Rasulullah shalallahu alaihi wasallam pernah mengadu kepada Allah subhanahu wata’ala tentang sikap kaumnya terhadap Al Qur’an ini, sebagaimana direkam oleh Al Qur’an sendiri: “Berkatalah Rasul:”Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang tidak diacuhkan”. (QS. Al Furqan: 30). Ibnu Katsir mengatakan kata Mahjuro dalam ayat ini bisa berarti tidak beriman dan tidak membenarkan Al-Qur’an Tidak mempelajari (menelaah) dan tidak memahaminya. Tidak mengamalkan dan tidak melaksanakan perintah dan menjauhi larangannya. Lanjutkan membaca
Arsip Kategori: Mutiara Al-Qur’an
Konsep Ilmu dalam Islam
Masalah pertentangan ilmu dan agama, sebenarnya tidak pernah dikenal dalam Islam. Kalau sekarang ini kita mendengar masalah pertentangan tersebut, sebenarnya hanyalah dikemukakan oleh orang-orang yang tidak memahami budaya Islam dan telah dipengaruhi pemikiran barat yang mengadopsi konsep dikotomi dalam ilmu pengetahuan. Para cendekiawan muslim terdahulu tidak pernah melihat adanya hakekat ilmiyah yang bertentangan dengan agama. Karena intelektualitas Islam telah dibentuk oleh Al Quran dan agama diturunkan untuk mendidik akal sehat dan membimbingnya ke arah memahami hakekat kauniyyah. Lanjutkan membaca
Menuju Sholat Khusyuk
Allah subhanahu wata’ala menjelaskan bahwa khusyuk dalam sholat merupakan salah satu sebab datangnya keberuntungan. “Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang khusyuk dalam sholatnya.” (QS Al-Mu’minun: 1-2) Kemudian Rasulullah saw bersabda, “Betapa banyak orang yang sholat tetapi hanya mendapatkan lelah dan letih saja.” (HR An-Nasai). Beliau saw juga mengingatkan: “Ilmu yang pertama kali akan diangkat dari atas muka bumi adalah kekhusyukan.” (HR Ath-Thabrani). Lanjutkan membaca
Al Qur’an & Perbaikan Moral
Al Qur’an adalah Kalamullah yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw dan membacanya adalah ibadah. Kurun waktu turunnya Al Qur’an selama 23 tahun sejak diangkatnya Nabi Muhammad shalalllahu alihi wasallam pada usia 40 tahun hingga wafatnya beliau pada usia 63 tahun. Al Qur’an merupakan sumber utama dan pertama bagi kaum muslimin, di dalamnya terdapat segala hal tentang petunjuk kehidupan sebagaimana salahsatu firman Allah yang artinya; Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (QS.An Nahl: 89). Lanjutkan membaca
Hakekat Taqwa
Keimanan dan Ketaqwaan merupakan dua istilah yang tidak mungkin bisa dipisahkan antara satu dengan yang lainnya. Karena kedua istilah mempunyai kaitan causalitas yang saling berhubungan. Adanya yang satu akan menjadi penyebab adanya yang lainnya dan tidak ada yang satunya akan menyebabkan ketiadaan yang lainnya. Seperti layaknya adanya malam dan adanya siang, keduanya akan selalu berdampingan dan menjadi sulit untuk dipisahkan.. Lanjutkan membaca
Tadabbur Surat Al Bayyinah
Al Qur’an Surat Al Bayyinah terdiri atas 8 ayat. Termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ath Thalaq. Dinamai Al Bayyinah (bukti yang nyata) diambil dari perkataan Al Bayyinah yang terdapat pada ayat pertama dari surat ini. Dalam surat ini Allah subhanahu wata’ala berfirman: Lanjutkan membaca
Bacalah!
Kita, di dunia ini, tidak pernah bisa melihat Allah. Lalu bagaimana kita bisa mengetahui bahwa Allah memang ada dan tidak ada sekutu bagi-Nya? Dan bagaimana kita bisa mengenal-Nya?. Memang, Allah telah menetapkan bahwa kita tidak akan bisa melihat-Nya di dunia ini, namun Allah telah menampakkan kepada kita ayat-ayat-Nya. Kemudian, Allah telah menganugerahkan kepada kita akal pikiran dan hati agar kita bisa memahami ayat-ayat-Nya. Lanjutkan membaca
Memperbanyak Istighfar
Firman Allah subhanahu wat’ala dalam Al Qur’an surat Al-Muzzammil ayat 20 yang artinya: “Dan beristighfarlah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Sebenarnya, tanpa diperintahkan pun manusia memang sudah selayaknya dan seharusnya banyak-banyak beristighfar, karena manusia memiliki tabiat khaththa’ ‘cenderung berbuat dosa’. Maka untuk menghapus dosa tersebut, tidak ada jalan lain kecuali beristighfar. Lanjutkan membaca
Kesombongan Manusia
Manusia diciptakan dalam keadaan lemah. Pada seluruh sisi kemanusiaannya pasti ada kelemahan. Pada seluruh aktifitas hidupnya pasti ada kelemahan. Pada seluruh capaian-capaiannya pasti ada kelemahan. Terbukti manusia seringkali tidak pernah puas dengan karirnya meskipun pada mulanya ia merasa puas bahkan bangga. ”Allah hendak memberikan keringanan kepada kalian, karena manusia diciptakan (bersifat) lemah.” (QS. An-Nisa’: 28) Lanjutkan membaca
Tadabbur Surat Al Fajr
Surat Al-Fajr adalah surat ke-89 dalam Al-Qur’an, termasuk surat Makkiyah, karena diantara ciri-cirinya selain karena diturunkan sebelum Nabi Hjirah ke Madinah adalah ayat-ayatnya juga pendek-pendek. Surat ini mengandung sumpah-sumpah Allah tentang waktu Fajar, sepuluh Malam Istimewa, serta Fenomena Ganjil dan Genap sebagai tanda kebesaran-Nya. Allah mengisahkan kehancuran kaum ‘Aad, Tsamud, dan Fir’aun yang dihancurkan karena kesombongan dan kezaliman mereka, serta mengingatkan bahwa kekayaan dan kemiskinan hanyalah ujian, bukan tanda kemuliaan atau kehinaan. Lanjutkan membaca