Hampir semua derita musibah, kesulitan, dan kesusahan yang kita alami dalam hidup adalah akibat atau buah dari dosa dan kesalahan yang kita perbuat. Siapa yang menanam dosa, bila tidak segera bertaubat pasti memanen derita. Penipu, kemungkinan besar akan ditipu. Pendusta, kemungkinan besar akan didusta. Pengkhianat, kemungkinan besar akan dikhianati. Pendurhaka kepada ibu dan bapak, kemungkinan besar akan didurhakai oleh putera puterinya. Lanjutkan membaca

Mencintai Mekkah dan Madinah

Saudaraku, Menjadi dusta jika mengaku cinta pada Allah dan Rasul Saw, tetapi tak bisa mencintai siapa dan apa yang dicintai oleh Allah dan Rasul. Mencintai Mekkah dan Madinah adalah bukti cinta kita pada Allah dan Rasul, karena kedua kota tersebut terklaim sebagai kota yang dicintai. Maka, ukuran kedalaman cinta dan kesetiaan kita pada Allah dan Rasul adalah seberapa besar cinta kita pada kedua kota suci tersebut. Lanjutkan membaca

Hilang Jahat Karena Tobat

Saudaraku, Sesaat kita menuju kepada Allah subhanahu wata’ala dan sesaat kita lari dari-Nya. Tapi ingat, Kelalaian tak pernah jauh dari kehidupan kita, maksiat selalu menghiasi hari-hari kita. Diriwayatkan bahwa Nabi Saw, beristighfar 70 kali hingga 100 kali dalam sehari, untuk menunjukkan ketundukan dan ketergantungan kepada Allah swt. Rasul mengisahkan lelaki yang telah membunuh 100 orang lalu ia memilih untuk bertaubat, maka tobatnyapun diterima, karena tak ada yang menghalangi manusia dengan taubat. Lanjutkan membaca