Saudaraku, Mengapa kita harus selalu dan terus berdoa? Doa adalah ibadah yang bermakna permohonan pertolongan seorang hamba kepada Allah. Doa bukan sekadar rangkaian kata, tetapi juga merupakan bukti kenyamanan interaksi, kedekatan, kerendahan hati serta ketergantungan manusia terhadap keagungan Allah. Doa adalah cara berkomunikasi langsung dengan Allah untuk minta ampun, mengucap syukur, memperkuat iman, membersihkan hati, dan sebuah ikhtiar manusia yang berdampak luar biasa karena bisa merubah takdir-NYA. Lanjutkan membaca
Arsip Kategori: Kolom Ustadz
Isra’ Mi’raj Ujian Keimanan
Peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa monumental dan spektakuler yang menjadi mukjizat akhir zaman yang penuh dengan pelajaran keagamaan yang mendalam. Momen penting ini diabadikan Allah SWT di dua tempat di dalam Al Qur’an. Pertama firman Allah SWT: ”Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (QS Al Israa’:1). Lanjutkan membaca
Melembutkan Hati
Saudaraku, Ketika mendengar kalimat-kalimat kasar berupa makian dan penghinaan, melihat tindak kekerasan atau kedzoliman, maka sesungguhnya “telinga hati” sedang mendengar ketakaburan, “mata hati” juga sedang menyaksikan ketakaburan. Hasilnya, “telinga hati” kesakitan, dan “mata hati” pun menangis. Bila terlalu sering telinga hati dan mata hati disakiti tanpa diobati, ia akan rusak dan sulit terbuka, mengakomodasi dan beradaptasi terhadap kebenaran. Lanjutkan membaca
Memperhatikan Jiwa
Saudaraku, Bercermin beberapa kali sehari sepertinya itu menjadi kebutuhan kita semua. Tentu kita bercermin untuk melihat secara seksama apa yang perlu kita bersihkan di wajah, dan apa yang perlu kita rapikan di pakaian. Bercermin untuk jiwa sungguh jauh lebih penting. Memperhatikan dengan teliti apa yang perlu dibersihkan dari jiwa, apa yang perlu dirapikan dalam jiwa, bahkan apa yang perlu diterapi dalam jiwa. Rata-rata disaat kita sakit di fisik cepat terasa dan cepat diobati. Gangguan penyakit di jiwa, kelemahan-kelemahan jiwa, kotoran-kotoran jiwa, sulit cepat diobati, karena tidak terasa. Lanjutkan membaca
Memilih Taat
Saudaraku, ”Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati“. Waktu hidup manusia di dunia telah terjatah dan semuanya (yang kaya berkuasa dan yang papa tak disapa), lelah dengan perjalanan hidupnya masing masing. Dengan berjalannya hari-hari, berlalunya bulan demi bulan, dan bergantinya tahun, maka semua itu hanyalah mendekatkan manusia pada ajalnya. Jika usianya tak tumbang karena musibah musibah hidup, maka manusia akan menemui musibah tua renta, yang menghancurkan ketangkasan fisik, kecermatan berfikir dan kesempurnaan mental. Lanjutkan membaca
Menjaga Keluarga
Di era banjir informasi seperti sekarang, media sosial bagai pisau bermata dua. Di satu sisi, ia menghadirkan kemudahan, kecepatan, dan peluang kebaikan yang tak terbatas. Di sisi lain, ia menjadi medium penyebaran fitnah, hoaks, dan konten negatif yang dapat merusak individu, keluarga, dan bahkan tatanan sosial. Sebagai muslim, kita tidak boleh terjebak dalam arus tanpa kendali. Sudah menjadi kewajiban kita untuk membentengi diri dan keluarga dari segala bentuk fitnah, termasuk fitnah media sosial. Ini adalah perintah Allah yang tegas dan menjadi barometer keimanan seorang muslim. Lanjutkan membaca
Menjaga Komitmen Pernikahan
Saudaraku, Komitmen adalah fondasi utama dalam sebuah hubungan yang sehat dan langgeng. Dalam konteks hubungan pernikahan, maka komitmen berarti kesanggupan untuk tetap setia, bertanggung jawab, dan berusaha mempertahankan hubungan meskipun menghadapi banyak tantangan. Komitmen pernikahan tidak hanya tentang janji, tetapi juga tentang tindakan nyata yang menunjukkan keseriusan dalam menjaga hubungan. Lanjutkan membaca
Memperbanyak Teman
Saudaraku, Dalam hidup, kita membutuhkan banyak kawan yang baik. Kawan yang baik akan membantu kita dalam suka dan duka. Ia laksana cermin jernih bagi kepribadian kita, karena kawan yang baik akan mengingatkan kekurangan kita dan menguatkan kelebihan kita. Semakin banyak kawan baik kita, semakin besar dukungan dan kebahagiaan, semakin besar peluang kesuksesan, dan semakin tinggi kemuliaan kita. Lanjutkan membaca
Ibumu Surgamu
Saudaraku, ridha orang tua adalah kunci ridha Allah dan pintu surga. Jika ada pilihan antara berjihad di jalan Allah atau merawat orang tua yang masih hidup, maka merawat mereka adalah lebih utama. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr RA, dia berkata, “Ada seorang laki-laki yang meminta izin kepada Nabi shalallahu alaihi wasallam untuk berjihad, maka Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda kepadanya: “ Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Dia menjawab, ‘Ya, masih.”Beliau pun bersabda: “Maka pada keduanya, hendaknya kalian berjihad (berbakti). ‘” [HR.Al-Bukhari dan Muslim) Lanjutkan membaca
Menjaga Martabat
Saudaraku, marwah memiliki pengertian antara lain adalah martabat, kehormatan atau kemuliaan. Marwah secara istilah merujuk pada salah satu akhlaqul karimah berupa kemampuan pemuliaan terhadap diri dan orang lain. Islam mengharamkan umatnya menghinakan martabat diri dan merendahkan orang lain. Pada dasarnya Allah menciptakan manusia sebagai mahluk yang paling berharga dan mulia di permukaan bumi ini. Lanjutkan membaca