Siap Menyambut Ramadhan

  • Sumo

Kita sudah berada di bulan Sya’ban, dan tidak lama lagi akan memasuki bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan seluruh kaum muslimin diwajibkan untuk menjalan ibadah shiyam atau puasa selama sebulan penuh. Ramadhan bagi ummat Islam adalah bulan yang sangat istimewa karena diturunkannya al Qur’an sebagai pedoman hidup bagi manusia. Di bulan Ramadhan Allah swt dengan sengaja telah memformat ummat Islam dalam bentuk amal-amal ibadah agar dapat menggapai derajat tertinggi disisi-Nya yaitu taqwa (QS. Al Baqarah:183).

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menyampaikan banyak sekali keutamaan ibadah puasa. Diantaranya adalah, sebagai sarana pengendali syahwat, Rasulullah  saw bersabda: “Wahai para pemuda, jika ada diantara kalian telah mampu untuk menikah adalah maka nikahlah, karena dengan menikah ia akan lebih mampu untuk menundukkan pandangan dan lebih mampu untuk menjaga kemaluan, dan jika  belum mampu maka hendaknya ia berpuasa, karena puasa itu obat “ (HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa juga sebagai sarana penghapus dosa, Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan atas dasar keimanan dan karena semata-mata mencari ridho Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu “ (HR. Bukhari dan Muslim). Puasa juga sarana untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat, Rasulullah saw bersabda: “Bagi seorang yang berpuasa ada dua kebahagiaan ; kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabnya “ (HR. Bukhari dan Muslim). Puasa akan menjadi pemberi syafaat bagi pelakunya di hari kiamat, Rasulullah saw bersabda: “Puasa dan Al Qur’an  akan memberikan syafaat bagi seorang hamba di hari kiamat” (HR.Hakim). Puasa adalah perisai dari api neraka, Rasulullah saw bersabda: “ Puasa adah perisai yang dengannya seorang akan membentengi dirinya dari neraka “  (HR. Thabrani). Puasa adalah ibadah yang tidak ada tandingnya , bersabda Rasulullah saw kepada Abu Umamah: “ Berpuasalah anda, sesungguhnya puasa adalah ibadah yang tidak tertandingi “ (HR. Nasai )

Keutamaan Bulan Ramadhan: Pada setiap Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu, bersabda Rasulullah saw: “Jika datang bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu surga dan ditutuplan pintu-pintu neraka serta dibelenggu syetan-syetan “ (HR. Bukhori dan Muslim). Disalah satu malam Ramadhan ada  “Lailatul Qadr “ yang lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana firman Allah dalam surat 97. Besarnya potensi terkabulkannya do’a di bulan Ramadhan, Rasulullah saw bersabda: “ Bagi setiap muslim do’a yang terkabul yang dilakukannya di bulan Ramadhan “ (HR. Malik dan Ahmad). Malam Ramadhan  adalah malam pembebasan dari api neraka, sebagaimana sabda Rasulullah saw : “Pada setiap malam di bulan Ramadhan Allah menetapkan orang-orang yang dibebaskan dari neraka “ (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Persiapan menghadapi datangnya bulan Ramadhan  :

Dan agar buah Ramadhan yang mahal tersebut (taqwa) dapat dicapai, maka ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan:

Persiapan Ma’nawiyah / spiritual: Persiapan ma’nawiyah bisa dilakukan dengan memperbanyak ibadah sebelum Ramadhan tiba, seperti memperbanyak puasa sunnah, berdo’a, berdzikir dan lain-lain. Rasulullah saw dalam mempersiapkan diri mengahadapi datangnya bulan suci tersebut telah memberikan contoh kepada ummatnya, diantaranya dengan memperbanyak puasa sunnah dibulan Sya’ban, sebagaimana diriwayatkan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dalam hadits yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim: “ …Dan aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam berpuasa  disuatu bulan yang lebih banyak dari pada puasanya di bulan Sya’ban “  bahkan beliau ‘Aisyah juga mengatakan:  “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah berpuasa dalam suatu bulan yang lebih banyak dari pada puasa di bulan Sya’ban, sesungguhnya beliau puasa satu bulan penuh

Persiapan Fikriyah / intelektual; Persiapan fikriyah dapat dilakukan dengan mendalami ilmu, khususnya ilmu yang berkaitan dengan ibadah Ramadhan lebih khusus lagi ilmu yang terkait dengan puasa, agar dapat berwawasan yang benar tentang Ramadhan dan puasa Ramadhan hingga nantinya ketika menjalani ibadah ramadhan dapat melakukannya dengan optimal dan dapat meraih hasil yang maksimal

Persiapan Jasadiyah dan Maliyah / fisik dan materi; Persiapan jasadiyah dan maliyah dapat dilakukan diantaranya dengan cara ber-olah raga, dengan hanya mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal, sehat dan menyehatkan dan dengan menabung sebagian hartanya sebagai bekal ibadah selama Ramadhan, hal tersebut karena rangkaian ibadah yang telah terformat selama Ramadhan hanya akan bisa dilaksanakan dengan optimal oleh orang yang mempunyai kesehatan prima. (aca)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses