Terus Menerus Dalam Beramal

Dari Aisyiyah ra, Rasulullah shalallah ‘alaihi wasalam bersabda, “Tingkatkanlah amalmu dengan baik, atau lebih dekatlah kepada kebaikan, dan bergembiralah, karena amal seseorang tiada dapat memasukkannya ke surga.” Tanya para sahabat, “Amal Anda juga begitu, ya Rasulullah?’ Jawab Rasulullah, “Amalku juga begitu. Tetapi Allah melimpahiku dengan rahmat-Nya. Dan ketahuilah, bahwa amal yang paling disukai Allah ialah amal yang dikerjakan secara terus-menerus walaupun sedikit.” (HR. Bukhari, Muslim dan Nasa’i). Lanjutkan membaca

Agar Mendapatkan Ampunan Allah

Dari Anas bin Malik, dia berkata, “Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Allah Ta’ala berfirman, ‘Wahai Anak Adam (manusia)! Sesungguhnya apa yang kamu minta dan harapkan kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni dosa-dosamu dan Aku tidak peduli. Wahai Anak Adam! Andaikata dosa-dosamu mencapai awan di langit (sejauh mata memandang ke langit), kemudian kamu meminta ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampunimu. Wahai Anak Adam! Sesungguhnya andaikata kamu datang kepada-Ku dengan membawa dosa-dosa (kecil) sepenuh isi bumi, kemudian kamu bertemu dengan-Ku (mati dengan memohon ampun dan tanpa berbuat syirik), tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu apapun, niscaya Aku akan mendatangkan ampunan kepadamu sepenuh isinya pula.” (HR At-Turmudzi, dia berkata: hadits hasan) Lanjutkan membaca

Manfaat Mengingat Kematian

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang teramat sayang kepada ummatnya memberikan bimbingan, bukan sekedar mengingat mati, tetapi memperbanyak mengingat kematian. Rasulullah saw bersabda: “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kesenangan (yakni) maut.”  (HR. At-Tirmidzi dan Nasai). Ini menunjukkan bukan sekedar penting atau berharga namun sangat penting atau teramat berharganya mengingat  kematian itu. Lanjutkan membaca

Selalu Dekat Dengan Al Qur’an

Al-Qur’an juga mengandung berjuta-juta hikmah, mau’izhah, ibrah, ajakan zuhud, motivasi ukhrawi, dan kisah-kisah yang menggugah. Semua isinya meningkatkan kekuatan iman yang ada dalam dada kita, sehingga kita pun memiliki daya yang lebih kuat untuk menghadapi berbagai macam godaan yang menyesatkan. Al-Qur’an mengobati penyakit-penyakit hati dan sekaligus menghidupkan hati. Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa mencintai Allah dan Rasul-Nya, hendaknya ia membaca Al-Qur’an.” (Hadits shahih, diriwayatkan oleh Imam As-Suyuthi). Lanjutkan membaca

Akhlaq Yang Baik

Dari Abu Hurairah ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Mukmin yang paling baik imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad, dan Darimi). Hadits ini menegaskan tentang pentingnya akhlaq dalam Islam. Selaras dengan hadits ini, Rasulullah saw bersabda:  “Tiada sesuatu pun yang lebih memberatkan timbangan seorang hamba mukmin pada hari kiamat dari akhlaq  yang mulia.” (HR. At-Timidzi) Lanjutkan membaca

Memiliki Rasa Malu

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika engkau tidak punya rasa malu, berbuatlah sesukamu” (HR. Bukhari). Rasulullah saw ingin mengajarkan bahwa malu merupakan salah satu prasyarat untuk ketakwaan, dalam artian ketika ingin melakukan suatu kesalahan atau maksiat dan perasaan malu ada dalam hati maka keinginan untuk melakukannya menjadi hilang. Lanjutkan membaca

Amal Kita Adalah Anugerah Allah

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam pernah berdoa: “Segala puji bagi Allah, dengan kenikmatan-Nya akan sempurnalah banyak amal-amal sholeh (Alhamdulillah bini’matihi tatimmusholihaati).” Sangatlah tepat jika seseorang menasehati kita; “Janganlah bergembira karena ketaatanmu muncul dari dirimu. Namun bergembiralah karena ketaatan itu datang dari Allah swt sebagai anugerah kepadamu.” Lanjutkan membaca

Menjaga Orang Tua

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: sesungguhnya diantara dosa-dosa besar adalah seseorang melaknat kepada kepada kedua orang tuanya. ditanya Rasulullah: Ya Rasulullah SAW bagaimana bisa seseorang melaknat kedua orang tuanya? Rasulullah SAW menjawab: seseorang mencaci maki bapaknya orang lain, kemudian orang lain itu mencaci maki kepada bapaknya. dia mencaci maki ibunya orang lain, kemudian orang lain itu mencaci maki ibunya. (HR. Bukhori, Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi) Lanjutkan membaca

Seputar Tahun Baru Hijriyah

Sekarang kita sedang berada di awal tahun baru 1444 Hijriyah. Khalifah Umar bin Al-Khaththab telah menetapkan hijrah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dari Mekkah ke Madinah sebagai tonggak ditetapkannya penanggalan umat Islam, yang karenanya disebut sebagai penanggalan Hijriyah. Jika tahun ini adalah tahun 1444 Hijriyah, itu artinya 1444 tahun telah berlalu semenjak hijrahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Lanjutkan membaca