Surat ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah (yang diturunkan di Mekkah) dan diturunkan sesudah surat At-Takwiir. Nama Al-A’laa diambil dari kata “al-A’laa” yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya “Maha Tinggi”. Dalam riwayat-riwayat hadis, surat ini juga disebut sebagai surat “Sabbih/sabbaha” (Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah). Lanjutkan membaca
Arsip Kategori: Mutiara Al-Qur’an
Kisah Abu Lahab
Firman Allah subhanahu wata’ala yang artinya: Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia! Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal. (QS. Al Lahab) Lanjutkan membaca
Keutamaan Bulan Muharram
Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam Kalender Hijriyah. Ia termasuk diantara bulan-bulan yang dimuliakan (al Asy- hurul Hurum) oleh Allah subhanahu wata’ala. sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah diwaktu Dia menciptakan lanit dan bumi, diantaranya terdapat empat bulan haram.” (Q.S. at Taubah :36). Lanjutkan membaca
Hukum Pergiliran
Dalam kehidupan berlaku hukum pergiliran. Seperti kemenangan dan kekalahan, kejayaan dan keruntuhan. Semuanya telah Allah subhanahu wata’ala pergilirkan dalam kehidupan manusia. Semuanya adalah ujian. Allah swt hendak menguji kesungguhan (mujahadah), keimanan dan amal manusia. Allah hendak membedakan antara orang beriman dan orang kafir sekaligus memberi pelajaran kepada manusia. Sunnah ini berlaku secara pribadi, suatu kaum maupun imperium. Lanjutkan membaca
Fadhilah Tilawah Al Qur’an
Allah subahanahu wata’ala berfirman yang artinya: “Berkatalah Rasul : ‘Ya Rabbi, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang tidak diacuhkan (sesuatu yang diabaikan)”. (QS Al-Furqan : 30). Dalam ayat lain: “Dan apabila kamu membaca Al-Qur’an, niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada Kehidupan Akhirat, suatu dinding yang tertutup”. (QS Al-Isra’ : 45). Di ayat yang lain: “Dan Kami turunkan Al-Qur’an sebagai penawar (penyembuhan) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian”. (QS Al-Isra’ : 82) Lanjutkan membaca
Berqurbanlah
Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam Al Qur’an Surat Al Kautsar: Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu Al-Kautsar. Maka salatlah kamu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya pembencimu itulah yang akan binasa. (QS Al-Kautsar:1-3). Surat Al-Kautsar terdiri dari tiga ayat. Nama Al-Kautsar diambil dari ayat yang pertama yang berarti karunia Allah yang tiada terhingga yang dianugerahkan kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam. Kata ini hanya disebut sekali dalam Al-Qur’an, yakni dalam surat ini. Ada juga yang memberi nama surat ini An-Nahr, yang maknanya berkurban. Lanjutkan membaca
Kecukupan Pangan Dan Rasa Aman
Allah subhanahu wata’ala berfirman yang artinya dalam Al Qu’an surah Quraisy yang artinya: Karena kebiasaan orang-orang Quraisy(1). (Yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas(2).Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini( Ka’bah)(3).Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan(4). Lanjutkan membaca
Keistimewaan Al Qur’an
Firman Allah subhanahu wata’ala dalam surat Ali ‘Imran:2-4 yang artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. Dia menurunkan Al kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, Sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan” Lanjutkan membaca
Menghisab Diri Sendiri
Dalam pandangan Hasan Al-Bashri muhasabah akan meringankan hisab di hari akhir. Sebab Allah tidak pernah melewatkan satu perbuatan pun melainkan telah tercatat di sisi-Nya. Allah swt berfirman: “Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya.” (QS. Al-Mujadilah: 6). Sebelum hari perhitungan benar-benar kita hadapi. Pantas jika Umar bin Khaththab sering mengingatkan umat Islam untuk selalu melakukan muhasabah diri. “Hasibu qobla an tuhasabu,” artinya hitunglah diri kalian sebelum datang hari perhitungan. Lanjutkan membaca
Surat An Nashr
Disebutkan oleh para ulama tafsir tentang surah ini. Misalnya Imam Al-Qurthubi (w. 671 H.) menegaskan dalam tafsirnya bahwa, surah An-Nashr merupakan surah madaniyyah secara ijma’. Ia dinamakan “Suratut-taudi’” (surah perpisahan). Dan ia adalah surah yang terakhir turun, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas ra. dalam Shahih Muslim. (Tafsir Al-Qurthubi: Al-Jami’ Li-ahkaamil Qur’an: X/229). Imam Asy-Syaukani (w. 1250 H.) juga mengatakan hal yang sama: Surah An-Nashr disebut dengan nama “Suratut-taudi’”, dan merupakan surah madaniyyah dengan tanpa adanya perbedaan. (Tafsir Fathul Qadir oleh Asy-Syaukani: V/508). Lanjutkan membaca