Yang Perlu Diperhatikan Setelah Ramadhan

Saudaraku, Berikut beberapa pertanyaan  penting yang perlu direnungi: Seberapa besar kesungguhan kita dalam melakukan ibadah hati  seperti : ikhlas, khusyu’, mahabbah, khauf, raja’, tawakkal, syukur, sabar, muraqabah, taubat, dan rindu surga selama bulan mulia kemarin? Seberapa besar pula kesungguhan kita untuk memperhatikan ibadah-ibadah mahdhah (khusus), seperti : shalat 5 waktu di masjid, shaum, shalat rawatib, shalat sunnah, tahajjud, sholat dhuha, tilawah, dzikir, doa, zakat, i’tikaf? Lanjutkan membaca

5 Kekuatan Menahan Diri

Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu. Kaum Muslimin Yang Berbahagia Setelah Ramadhan berakhir, bila kita memang berpuasa dan ibadah lainnya dengan baik, maka sekarang seharusnya kita punya kekuatan, diantaranya kekuatan menahan diri, sesuatu yang sangat penting untuk kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat dan bangsa. Ibarat kendaraan, kita punya rem yang pakem, bukan rem yang blong. Terjadi begitu banyak kendaraan yang mengalami kecelakaan karena rem blong, akibatnya tidak hanya harta yang jadi korban, tapi juga nyawa. Lanjutkan membaca

Selamat Tinggal Ramadhan

Saudaraku, Ramadhan yang penuh berkah dan begitu indah akan segera usai dengan meninggalkan kenangan dan kebiasaan manis. Saat-saat terakhir Ramadhan, membuat hati terasa “tak terkatakan”, seolah  akan kehilangan sahabat yang sangat dekat. Walau terasa berat, kita harus merelakan Ramadhan pergi, sebab saat ia pergi, ia akan meninggalkan timbunan pahala dan membawa pergi semua dosa juga musibah kita, sehingga kita yang lahir dalam keadaan suci, kelak akan kembali pulang dalam keadaan suci pula. Lanjutkan membaca

Lailatul Qadar

Lailatul Qadr adalah rahmat Alloh subhanahu wata’ala untuk umat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam. Meskipun rata-rata usianya pendek tapi berlimpah pahala. Seperti dengan karunia yang berupa turunnya malam Lailatul Qadar. Allah subhanahu wata’ala berfirman: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (Q.S Al-Qadr: 1-3). Lanjutkan membaca

Menikmati Ibadah Tanpa Futur

Saudaraku, Ada saat dimana kita sedang futur atau lelah menjadi orang baik, setelah sebelumnya semangat menjadi yang terbaik selalu sangat nyata dan menyala nyala. Futur ibarat pisau yang sebelumnya sangat tajam, lalu menjadi tumpul hampir tak berfungsi, dan ibarat fisik yang sebelumnya sekuat baja, lalu menjadi lunglai menuju mati. Futur akan terjadi, baik dalam urusan agama maupun dunia, dan akan menimpa pada para da’i, pencari ilmu, guru, ustadz, ahli ibadah, serta semua orang yang menempuh jalan kebaikan. Lanjutkan membaca

Mencintai Amal Shaleh

Saudaraku, hidup adalah peluang untuk beramal shaleh. Jadi, sudah seharusnya karunia sisa waktu ini kita manfaatkan untuk menimbun amal sholeh sebanyak banyaknya. Iman dan amal shaleh selalu bergandeng dan tak bisa dipisahkan. Karena iman dengan sendirinya menggiring pemiliknya pada prilaku keshalehan. Iman, amal shaleh membutuhkan ilmu dan adab adab dari ilmu dalam beramal shaleh agar tak salah jalan, sehingga iman dan amal shaleh tak dianggap sebagai musibah kemanusiaan. Lanjutkan membaca

Karena Ramadhan Kita Menjadi Istimewa

Saudaraku, Jika sisa usia masih ada, maka besok kita akan bersama sama menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Betapa beruntungnya siapapun yang diperjumpakan Allah dengan Ramadhan dan betapa beruntungnya siapapun yang diberi Allah rasa bahagia, sehingga  bersemangat untuk mengisi penuh Ramadhannya dengan ibadah pada-NYA. Sangat memalukan sekali, sebab selama setahun, terlalu menumpuk ma’siyat dan pembangkangan yang kita lakukan pada Allah yang Maha Rahman, tetapi Allah masih berkenan memperjumpakan kita dengan Ramadhan mulia untuk menghapus tumpukan dosa dan merubahnya menjadi gunungan pahala. Lanjutkan membaca

Dahsyatnya Ramadhan

Saudaraku, Ramadhan adalah kado istimewa dari Allah SWT untuk umat Islam. Tentu orang yang sangat berbahagia dengan kehadirannya adalah yang paling siap membuka atau memanfaatkan kado itu dengan memaksimalkan ibadah & taat. Yang beribadah dengan sempurna sejalan dengan tuntutan Ramadhan adalah mereka yang berpeluang sukses mencapai tujuan Ramadhan. Tujuan ibadah Ramadhan adalah mencapai taqwa/ketaqwaan. Lanjutkan membaca

Dahsyatnya Bulan Sya’ban

Saudaraku, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: malam Nisfu Sya’ban, Allah mengawasi seluruh makhlukNYA dan mengampuni seluruh makhlukNYA kecuali seseorang yang menyekutukan Allah dan seseorang yang bermusuhan. (HR Thabrani dan Ibnu Hibban di dalam Sahihnya). Sya’ban adalah bulan yang diapit oleh Rajab dan Ramadhan dan merupakan bulan ke 8 dalam kalender Hijriyah, yang memiliki sangat banyak keutamaan. Pada separuh bulan tersebut, ada moment dimana amal amal hamba diangkat untuk dilaporkan pada Allah subhanahu wata’ala. Lanjutkan membaca